Accidentally Love (part 11)

Summary: masalah yang begitu pelik menyebabkan Hyoyeon begitu membenci Tiffany. Tidak berhenti menyerangnya selama mereka berada di dalam rumah Taeyeon, hal-hal kecil menyebalkan. Hingga hal besar yang cepat atau lambat akan merusak hubungan mereka berdua.

“Seperti sebuah petunjuk kecil yang mungkin bisa mengakhiri pertengkaran tak berakhir ini, jika saja aku mengetahui, apa sebenarnya alasan dia begitu membenciku.”

Genree: Romance, drama

 Rated: 18+

 Pairing: Taeny, yulsic.

 Warning: yuri, adult content, AU.

 Main Cast: Taeyeon, Tiffany, Yuri, Jessica, Hyeyeon, Seohyun, another SNSD member.

 Addition Cast: Lee So Man, Lee Teuk, Ahjumma.

 Enjoy..

OooooO

Taeyeon POV

Aku menatap langit-langit kamar yang begitu putih tanpa hiasan apapun. Kamar ini terasa sungguh membosankan untukku. Tidak terbiasa tidur di kamar lain selain kamar nyamanku, di rumah ini, maupun apartemen minimalisku. Aku membiarkan jendela terbuka, agar angin malam yang dingin masuk ke dalam sini, menembus selimut tipisku.

Otakku berpikir dengan begitu keras. terus menerus menerka apa yang telah, sedang, dan akan terjadi nanti. Menoleh, mendapati Tiffany kini tengah berbaring, wajahnya cantiknya terlihat begitu tenang. Aku mengecup puncak kepalanya dengan lembut, membelai punggungnya yang terasa hangat, begitu kontras dengan cuaca malam ini. kehangatannya menyenangkan, menyalurkan getaran-getaran yang tidak semestinya bagi tubuhku.

Aku mengecup bahunya yang telanjang, tanpa sehelai benangpun. Merasakan kulitnya yang begitu lembut dengan lidahku, tentu saja, aku berharap tidak membangunkannya dengan tindakanku ini. Aku sayang pada gadis ini. Tidak hanya sekedar kalimat cinta yang dilontarkan anak remaja hanya untuk kesenangan semata. Aku benar-benar memiliki sesuatu untuknya.

Sesuatu yang tidak pernah kurasakan pada orang lain. Tidak ada hal yang begitu berarti buatku meski ketika dia menceritakan tentang masa lalunya yang kini membuat mataku merah oleh tangisan. Mendengar kisahnya, terlalu menyedihkan untukku. Mengapa aku tidak bertemu dengannya belasan tahun lalu, saat dia masih begitu kecil untuk tidur di pinggir jalan, saat dia masih begitu kecil untuk bahkan menentukan tempat tujuannya.

Dan saat aku masih begitu kecil, merasa sangat kesepian. Mungkin jika pertemuan ini dipercepat beberapa belas tahun, aku akan sangat bahagia sekarang. Kami akan sangat bahagia. Siapapun wanita sial yang pernah menjadi ibunya dulu. Aku berjanji, akan terus melindungi Tiffany dengan tanganku sendiri.

“Engh, Taeng…” Gadis ini menggeliat dan menggumamkan namaku sementara matanya terpejam.

Aku membelai bibirnya yang telah kunikmati semalaman ini. Meski selalu ada kehausan yang begitu dalam untuk kembali mengecupnya. Entahlah, rasanya apa yang dilakukan Tiffany hanya membuatku semakin ketagihan akan kehadirannya.

“Sssh.. tidurlah, sayang..” aku berbisik lembut di telinganya. Otot-ototnya terlihat mengendur, kemudian aku dapat merasakan nafasnya yang teratur. Terdengar begitu manis buatku.

Aku menarik selimut hingga menutupi tubuh kami yang polos hingga keleher, aku memeluk Tiffany dengan erat, berusaha menghangatkannya. Dia terlihat kelelahan. Aku hanya, merasa sedikit sulit untuk tertidur. Hanya ingin menatapnya, memeluk tubuhnya yang telah kunikmati semalaman suntuk.

“Saranghaeyo..” ujarku, sebelum kembali menciumnya. Kurasa aku akan tidur sekarang, tertidur sambil memeluk tubuhnya yang hangat. Berusaha mendapatkan kehangatan yang sama hingga esok pagi aku dapat menikmati senyumannya yang cantik.

OooooO

Tiffany POV

Aku terbangun dalam keadaan basah. Maksudku…

Benar-benar basah.

Aku merasa seluruh tubuhku lembab oleh keringat dan sesuatu.. sesuatu di bawah tubuhku. Aku menggeliat menikmati cahaya mentari pagi yang menelusup dari balik jendela kecil yang terletak di ruangan ini.

Setelah beberapa detik aku mengerjapkan mataku, berusaha sedikit menghilangkan rasa geli di bagian sensitif itu, aku menyadari. Ada seseorang di bawahku. Yang sedang bermain nakal di sana. Aku sudah bisa menduga siapa itu.

“Taeng, kau tahu kalau ini masih sangat pagi, kan?”

Dia muncul dari bawah dan menyeringai bodoh. “Aku hanya tidak dapat menahannya, Fany-ah. Kenapa kau harus tidur dengan keadaan telanjang begitu?”

“Yaa! Apa kau berharap aku mengenakan pakaianku lagi setelah meladeni ide-ide nakalmu kemarin malam?”

Kemudian Taeyeon tertawa kecil, sebelum dia kembali tenggelam diantara dua kakiku yang tertekuk kini. Dia pasti telah mengangkat kedua lututku dengan paksa.

Aku merasa seluruh tubuhku bergetar ketika lidahnya yang nakal bermain di bagian sensitifku. Benar-benar hal yang sangat mendebarkan di pagi hari. Tidak berhenti menggelitik syaraf-syaraf yang kini kian menegang. Lidahnya bermain, menghisap kemudian melepaskannya, lalu menggigit kecil, aku tidak tahan untuk tidak berteriak.

Ah, aku tidak perduli akan siapa yang mungkin mendengar teriakanku. Aku benar-benar tidak dapat menahannya. Hisapan bibirnya tidak membantu, hanya membuatku merasa semakin basah, dan basah. Seakan cairan itu tidak akan berhenti keluar.

