Accidentally Love (part 12)

Summary: Pesta kecil di rumah Taeyeon berakhir menjadi sebuah pesta yang hampir membuat rumahnya seperti neraka. Kehadiran mereka di rumah itu, tanpa disadarinya telah menghilangkan kesepian Taeyeon selama ini. memberikannya banyak pelajaran baru, memaafkan, dan menerima. Keberadaan Jessica dan Yuri yang terlihat semakin mesra, tidak lagi mengganggunya. Hal-hal yang semakin jelas, mendewasakannya.

 

“Mawar Putih yang bersih, aku begitu dekat. Saat pintu berderit, kau akan menjerit. Sudah siapkah menantiku?”

 Genree: Romance, drama

 Rated: 18+

 Pairing: Taeny, yulsic.

 Warning: yuri, adult content, AU.

 Main Cast: Taeyeon, Tiffany, Yuri, Jessica, Hyeyeon, Seohyun, another SNSD member.

 Addition Cast: Lee So Man, Lee Teuk, Ahjumma.

 Enjoy..

OoooooO

Taeyeon POV

Dalam keremangan suasana senja ini, terdengar suara musik yang berdentam hingga ke sudut-sudut ruang terkecil. Asap mengepul menguarkan harum yang menggelitik nafsu makanku untuk segera menghampiri. Malam masih begitu muda, hingga langit belum menghitam. Namun mereka terlihat sudah menikmati suasana pesta yang kurasa, berlebihan.

Yoona terlihat sibuk dengan pemanggang besi di tangan kanan dan bumbu steak di tangan kirinya. Sooyoung dan Sunny sedang mengepung kekasihku seperti lebah yang tidak sabar untuk menghisap sari bunga. Entahlah, tidak banyak yang bisa kulakukan. Jessica tengah termenung tidak jauh dari tempatku berdiri kini, menemani.. kekasihnya kurasa.

“Hey, Taeng..” aku menyeringai kecil, terasa canggung ketika Yuri melambaikan tangannya, dia tersenyum. Kulihat wajah Jessica yang tetap dingin, bergeming di tempatnya duduk. “Kau benar-benar keren. Aku tidak tahu rumahmu seindah ini! kau seharusnya sudah memberitahu ini sejak dulu.” Katanya sebelum mengambil beberapa foto dengan kamera besarnya.

“Engh, sebenarnya. Aku tidak begitu terbiasa membiarkan orang lain mengunjungi rumahku, Yul.”

“Yeah, alih-alih mengajak teman-teman baikmu, kau mengajak Tiffany terlebih dahulu, huh?” ujarnya tidak begitu menggubrisku dan mengambil gambar-gambar di setiap sudut teras rumahku. “Sica-ah, maukah kau berpose sedikit untukku?” Yuri tersenyum nakal pada Jessica, kemudian mengarahkan lensa kameranya begitu dekat pada wajah gadis itu.

“Yul, hentikanlah.” Jessica merajuk kesal. “Aku tidak akan berpose untukmu..”

Musik terus berputar, memainkan lagu yang menyenangkan di telingaku. Aku tersenyum merasakan nada-nada yang mengalun lembut, suara yang penuh semangat dan alunan yang membuatku ingin menari. Hmn..

Kini kulihat Sooyoung dan Sunny tengah berputar-putar di tengah ruangan, mengajak Tiffany mengikuti langkah kaki mereka yang gembira. Seperti melihat sekumpulan anak kecil yang tertawa-tawa dan bercanda riang.

“Hey, ayo kita berdansa. Aku suka sekali lagu ini..” Tiffany tertawa ke arahku, tubuhnya berputar beberapa kali sebelum keseimbangannya sedikit limbung dan kembali tertawa riang. Tanpa kusadari, aku tersenyum melihat pemandangan itu.

Gadis cantik itu terlihat begitu menikmati dirinya, membuatku ingin segera menghampirinya dan menariknya kedalam pelukanku. Tentu saja, hari ini Tiffany akan dimiliki oleh dua gadis histeris itu. sepenuhnya. Ugh, rasanya kerinduan ini menyiksaku.

Matahari yang terlihat menguning membias, merefleksikan cahaya tepat ke atas wajahnya. Dia hanya terlihat semakin cantik di mataku. “Yul..” aku menarik ujung kemeja Yuri yang masih asik mengambil gambar. “Bisakah kau ambil gambar kekasihku yang di sana? Dia akan terlihat sangat cantik di bawah matahari senja..”

“Tentu saja, Direktur..”

Dalam beberapa detik berikutnya, aku mendengar suara blitz kamera, melihat wajahnya di dalam kamera. Dia amat mempesona. “Aku akan menyimpan gambar ini..”