Aku memejamkan mata dan mencengkram selimut dengan kencang, menggigit bibir bawahku berusaha menahan gairahku yang semakin menggila. Perpaduan lidahnya yang menggeliat nakal, juga hisapan-hisapan yang cukup keras membuatku bergetar menahan puncak.

“Nggh, Taeyeon… aahh.. kumohon..” untuk tidak berhenti. Hanya lidahku tidak sanggup lagi mengucapkannya ketika kurasakan getaran itu memenuhi seluruh tubuhku. Membuatku mengejang beberapa kali menikmati orgasmeku yang begitu menggila. Taeyeon menghisap seluruhnya seolah dia sedang kehausan. Bahkan lidahnya menerobos dan menggelitik dinding sensitifku. Kemudian dia menaiki tubuhku, aku dapat mencium aroma nafasnya yang berbau seperti tubuhku. Dia tersenyum dengan sangat manis.

“Aku menikmatinya..”

Aku mengerutkan kening bingung. “Menikmati apa?”

“Menikmati saat kau meneriakan namaku di puncak gairahmu..” Taeyeon mengecup keningku lembut.

“Apa kau tidak berangkat ke kantor, Taeng?”

Taeyeon menggeleng, kemudian mengecup bibirku sekilas. “Aku ingin menemanimu seharian ini.”

Aku bergelut nyaman di dalam pelukannya yang kini sedang menatap wajahku dengan begitu intens. “Kenapa kau mencumbuku kemarin malam?”

“Hm, apa itu masalah? Apa kau tidak menyukainya?”

“Tentu saja tidak. Semalam sangat hebat untukku. Hanya saja setelah aku menceritakan masa laluku..”

Taeyeon mengusap bahuku dengan hati-hati, “Aku sangat ingin memilikimu, sayang. Mengetahui masa lalumu hanya membuatku semakin ingin melindungimu, menjadi satu-satunya tempatmu bersandar. Aku hanya ingin kau tahu, kau tidak akan pernah merasakan kesulitan itu lagi. kupikir….” Taeyeon menggigit bibirku sedikit. “Itu salah satu caraku untuk membuktikannya, membuatku merasa tenang.”

Aku tersenyum mendengar kata-katanya, semakin menenggelamkan wajahku di dalam pelukannya menghirup aroma tubuhnya yang terasa begitu segar di pagi hari.

“Aku bermimpi, kau meninggalkanku semalam. Itu membuatku ketakutan setengah mati..”

“Itu kenapa kau menyebut-nyebut namaku, Fany-ah?”

Aku menyipitkan mataku. “Aku menyebut namamu?”

“Ya, dengan cara yang sangat menggairahkan..” Taeyeon tertawa kecil menggodaku. Aku berpura-pura kesal.

“Jangan bercanda, Taetae. Aku benar-benar ketakutan..”

Taeyeon mempererat pelukannya sebelum berbisik lembut, hingga aku dapat merasakan kesungguhan itu. “Jangan takut sayang, aku tidak akan meninggalkanmu. Tidak akan pernah.. aku berjanji untuk itu.”

OooooO

Lihatlah wanita tua itu.

Terbaring begitu lemah, wajahnya menua, seiring dengan kondisi tubuhnya yang pesakitan. Lemah. Jarum-jarum mengerikan, mesin yang terus berdengung, menusuk setiap inci tubuhnya. Nafas yang tersengal, hanya mengandalkan tabung oksigen rumah sakit ini. dia seharusnya sudah mati dari bertahun-tahun yang lalu.

Meninggalkanku, ah, dan jangan lupakan segala penderitaan yang entah mengapa kurasa hanya berasal darinya. Dia benar-benar harus mati…

Aku harus melakukan sesuatu untuk mengakhiri ini semua. Kurasa kisah menyedihkan tentang hidupku akan menjadi sebuah kisah yang menarik untuk di ulas. Aku harus membunuhnya.

Dari dalam kegelapan ruangan ini, aku dapat mencium bau obat-obatan yang membuatku mengernyit jijik, hampir merasa mual dengan bau yang sungguh familiar. Melihat tubuh itu berbaring tak berdaya. Aku menyunggingkan senyum kecil. Tidak akan ada satu orang pun yang berfikir bahwa ini benar-benar perbuatanku.

Terkadang aku hampir menangisi betapa jeniusnya diriku. Aku terlalu jenius. Itu mengapa aku tidak pernah membutuhkan seorang pria dalam hidupku. Mereka hanyalah kumpulan makhluk bodoh yang hanya berpikir tentang hal-hal dengan kelamin mereka. Aku terlalu pintar untuk seorang pria.

Dengungan mesin, yang menunjukan bahwa wanita tua ini masih hidup.

Aku harus mengakhirinya.

Jantung yang berhenti berdetak, nafas yang meregang hingga nyawanya berakhir. Mesin-mesin itu berhenti berbunyi, dan saat itu aku berharap aku telah berhasil membunuhnya, aku berlari kecil, keluar dari ruangan sebelum orang-orang di tempat ini menyadari keberadaanku.

OooooO

Setelah menyegarkan tubuhku dengan sabun beraroma lavender, dan siraman air dingin di pagi hari, aku melangkah keluar bersama Taeyeon. Pagi ini terasa jauh lebih sepi dari biasanya. Hanya terdengar suara kaca dan alumunium yang beradu, Hyoyeon sedang menikmati sarapannya di ruang makan. Kami berdua berjalan menghampirinya.

Serius. Menghabiskan pagi hari dengan sepotong roti dan duduk berhadapan dengan gadis arogan satu ini benar-benar sebuah tantangan buatku. Aku harus berkali-kali menahan napasku untuk meredakan debar jantung yang sangat tidak menyenangkan. Tanganku yang kerap kali bergetar oleh amarah karena kata-katanya yang sering menyakiti. Meski kurasa, aku sudah terlalu terbiasa dengan hal-hal itu selama di San Fransisco.

Taeyeon duduk di sebelahku dengan tenang, mengambil sepotong roti dan mengoleskan mentega ke atasnya. “Dimana ahjumma? Aku tidak melihatnya..”

“Entahlah, di dapur mungkin..”

“Dia terbiasa menonton televisi di pagi hari..” jawabku muram, menanggapi perkataan Hyoyeon. Tentu saja aku tahu alasan ahjumma sudah menghilang di pagi hari ini. menjauhi orang menyebalkan ini tentu saja. Apalagi? Tidak ada orang yang cukup tahan berlama-lama dengannya selain Taeyeon. Ironis sekali.

“Kau sudah cukup lama di sini, huh? Hingga mengetahui kebiasaan wanita tua itu.” Hyoyeon menyeringai menyebalkan padaku. “Atau kau bahkan berpikir bisa merebut seisi rumah ini hanya untukmu?”

“Aku tidak berpikir begitu..” nafasku sedikit tersengal, aku menjaga intonasi suaraku, agar tidak bergetar sedikit saja oleh amarah. Aku harus tetap tenang menghadapi perempuan ini. “Tapi jika memang itu yang terjadi, apa urusanmu?”

“Tentu saja ini urusanku, Hwang Mi Young. Karena jika kau ingin tahu, semua yang dimiliki Taeyeon adalah milikku juga. Itu yang kami lakukan sejak kecil, dan tidak akan ada yang merubahnya..”

Kurasa, dan kuharap, Taeyeon tidak cukup bodoh untuk tidak menyadari bahwa ada pertengkaran sengit diantara aku dan sepupu kesayangannya. Melalui kata-kata sinis yang terlontar memenuhi ruangan ini sedari tadi, benar-benar menghilangkan nafsu makanku sama sekali. Taeyeon terlihat hendak berbicara, aku menahan nafas, menduga-duga. Siapa yang mungkin dibelanya, atau apa yang akan dia lakukan untuk menguasai suasana tegang pagi ini.

“Bagaimana kabar appa dan umma mu, Hyo?”

Mengalihkan.

Mengalihkan suasana ini. Tidak memperbaiki semuanya. Aku dan Hyoyeon, entah hingga kapan, akan terus begini. Saling menyerang, menjatuhkan, membunuh satu sama lain dengan kata-kata yang menyakitkan. Tindakan Taeyeon yang hanya berusaha mengalihkan topik pembicaraan, tidak akan berpengaruh banyak. Ketegangan ini akan terus terjadi selama aku dan wanita ini dipaksa berada di dalam satu ruangan yang sama.

“Oh, mereka terlihat sangat damai dengan saham yang terus berjalan, seolah mereka hidup dengan pohon uang saja.”

Taeyeon tertawa kecil atas perkataannya. Aku hanya tersenyum. Ugh, kurasa lebih berupa seringaian yang kuusahakan agar terlihat seperti senyuman.

Ponselnya berdering.

Taeyeon menoleh dan meminta maaf padaku melalui tatapannya. Tentu saja itu Jessica, kupikir tidak ada wanita lain yang mungkin menelponnya di jam sepagi ini.

“Aku harus keluar sebentar, menjawab telepon ini. ada sedikit urusan di kantor.” Taeyeon berkata pada Hyoyeon dan mengecup pipiku sekilas sebelum berjalan keluar.

Yeah, tidak ada yang lebih baik dari ini. duduk di meja yang sama dengan Hyoyeon. Bertatapan intens, seolah tatapan kami berdua akans aling membunuh satu sama lain. Aku berdeham berusaha meredakan keheningan yang menelusup begitu saja membunuh kata-kata yang mungkin keluar dari bibirku.

“Apa kau ingin merebut Taeyeon dariku?”

Aku menyipitkan kedua mataku, karena pertanyaannya yang benar-benar mengesalkan. “Merebut Taeyeon darimu? Yang benar saja, Hyo..” sergahku.

“Aku hanya ingin mengingatkanmu..” Hyoyeon meletakan pisau dan garpunya hingga menimbulkan suara yang cukup kencang. “Kau tidak pernah pantas untuk sepupuku. Tidak ada hal yang cukup dari dirimu untuknya..”

“Kenapa? karena masa laluku? Aku tidak heran kau tidak memiliki kekasih hingga hari ini. karena pemahamanmu tentang cinta begitu dangkal..”

“Karena kau anak seorang pelacur. Cukup sederhana..”

Aku mencengkram kedua tanganku di bawah meja. Kata-katanya benar-benar menyakitiku, seperti yang selalu dia lakukan. Meski dalam beberapa hal aku mulai terbiasa dengan keadaan itu, namun rasa sakit yang menghujam hatiku bertubi-tubi selalu kurasakan setiap kali dia menyinggung masa laluku yang berusaha kulupakan seluruhnya. Aku memejamkan mataku, berusaha menahan amarahku yang memuncak.

“Apa alasanmu sebenarnya, Hyo?”

“Alasanku?”

“Ya, alasanmu selalu menyerangku seperti itu. aku tidak merasa pernah melakukan kesalahan apapun padamu..” kataku dengan sedikit bergetar.

“Kau tidak pernah melakukan kesalahan apapun padaku.” Hyoyeon mendengus kesal, menatapku intens berusaha mengintimidasiku. “Kau tidak akan pernah menyadarinya, Mi Young..”

Aku mengernyitkan keningku. “Apa maksudmu?”

“Maafkan aku sedikit lama..” Taeyeon kembali secara tiba-tiba sebelum aku sempat bertanya apapun pada Hyoyeon. “Semoga kalian tidak membicarakan apapun tentangku..” Taeyeon tersenyum padaku.

Kami menghentikan pembicaraan itu secara spontan. Aku mengalihkan tatapanku darinya, dan berusaha berkonsentrasi dengan roti isi di hadapanku kini.

Ada pertanyaan yang begitu besar mengganggu pikiranku kini. Seperti sebuah petunjuk kecil yang mungkin bisa mengakhiri pertengkaran tak berakhir ini, jika saja aku mengetahui, apa sebenarnya alasan dia begitu membenciku.

OooooO

Taeyeon POV

Mataku hampir terpejam menikmati sengatan matahari yang terasa membakar kulitku, suara percikan air yang bergerak perlahan menenangkan hati dan pikiranku. Kesendirian ini, benar-benar sebuah kenikmatan. Aku menggerakan tanganku agar perahu karet ini bergerak maju, kemudian kembali berbaring dan menikmati pergerakan tubuhku yang mengapung perlahan di atas air.

Tiffany sedang mendengarkan musik melalui I-pod nya, di dekatku, menggerakkan kakinya perlahan di dalam air. Menimbulkan suara air yang mengalir lembut, membuatku menyadari bahwa dia masih berada di dekatku. Entah bagaimana, itu membuat kehangatan yang menyenangkan menjalar di hatiku.