“Apa yang akan kau lakukan?”

“Membuat sebuah lukisan?” aku tersenyum, masih terpaku. Kini Sooyoung menarik tangan Tiffany dan membuatnya ikut melompat dan menari-nari kecil dengan gerakan yang sama sekali tidak kumengerti. Entahlah, selama itu membuatnya merasa gembira. Aku akan menikmatinya.

Tiffany menggerakan kakinya mengikuti irama mendekat ke arahku. Matanya menyipit, kulihat senyuman manisnya. Aku menahan nafas ketika tubuhnya semakin mendekat dengan gerakan-gerakan yang begitu menarik. Tidak begitu dekat, namun bisikannya terdengar menggoda di telingaku.

“Sepertinya Sooyoung tidak mengijinkan kita bersama malam ini..”

Dia menggodaku. Karena kini kulihat dia melangkah cepat meninggalkanku yang hanya dapat mencium aroma tubuhnya. Perpaduan lemon dan kayu manis yang begitu pas membuatku semakin jatuh cinta dengannya. Aku merajuk kesal. Dari ekor mataku, aku dapat melihat Yuri tertawa senang. Dengan keadaan ini. oh yeah, sesekali aku akan memberinya pelajaran nanti.

“Ouch, sepertinya dia sedikit sulit didekati, huh?” Yuri menatapku dengan jenaka, nada bicaranya menggodaku, penuh dengan ejekan. “Bagaimana jika aku mencoba sedikit dengannya?”

Langit terlihat semakin gelap, lampu-lampu teras menyala terang, memberikan sedikit cahaya kecil bagi kami untuk terus melanjutkan pesta kecil ini. Ritme perlahan menghentikan tarian riang mereka, lagu telah berputar dan berganti. Suasana romantis yang mengiringi aroma steak panggang, langit yang begitu kelam, dan musik yang mengalun membuatku ingin menari.

“Oh yeah, jika kau mengijinkanku berdansa dengan kekasihmu?” aku menatapnya, sedikit menantangnya.

Yuri tertawa renyah, “Tentu saja, tapi jika kau menggodanya, akan kupastikan kau mengoperasi ulang seluruh struktur wajahmu..”

Aku menoleh ke arah Jessica yang kini tengah menatapku dengan tatapan yang tidak begitu kumengerti. Dia tersenyum kecil sebelum bangkit dari tempat duduknya dan menghampiriku. “Aku tidak akan menggodanya..”

Terasa sedikit aneh ketika menyentuh tangan sekertarisku ini. kakiku bergerak perlahan, mengikuti irama musik yang terdengar begitu nyaman di telinga. Jessica mengikuti setiap langkah kakiku. Aku menoleh dan mendapati Yuri mengajak Tiffany berdansa bersama dengan senyum bodohnya. Sooyoung dan Sunny menggumamkan sesuatu, kurasa mereka sedikit kesal dengan permintaan Yuri. Aku tertawa kecil.

“Apa yang membuatmu tertawa?” Jessica bertanya padaku. Rambutnya yang panjang tergerai menguarkan aroma tubuhnya yang kurasa sangat di sukai Yuri. Temanku itu akan sangat suka aroma mint ini.

“Kau tahu Yuri suka dengan mint?” aku tidak menjawab pertanyaannya.

“Kurasa itu alasan paling tepat kenapa aku memilih shampoo ini, Taeng..”

Tangannya menyentuh kedua bahuku dengan sedikit canggung. “Tenanglah, aku tidak akan melukaimu, Nona.”

“Kau sangat mahir melakukannya, Taeng. Melukaiku..”

Aku menyeringai. Melepaskan tangannya dari bahuku kemudian menggerakan tubuhnya berputar, hingga kami berada di dalam posisi semula. “Maafkan aku..” ujarku akhirnya, mengucapkan ini, sesuatu yang seharusnya telah kuucapkan sejak aku meninggalkannya menangis di dalam ruang kantorku. “Yuri pasti sangat marah padaku.”

“Sangat..”

“Apa kau benar-benar mencintainya?”

Jessica termenung di tengah gerak tubuhnya yang berirama denganku. Dapat kulihat kenangan-kenangan itu berkelebatan di matanya yang cantik. Hingga dia tersenyum, dan aku merasakan itu. Tatapan yang sungguh familiar dalam ingatanku, tatapan yang berlumuran cinta, cinta yang sesungguhnya. “Ya. Aku terjebak dalam pesonanya.” Jessica menghela nafasnya. “Dan, aku tidak perduli dengannya yang menyukai kebebasan, karena aku tidak begitu tertarik mengekangnya. Kau tahu, anak nakal yang bermain seharian, pada akhirnya akan pulang juga ke rumahnya yang hangat.”