Aku menggerakan perahuku mendekat ke arahnya, Tiffany tersenyum ketika perahu itu menabrak kakinya.

“Aku rindu sekali padamu..”

“Taeng, baru sepuluh menit yang lalu kau berbaring di atas perahumu..” aku tersenyum padanya. Menarik tangannya, mengajaknya ikut berbaring bersamaku. “Dan aku tidak akan berbaring bersamamu, seolah perahu itu sanggup menampung kita berdua..”

“Tentu saja! Percayalah padaku..”

“Aku tidak akan mengorbankan i-pod ini.” katanya setelah mengatupkan rahangnya. Kemudian matanya kembali menyipit dan tersenyum.

“Ayolah, sayang. Kau percaya padaku, kan?”

Tiffany menghela nafas perlahan, sebelum melangkahkan kakinya dengan hati-hati, dan memekik kecil, ketika perahu bergoyang. Aku tertawa melihat ekspresinya yang ketakutan. Kemudian segera menariknya kedalam pelukanku. Kurasakan perahu berguncang kemudian kembali tenang.

“Ini, lumayan menyenangkan..”

“Ini menyenangkan..” aku memeluk tubuhnya. Tiffany mengangkat sedikit beban tubuhnya dan berbaring di atasku. Dia menatapku dan tersenyum. Aku mengecup bibirnya sekilas. “Kau terlalu cantik, Fany-ah. Bahkan untukku.”

“Benarkah?”

Tiffany menelusupkan kepalanya di leherku, membuat tubuhku bergelenyar merasakan nafasnya yang hangat berhembus di dekat telingaku. Aku mengecup pipinya.

“Aku mungkin tidak pantas untukmu..”

“Kenapa kau berkata begitu?”

“Aku lahir dari rahim wanita yang menjijikan, Taeng..”

Aku mengusap bahunya perlahan, menenangkan dirinya yang terasa sedikit menegang. “Aku mencintaimu, hanya dirimu. Bukan tentang siapa dirimu, atau darimana kau lahir, Fany-ah.”

“Kau membuatku merasa begitu istimewa, Taeng..”

“Kau memang istimewa..”

“Terlepas dari para fans dan penonton yang berteriak histeris padaku, aku tidak pernah merasa istimewa, Taeng. Tanpa pamor ini. tanpa orang-orang yang memujaku..”

“Kalian sangat mengesalkan..”

Aku menoleh dan mendapati Hyoyeon yang berdiri tidak jauh dari kami, melipat kedua tangannya di dada. “Temanmu menelpon tiada henti. Entahlah, Soonim, atau, Park Soo.. aih, entahlah, suaranya hampir merusak gendang telingaku.”

“Sooyoung?”

“Itu. Dia sepertinya mengirimkan pesan di ponselmu.” Dalam sedetik Hyoyeon melempar ponsel itu ke pangkuanku. Tujuh panggilan tak terjawab, lima pesan masuk. Yang benar saja anak ini..

-Aku tahu rahasiamu, Taeng! Kau tinggal bersama dengan Tiffany!-

-Oh yeah, Yuri sudah memberitahuku semuanya. Dan kau bahkan tidak memberitahuku sedikitpun!-

-Aku akan kerumahmu. Beritahu aku alamatnya!-

Aku memutar bola mataku, membaca pesan darinya satu-persatu. Tiffany bersandar di bahuku dan membaca pesan-pesan itu. “Aku tidak keberatan berbincang sedikit dengan teman-temanmu, sayang..” katanya kemudian.

“Itu akan sangat melelahkan, Fany-ah.” Aku menggenggam tangannya, merasa sedikit tidak nyaman dengan ide ini. “Aku tidak pernah mengajak siapapun kerumah ini sebelumnya, selain dirimu dan Hyoyeon, dan aku tidak begitu terbiasa dengan perubahan. Kau tahu itu..”

“Apakah kau merasa terancam dengan kehadiran orang asing di rumah ini? lagipula, mereka teman-temanmu, teman-teman dekatmu.”

Kini aku merasa ada banyak kebenaran dalam kata-katanya. Mungkin aku harus sedikit membuka diriku dengan kehidupan sosial di sekelilingku. Mengundang mereka ke rumah ini. kurasa tidak akan seburuk itu..

-Aku akan mencari tahu alamatmu, Taeng! Karena aku sudah menghubungi Sunny dan mempersiapkan segala sesuatunya untuk pesta kecil kita di sana. Aku dengar rumahmu sangat besar-

Yeah, darimana dia mendengar hal itu?

-Beri aku alamatmu sebelum aku benar-benar membongkar rahasiamu, ketika kau mabuk di saat malam perpisahan kita dulu-

“Rahasia? Rahasia apa itu?”

Aku mengecup bibir Tiffany sekilas berusaha mengalihkan pembicaraan ini. sial. dasar Sooyoung, aku benar-benar akan membuatnya menyesali ini. eugh! Aku segera menekan tombol di ponsel dan menghubunginya.

“Ayolah, Soo. Kau tidak akan setega itu!”

“Beritahu aku alamatnya!”

“Alamat rumah ini, sedikit sulit..”

“Oh, bukan masalah buatku. Aku sudah menyiapkan segalanya..”

“Apa kau sudah gila, mengadakan pesta di sini?”

“Kau tidak akan mengecewakanku, Taeng..”

“Baiklah..” aku menghela nafas. “Aku akan mengirimi email, dimana letak rumahku sebenarnya. Kupastikan kau akan sedikit kesulitan saat mencarinya.”

“Aku ingin sekali memelukmu karena kebaikanmu, Taeng. Ada Tiffany?”

Luar biasa. Sepertinya ada atau tidaknya diriku tidak akan begitu penting di pesta kali ini, meskipun mereka akan mengadakannya di rumahku. Sekali lagi, di rumahku! Yang benar saja. “Ya, ya. Dia ada di sebelahku. Dan dia sangat tidak sabar untuk bertemu denganmu..”

Kudengar Sooyoung memekik kecil. “Tenang saja, Taeng. Aku akan mengajak teman-teman yang lain untuk menghadiri pesta kecil kita. Kau harus meminjamkan Tiffany untukku besok malam!”

Sooyoung menutup teleponnya, Tiffany menatapku, bertanya-tanya tentang percakapan barusan.