“Dan kau akan menjadi rumah itu?”

“Tepat sekali..”

“Aku bahagia untukmu. Apapun pilihanmu, Jessica..” aku sedang memikirkan sesuatu.. “Bolehkah aku memelukmu? Anggap saja pelukan seorang sahabat..” ujarku akhirnya.

“Hmn. Kurasa itu tidak akan menjadi masalah.”

Aku meraih gadis itu kedalam pelukanku, pelukan yang terasa begitu hangat. Dia bersandar nyaman di bahuku, dan aku merasakan keinginan untuk melindunginya seperti adikku sendiri. “Aku tidak pernah punya adik sebelumnya, Jessica.”

“Apa aku terlihat seperti adik manis untukmu?”

Aku tersenyum membayangkan hal itu.

“Yaa! Apa kalian bisa hentikan hal itu?!” aku menoleh dan mendapati Yuri berjalan berdampingan dengan Tiffany, menghampiri kami.  “Kalian terihat sangat menikmatinya, huh?” Yuri merajuk kesal dan merangkul Jessica dengan cara yang begitu posesif. Sesuatu yang belum pernah kulihat sebelumnya. Aku menatap Tiffany yang masih terlihat kesal.

“Yuri benar-benar tidak bisa berdansa!”

“Hey, kau berkali-kali menginjak kakiku!”

“Aku senang kalian tidak menikmatinya..” kataku kemudian sebelum mengecup bibir Tiffany sekilas. “Apa ini artinya aku bisa memilikimu sekarang, Nona?” Tiffany tersenyum dan memeluk tubuhku.

“Kurasa Sooyoung dan Sunny sudah terlalu mabuk untuk menyadarinya..”

“Apa?! Mereka mabuk? Di rumahku? Yang benar saja?!” aku berteriak histeris akan pernyataan Tiffany barusan.

“Tenanglah, sayang. Kita akan membereskannya bersama-sama besok pagi.” Aku menghela nafas dan menoleh ke arah Jessica yang masih menatapku, dia tersenyum. Dengan sangat manis.

“Hey! Kalian! Aku akan menghabiskan steak ini sekarang juga, jika kalian tidak segera kesini!” Yoona berteriak, hingga kami menoleh ke arahnya. Aku merasakan rontaan yang begitu menggila dari dalam perutku yang kelaparan. Tentu saja aku tidak akan membiarkan steak itu tandas di tangannya.

Aku mengedipkan sebelah mataku kepada Jessica, sebelum berjalan menjauh. Ada sesuatu kini kupahami tentangnya, sesuatu yang membuatku semakin mengerti akan banyak hal. Hal-hal yang mungkin terjadi di hidup ini tanpa pernah kuduga sebelumnya. Kebahagiaan yang terasa begitu sempurna. Kepingan-kepingan itu kini mulai menyatu, membuat rasa hangat menjalar di hatiku.

OoooooO

Aku menguap beberapa kali, menghangatkan tubuhku di dalam pelukan Tiffany yang kelihatannya telah terlelap dalam tidurnya. Dia pasti kelelahan, dengan seluruh pesta kecil yang terlihat tidak kecil untukku. Rumahku nampak seperti neraka. Ini mengerikan! Berbotol-botol bir berserakan di atas lantai. Bagi Sooyoung, ini adalah sesi curhat paling menarik untuk pesta kecil kami, ditemani minuman keras yang membuat kesadaranku hilang seluruhnya.

Setelah berdansa di tengah musik yang menghentak dan benar-benar mengganggu telingaku, mereka berkeringat dan tertidur begitu saja di atas lantai. Yoona terlihat seperti malaikat kecil, meringkuk di atas sofa. Sooyoung dan Sunny tertidur, berpelukan, setelah aku menyelimuti tubuh keduanya yang terbaring dengan posisi abstrak. Yuri dan Jessica. Engh. Dimana mereka?

Aku mengecup rambut Tiffany yang masih terlihat tenang bersandar di tubuhku. Mengguncang tubuhnya perlahan, berusaha selembut mungkin agar dapat membangunkannya tanpa mengagetkannya sedikitpun. Dia menggeliat sebelum menatapku dengan mata redupnya.

“Ada apa, Taeng?”

“Kita kehilangan Yuri dan Jessica.” Aku mengecup bibirnya yang terlihat menggoda. Tiffany malah mempererat pelukannya dan menelusupkan wajahnya di leherku. “Temani aku mencari mereka, ya? Aku yakin mereka tengah mabuk berat.”