“Kurasa, besok malam kita akan mengadakan sebuah…” aku menelan ludahku sebelum mengucapkannya. “…pesta kecil.”

To Be Continued…

Cuap-cuap author:  ternyata dengan memasukan Taeny Moment gue sendiri selaku author jauh lebih menikmati waktu buat ceritanya. Hekhekhekhek. Jadi pembaca jangan panik dulu, jadi gue pikir chapter-chapter kedepan akan sedikit lebih panjang. Semoga kalian gak bosen menikmati cerita gue ya. Oh iya, sorry juga malem ini gue rada telat publishnya. Gue hampir gila nemuin lanjutan yang cocok untuk setiap adegannya.

Anyway, gue akan menjawab beberapa pertanyaan dari readers di chapter lalu. Hanya pertanyaan secara umum.

-Yulsicnya kapan neh thor??-

Sedikit clues aja. yulsic akan jadi sequel setelah cerita accidentally love ini. Ada lembaran yang baru tentang kisah cinta Yuri dan Jessica di sequel nanti. Gue akan lebih terfokus dengan Yulsic couple itu sendiri. Gue pikir, itu akan lebih menarik. Anyway, gue akan punya editor untuk yulsic ini. orangnya misterius, yang jelas, dia ada di antara pembaca yang selalu komen di cerita gue. Hehehe. Semoga kita bisa bekerja sama dengan baik untuk beberapa bulan kedepan.

Apa sih penyebab Hyoyeon benci sama Tiffany?-

Tentu aja ada penyebabnya. Selalu ada api yang menyebabkan asap. Cuma itu masih sedikit rahasia, bakal gue bongkar di deket-deket ending nanti.

Anyway, scene yang dikasih garis miring tadi itu POV dari si peneror Tiffany bagi yang bertanya-tanya. Scene-scene ini sambung menyambung aja.

Thanks ya buat pembaca yang udah komen di chapter sebelumnya. Jangan sungkan untuk terus baca dan komen cerita gueya teman-teman.

Salam roti!

Advertisements

87 thoughts on “Accidentally Love (part 11)

  1. Hohoho…
    Taeny daebak,, mlem’a brpa ronde tuh? D tmbah lg pgi” nmbah lgi..
    Wkwkwk.. 😀

    qra” apa ya rahasia’a taeng?

    Lnjut..lnjuut..
    Aqu tnggu yulsic’a yak 😉

  2. ASTAGA !! MEREKA BERNC RIA DIPAGI HARI PADAHAL MALEM-NYA UDAH u.u
    suka bgt taeny moment-nya
    sakit2 baca begitu-nya taeny berasa langsung sembuh,
    itu siapa ? Penasaran u.u
    hyo kau bener2 argh

    sooyoung bener2 ngefans berat sama tiffany ya u.u

  3. huuuuuaaaa. . . makin hari TaeNy makin romantis aja ><
    TaeNy yeaayy !!
    thor sumpah imagenya hyo di sini jelek bgt! aku gak suka !! tp feelnya dapet !!
    aku jadi pengen tw apa yg membuat hyo sampe benci gitu sama hyo ?
    aku juga agak takut sama chapter2 berikut ? kalo2 Taeng bakal ninggalin Fany karena masalah yang dibuat Hyo ? 😦

  4. Akhirnya update juga q dah bulak balik periksa wp author coz bener2 penasaran banget*serius*
    wah hyo bener2 benci banget ma fany astaga tega banget..
    Tetep deh ya mereka selalu bernc mulu byun dan agresif selalu melakukan kebyunan mereka tapi q suka suka suka karena mereka sweet selalu..
    Wah rahasia apa ya yg di pegang soo jeng jeng jeng sangat penasaran banget..g akan bosen ko thor mw sepanjang gimanapun coz ceritanya sangat sangat menarik n seru deg-degan banget nunggu lanjutannya..
    Konflik disini masih sedikit karena sweet moment taenynya laghe naik..yeyeye tapi nanti kyknya konflik bakalan membuat makin deg2an nih aduh bener2 penasaran deh ma lanjutannya n apa yg terjadi disaat nanti pesta kecil..
    Semangat thor

  5. sumpah,taeny momentnya sweet banget…..banyakin lagi taeny momentnya,biar hidupku lebih berwarna #lebay haha..

  6. wow!
    😀
    kata2 hyo tajem banget.. setajam… pisau dapur. hehehe
    hmm. aku benci menunggu lagi ampe minggu depan.
    tapi buat ff ini aku rela menunggu 😛
    lanjutkan!!!!
    fighitng marisa!

  7. paling demen kalo udah ada taeny momment ♥♥
    asli jadi penasaran kenapa si hyo benci banget sama fany -____________–

  8. Rahasia mabuk di perpisahan? Rahasia apa itu?
    Mil, ente otaknya yadong deh, jadi iri gue mau bikin yadong ._.

    Sooyoung bersih keras ingin membuat pesta kecil di rumah rahasia Taeng, bukan rahasia lagi dong rumahnya 😀

    Okeoke, fighting mil !

  9. Huwewwww.. TaeNy.. Dudududu
    klau ini ff jadi genben mungkin Tiffany bakalan hamil kali yah..ckckck..haha.. Enak bner Taeng tiap wktu kapan pengen nya capcus lngsung ke selangkangan (?)… *aduh bahasa saya miring gak enakin bnget* hehehe

    wah..baklan ad pesta kecil2an drmh Taeng… ntar ad nc gak, thor ??? Hihihi

    dtnggu klanjutan nya.. Yaaa ROTTIHHH..

  10. binggung mo koment ap soalnya daebak bnget,,,,
    hehehe,,, dtggu update soon and yulsicnya,,,,

  11. Sarapan pagi buat byuntaeng unnie kekekekekk~

    makin penasaran.. Taeny moment nya hmmm so sweet #plakk
    kenapa selalu hyo unnie sih yg selalu ngeganggu kemesraan mereka.? Ckckck

    aku tunggu kelanjutannya..
    SEMANGAT !!!

  12. hyaaa TaeNy bner2 deh gak malem gak pagi tetep aja
    tae nafsu amat ke fany
    rahasia mabuk perpisahan?? ada apa ada apa??

  13. hore ..#joget hulahula plaakk .. (=_=) hehe
    akhir’a roti update juga, slalu d’tunggu2 nih kehadiran’a ..
    Yahyah TaeNy slalu sukses ngebuat aku CEMBOKUR karna mesra abis !! Hehe daebbaklah buat byunTae yg kgk pernah capek2’a setiap malem ama fany ..hehe *evillaugh 🙂
    huhu aku tunggu secepat’a yulsic ..hehe kgk sabar …
    Oia thor perbanyak moment taeny .. Kyak’a seru juga biar kgk ada konflik tp moment’a yg menari ..haha #masangmukaYADONG .. (@.@)

  14. Kemudian Taeyeon tertawa kecil, sebelum dia kembali tenggelam diantara dua kakiku yang tertekuk kini. Dia pasti telah mengangkat kedua lututku dengan paksa. Aku merasa seluruh tubuhku bergetar ketika lidahnya yang nakal bermain di bagian sensitifku. Benar-benar hal yang sangat mendebarkan di pagi hari. Tidak berhenti menggelitik syaraf-syaraf yang kini kian menegang. Lidahnya bermain, menghisap kemudian melepaskannya, lalu menggigit kecil, aku tidak tahan untuk tidak berteriak.

    (HAHAHA LOL)

    Akhirnya …. setelah sekian lama …. bisa juga gua baca postingan lu … btw ….. kayaknya musti di RATED nih ….. [M] XD LOL ….
    semakin kemari semakin dewasa aja nih ceritanya …. slow but exactly to the point 😀

  15. hadeeeh-_- seneng bgt Liatt mrka akur2 aja Romantissss bgt smoga mreka ga dipisahkan hrus kya cintra fitri ma farel thor apapn msalah yg akan dtng psti akn dihadang brsama2 jhahaha *plaaak

    Idiiih taeng abis brpa ronde tuhh…panny jg msa ga ngrasain sswtu sih sadar2 udh basaah azz…!

    Apa rhasia Taeng swktu prpishaan ɣάάά thor….. Appn pko nyaa jgn ampe ngaruuh ma hbngan TaeNy hehehe

    Hyooo…..ckckckckck pulang lewatt mana ┒(‘o’┒) ELO | (┌’,’┐) GUE | ╮(⌣́_⌣̀)╭END… Hahaaha awas azz xlo ngapa2in unnie2ku… @hwaadezzig !!

  16. Gila unn ! Geregetan aku sama hyoyeon, kalo ga inget aku sayang sama dia mungkin udah aku kawinin si hyo#maunye-,-‘

    taeny sweet banget kaya aku#protestabok

    ayo unn, aku padamu, marissa unnie jjang !

  17. fany gak tau apa yang membuat hyo jadi benci banget ma dia,, pasti kalau ada alasannya gak sengaja juga mungkin fany ngelakuinnya..

    Salut buat taeng menerima fany apa adanya,, cintanya gak luntur dengan kisah masa lalunya fany..

  18. Ehem…WAAAOWWW..DAEBAK….

    Itu siapa lgi yg dganggu ma peneror tu,..

    Editornya siapa??Klo el unnie kyknya gak mungkin,,secara dia orangnya gak misteriuss,mlahan….-_-*piece el unn*

    ayo kta tunggu lnjutannya…

  19. aigooooo…byun nya diri mu taeng >.<
    #cium taeng XD

    suka bnget adegan d pagi hari haha
    walopun dikit NC kesan'a tetep romantis #suka suka suka
    jahahahahaha

    aiihhhh..makin penasaran ma hyo,
    apa kah itu yg membuat hyo benci bnget ma fany???
    seberapa besarkah alasan hyo benci ma fany???
    #jreeeeeeenggg…kita nantikan part selanjut nya

    #yulsic…i miss u so much :'*
    XD
    ntar yulsic na harus lebih keren dri taeny y de' Roti..hehe

    #yakin lah klo ma author yg atu ini pasti keren" ff na :*d

  20. ASTAJIM TAENY kalian membuatku pengeeeeeeeen aja#Plak!!di gampar someone, ,Ehehehehehe
    Waw di Skip yah ??padahal penasaran nakalnya Taeng kayak apa????#Plak.Tapi pas paginya lumayan membuatku tegang juga#Superplak!!!Ahahahaha ^^
    Maksud Soo, Pinjamkan Tiffany apa ya??#Bingung, , , ,
    Segera di lanjut Roti. . . . .

    YUK DUNK!!!

  21. Salam roti
    oh jd crta grs mrng it peneror fany POV. Berarti yg teror fany bkn hyo dunk..t peneror ud bunuh ibu fany,,jgn” dy bpk fany lge.
    Next chapt ny jgn lm” y..
    Yulsic??bgs jg t thor 😀

  22. makin romantis aje tuh si TaeNy . Serasa dunia mlik mreka brdua . yg lain’y pada ngontrak . hhehe

    ditggu next chap .
    Hwaitaeng 😀

  23. Taeny momentnya bener2 sweeettt thorrr
    thor kpn tuh identitas peneror d buka,penasaran bangeeeettttttttt.
    pagi2 taeng dpt vitaminnn*plaakkk
    lanjutkan roti

  24. tuh kan 😀 wkwkwk authornya aja gak bisa ngilangin taeny moment nya, emang waktu baca taeny moment tuh jadi senyum2+getaran geje. Hahahaha #ada2aja

    ditunggu yulsic nya >,<

    gilaaa soo gak sabar aja ketemu fany ckckck. kasian taeng ntar rumahnya diobrak abrik sama soo dkk xD

  25. Astaga taeng bener2 ya malem udh gituan pagi2 msh minta nambah bener2 byun nih bocah tp wlpn byun sisi keromantisan taeng msh ada
    wuaaaa pingin punya pacar kyk taeng
    kekeke
    aishh tuh hyo napa sih smp segitunya k pany >.<
    kasian si pany udh d jahatin hyo trus d teror lg
    ehm hayoo taeng apa rahasia qm hayoo…? !
    author jgn terlalu bikin banyak drama ya thor jgn pisahkan taeny

  26. huh…jleb!! aaaaa taeny terus aja kaya gitu yaolo demi bulan bintang suka bgt ama moment mreka. btw kpn si tippany kerja jd artis lg?! dia sepertinya sibuk jd partner taeng untuk melakukan itu….
    buat HYO!..gatau mau komen apa,ganggu bgt!! 😀 oh author mau bikin sequel yulsic?? ahahaha

  27. thor, aku tau pelakunya, tepat seperti tebakanku, pelakunya ketauan… yeay..!!

    #nevermind.
    Ya ampun thor, ente makin yadong aja, knp ga d protek?

    chapt ini bner2 luar biasa thor…

  28. Kyaaaa…taeng byun bangeettt.abiz nangis”an langsung nc an ampe fany kecapean.eh d lanjut lg pagi’x dasar byun taeng.
    Ak suka banget taeny moment’x apalagi waktu taeng gigit bibir fany d tengah” acara menangkan fany.trus pas d atas perahu ak sk bgt.Cuman c hyo ganggu bgt…
    Ish siapa sih wanita tua sama ce yg satu’x?
    Trus alesan hyo nyakitin fany trus?
    Akh makin seru makin penasaran ma ni ff.gak sabar nunggu next chap…
    Suka…suka..

  29. Mereka lanjut…. 🙂
    byuntaeng strike….
    Hahaha
    bsa kena diabetes gue thor ngeliat mereka…
    So sweeaaatt…. 😀

  30. Syukur deh kalau taeyeon mau menerima fany apa adanya, jadi pengen deh punya pacar kayak taeyeon hahaha

    q udah lam sih curiga ama seohyun, jangan2 yang suka meneror fany itu seohyun lagi, jangan dong..

    wah2 soo, ntar klw kamu mengadakan pesta di rumah taeng pasti pusing banet tuh taeng, apalagi mungkin si peneror bisa lebih bebas masuk kerumah taeyeon

  31. Syukur deh kalau taeyeon mau menerima fany apa adanya, jadi pengen deh punya pacar kayak taeyeon hahaha

    q udah lama sih curiga ama seohyun, jangan2 yang suka meneror fany itu seohyun lagi, jangan dong..

    wah2 soo, ntar klw kamu mengadakan pesta di rumah taeng pasti pusing banet tuh taeng, apalagi mungkin si peneror bisa lebih bebas masuk kerumah taeyeon

  32. Prmizi….prmizi… Telat neh!

    Wuiiih m0ment tæny emg g da mtiny. Dr hal2 kcl zmpe “prtempuran2ny” (?) bzarny, xmua bgtu cweeet. G akn da b0zan sdktpun u/ truz mngikutinya. So, lnjtin trz j yah r0ti!
    Tp mch pnzaran neh,xm alzan hy0 knp sgitu bncinya ma fany?
    Ah,q uda bz byangin gmn hb0hny swasana rmh tæng saat kdtangn y0ungie n friends. Qeqe…
    Lnjt r0ti! Cmungut…

  33. Prmizi….prmizi… Telat neh!

    Wuiiih m0ment tæny emg g da mtiny. Dr hal2 kcl zmpe “prtempuran2ny” (?) bzarny, xmua bgtu cweeet. G akn da b0zan sdktpun u/ truz mngikutinya. So, lnjtin trz j yah r0ti!
    Tp mch pnzaran neh,xm alzan hy0 knp sgitu bncinya ma fany? & knpa jga dy h0by bgt gangguin sweet m0meny mrka?

    Ah,q uda bz byangin gmn hb0hny swasana rmh tæng saat kdtangn y0ungie n friends. Qeqe…
    Lnjt r0ti! Cmungut…

  34. wahh..Taeng…so sweet sekalii…
    mw nrima Fany apa adanya..gk perduli sama masa lalunya fany..

    hhmm, gak sbar nunggu chap selanjutnya…apa yang akan terjadi saat soo dan kawan2 datang ngerusuh d rumah taeng…wkwkwkwk

  35. hwew.. Baguslah kalo ternyata masih panjang..
    Ceritanya seru soalnya.. Haha
    Biar telat ttp dtunggu kok ceritanya.. Lanjutkan!! Hehe

  36. Wanita tuany tu siapa ya?
    Yg bunuh jd tu siapa?
    Ap msih ad hub ny dgn tiffany th?
    Haduh.. Bkal lama nih akhirny
    lum pd kebongkar ap prmasalahannya.

  37. Mungkinkah yg sbnernya neror fany itu hyo???sbnrnya salah fany kehyo apa seh?kok hyo bisa segitu bncnya ma fany…

  38. ckckck..ni TaeNy gak ada matinya.
    kyknya tae klo lihat fany kagak bsa nahan#plak
    huft syukurlah tae mnerima fany apa adanya.
    ga kehasut apa kata hyoyeon..
    wadoooh itu syp lagi yg dbunuh mah peneror misterius?
    chap ini bnyk bikin penasarannya.
    1.alasan hyo benci fany yg blum terungkap
    2.wanita paruh baya yg d RS
    3.rahasia taeng dtangan sooyoung.
    dtunggu lanjutan nya..
    ttep semangat yoo-^

  39. waawwwww Taeng bener2 BYUN MASTER…hahahahaha….Yadong melulu2 klo udh liat ppany… 🙂

    Waddduuuuh Ppany ama Hyo mkin riber aja hubnya… 😦

    Asiiiiikkkk pesta…pesta…pesta (aq di undang kan???#ngarrreeeepppp#

    Lanjut… Fighting

  40. Ada sekelebet adegan nc tuh 😆
    Soo mau ngadain pesta di rumah taeng?? Andwae!! Entar taeyeon gak bisa gituin fany donk??karna diajak ngobrol ama soo cs.
    Lanjut thor

  41. hadeh taeny mesra”an mlu bkn iri aja..
    Aseek bkal ada pesta ada yulsic jg donk
    hyo bnci bgt ama fany pengen tau alasan nya apa thor di tunggu update nya lg.smangat

  42. hadeh taeny mesra”an mlu bkn iri aja..
    Aseek bkal ada pesta ada yulsic jg donk
    hyo bnci bgt ama fany pengen tau alasan nya apa thor di tunggu update nya lg.smangat..

  43. emh ini mah yang neror bukan hyo kayanya tapi seohyun hoho bener ga?soalnya ibu seo kan lg di rawat #curiga akut sama seo

    aaaaa taeng pagi pagi udh nyelip di antara paha fany aja tuh buset dah NC yang pendek tp bikin ser seran bgt daebak dah !

    di tunggu ya next chapternya

  44. widih,,lama ga k wp ini setelah UN jadi semakin menjadi aja nih critanya ckckckc
    wahhh jd ga sbr bunggu yulsicnya hahah
    author jjang

  45. Woaaaah taeny makin mesra aja (˘⌣˘)ε˘`)
    Malem mereka udah nge ensi eh paginya nambah lagi hahahaha keren (o.o)b
    Staminanya taeng kuat yak -_- pasti karna keseringan makan roti *plakk*
    Sebenernya apa sih yg bikin hyo benci banget sama fany (?) Jadi penasaran deh
    Upadate soon ya author
    Author jjang
    Hwaiting^^

  46. Jadi bukan hyoyeon toh peneror ppany..ah.. Makin penasaran ama ceritanya. Daebaaak! Update soon, seru nih pesta di rumah taeng wkwkwk

  47. tumben gg dikasih warning, paragraf awal loh thor , wkwkwk

    morning making emang sesuatu yee.
    mantep ah, sweety2 gimana gitu thor.
    apalagi detailnya thor *.*

    ah elah hampir aja fany tau alesan hyo benci dia eh taeng malah nongol -__-
    itu yg tulisan miring si peneror, jangan bilang yg dia bunuh ibunya fany ._.

    syoo mah tujuannya emang cuma fany seorang wkwkwkwk

    ditunggu next chapnya yg panjang , yah disempilin dikit yg Rated M juga gpp thor 😀

  48. hahaha pagi2 udah NC-an..dasaarr taenyyy~~!! 😀
    duuhhh hyoyeon tu knp si benci bgt sm ppany..
    pnasaran..lanjut thor..!! 🙂 🙂

  49. Kau tahu?? bahasamu itu.. mseki bukan sepenuhnyaa berbau xxx.. tapi pembawaanya justru buat hati kaya gerinda listrik.. hahaa.. malah dag dig dug baca ini daripada ff yang terlalu menunjukkan bahasa fulgarnya.. yee!! selamat roti, aku was was bacanya.. hahaha #plak
    beneran aku penasaran sama yang namanya hyoyeon..
    siapa dia dan apa motivenya cuma masa kecil tippani yang suram?
    yeah who know? just you the one who know..
    blah..blaah..
    aku yang yulsic maniak.. eh.. yulsic shipper aja gak konsen nyari cerita yulsic, aku terlalu terhanyut sama cerita ini.. jangan sampai aku jadi locksmith.. hahaha..
    semagnat ya roti! tiii rooottii…. hahaha.. cuuzz!!

  50. Kyaaaa~ tarjooo, lo makin mesum aja ya.. ><
    Suka bgt sm adegan taeny yg paling atas.
    Gila, taeng kagak ada puasnya ama tippany*plak
    Ahahahaha XD

    aih, pdhal hyo mau bilang knapa dia benci fany, malah gagal gara2 taeng*gregetan -.,-

    lanjuuut jo, kalo bisa next chapnya ada adegan NC lg ya..
    *pletak,
    Jiahahahaha ;p

  51. Wkwk taeny emang couple mesum ye, sering banget begituannya 😛

    Nah lho… Itu si penerornya fany ngapain tuh?? Kayak ngebunuh orang aja 😮

    hyo emang nyebelin ya di ff ini, tapi kalo ga ada dia jg ga seru 😀

    Ditunggu kelanjutannya & soal sequel yulsicnya 100% aku dukung haha! 🙂

  52. wow…taeng pagi2 udah kumat byunnya hehe…
    seneng deh taeng gak kepengaruh ama hyo & malah makin cinta tuh ama fany 🙂

  53. Omo, pagi2 Taeng sdh mesum, nice wkwkwk XDDD
    btw, thor aku suka adegan TaeNy moment di perahu karet, meski singkat tp lumayan berkesan X3

  54. waahhh aku makin penasaran aja..
    trus.. rahasianya taeyeon yg sooyoung tau tuh apa ??
    dan.. setelah baca part ini, kok aku punya feel kalo yg neror fany itu yuri …
    tapi.. ah ga tau lah.. #onlyfeeling

    aku lanjut ke next part ja deh.. sebelum mati penasaran !!
    author.. ceritamu benar2 bagus, keren banget ..
    apalagi kata-kata nya.. beuuhhh mantaff !! hahhahaah
    author fighting !! 🙂

  55. Aigoo itu taeny udh ber nc ria pagi2 wkakaakakkka >< hmmmmmm aku pny firasat ganjil lg nih thor *curhat* sepertinya penerror itu bukan hyo berhubung aku biasnya hyo 😐 *plakk* salah mksdnya sepertinya penerror ppany itu bukan hyoyeon *ngarep* ini cm perasaanku doang yapp

  56. ehhhhhhh….itu hyo kah yg mau bnuh that ahjumma….no idea >_< cant describe anything

    i guess i shud move on this chapt…bye …see you on the next *bow 🙂

  57. respon taeng lebih dari yg gue harapin, so sweett ><
    taee byunnya udh akut kali ye, padahal malamnya udh tapi pagi masih minta lagi, duuhhh hebat bener wkwkwk

    hyo sebenernya maunya apasih, gak bisa ya kalo masalahnya diomongin baik2, kali aja salah paham -_-

    "kau harus meminjamkan fany untukku besok malam" aku gak terlalu suka kata2 ini, fany kesannya kayak barang aja -_-v

  58. emang ya hyo kompor pny mslh pa si dy ma fany
    itu taeng pagi” dh bikin fany basah waw hot
    itu romantis bgt pas d kolam
    taeny moment’a daebak

  59. rorottr! ini chapternya RATED M lohhhh….
    kenapa lu g protect??? parah lahh taeny nc walau nyempil dkit ttep aja ituu bkin mrinding gw bcany. pagi2 pula mreka ngelakuinnya. tau kan lu klo pagi2 klo berNCan itu auranya beda bgt ghahahahaha *sotoy*

    gw sih msh blm bsa nerka alasan hyohyo sbegitu benci panny. apa bokapnya hyo pernah tidur sma oemma nya panny???

  60. Batal gag ya puasaku mbaca beginian?hahahahaa
    Tarik napass hembuskann

    Itu seohyun ya yg njabut alat infus ibu2 tua#secara disini yg sakit itu ibunya seohyun

    Duhh senangnyaa kumpul ama teman2

  61. C Tae pengen aqoh lelepin ajj tu kepala ny lebih dlm lg ke selangkangan ny Fany.. Hahahaha.. Emng c becinta d pagi hri itu lebih nikmat..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s