Tiffany menghela nafas sebelum bangkit dan hampir terjatuh dengan kesadaran yang masih diambang mimpi. Aku menopang tubuhnya dan tertawa. Dia menggandeng tanganku dan berjalan bersama. Aku tidak mendengar tanda apapun yang menunjukan keberadaan dua gadis itu. eugh, yang benar saja. Aku hanya sedikit mengkhawatirkan keselamatan mereka berdua.

 

Melangkah perlahan dan sangat berhati-hati dengan suasana ruang tamu yang sungguh berantakan ini sedikit menyulitkan.

“Engh.” Tiffany menghentikan langkahnya. Dia terlihat berpikir. “Kau dapat mendengar itu, Taeng?”

Aku berusaha menajamkan pendengaranku, di tengah keheningan malam yang terasa begitu sunyi, terdengar tawa kecil. Suara yang familiar di telingaku. Berasal dari arah dapur. Aku menggandeng Tiffany menelusuri ruang makan dan segera menuju ke arah dapur.

Di antara lemari-lemari piring yang cukup tinggi, membatasi ruang makan dan dapur, aku dapat melihat Jessica dan Yuri. Dengan posisi yang sungguh…

Ugh.

Aku tidak tahu harus bagaimana. Aku berdiri dengan kikuk mendengar suara mereka, saling menggoda satu sama lain.

“Kupikir mereka terlalu mabuk..” Tiffany berbisik padaku, mungkin dia takut mengganggu kemesraan dua gadis itu. sekali lagi. di dapurku!

“Apa kau ingin melihat adegan ini?”

Tiffany menggelengkan kepalanya kemudian tersenyum . “Kita memiliki adegan yang lebih menarik dari itu.”

Aku dapat mendengar suara Jessica yang tertawa menggoda, kemudian mendesah kecil. Aku.. harus segera pergi dari sini. Ugh, yang benar saja. Ciuman gairah mereka hampir membunuhku!

“Aku akan mengusir mereka dengan segera besok pagi!”

“Apa kau marah karena mereka melakukan hal itu di dapurmu?”

“Tidak juga. Karena aku akan meniru adegan itu besok pagi denganmu, dan aku tidak ingin ada gangguan apapun..” aku tertawa saat Tiffany memukul lenganku dengan cukup kencang. “Biarkan mereka mendapatkan privasi mereka, Fany-ah. Aku tahu kau sangat lelah..” aku memeluknya sebelum kembali menggandengnya menuju kamar kami.

Tidak ada hal yang lebih menyenangkan dari pada ini. bergelung di dalam selimut hangat bersama dengan gadis yang amat kucintai. Melepas kepenatan yang selalu menguap setiap melihat wajah tenangnya ketika tertidur, dan saat darahku berdesir ketika mencium aroma tubuhnya yang begitu familiar juga menyenangkan. Bersama-sama menelusuri alam mimpi.

OooooO

Tiffany POV

Terdengar keriuhan yang berdenging di telingaku, hal yang tidak familiar. Aku terlalu terbiasa dengan pagi yang sunyi, di kamar hotel, apartemen, maupun rumah Taeyeon. Hingga kurasakan suara-suara berisik itu membuatku terbangun.

“Selamat pagi, Nona..”

Aku tersenyum, hatiku menghangat melihat senyuman Taeyeon di pagi hari ini. kurasa ini tidak sepagi yang kukira, diluar terdengar sedikit ramai dengan celotehan dan tawa yang entah, tawa siapa. Taeyeon menaruh meja kecil itu di pangkuanku. Hmn, sepotong roti isi dengan susu yang menggugah rasa laparku di dalam sebuah gelas besar. Tidakkah ini sedikit…

“Cheesy? Norak?” ujarnya seperti bisa membaca pikiranku. Aku tersenyum dan mengangguk kecil.

“Tapi aku menyukainya..”

Taeyeon tersenyum, duduk di sisiku, menyandarkan kepalanya di bahuku. Aku mengecup pipinya. Terasa begitu lembut ketika menyentuh bibirku. “Kau tidak tahu apa yang telah mereka lakukan dengan rumahku, sayang..” Taeyeon menghela nafas.

“Kau terlihat menikmatinya..”

“Aku tidak lagi kesepian..” ujarnya kemudian. “Akan ada banyak hal untuk kita bereskan hari ini.”

“Apa mereka masih berada di luar, Taeng?”

“Yeah. Yeah, mereka sedang menggoda Yuri dan Jessica habis-habisan..” Taeyeon tertawa kecil. Wajahku memerah mengingat kejadian semalam, apa sebenarnya yang telah dilakukan dua gadis itu. meski ada sedikit kelegaan yang terbesit di dalam hatiku. Jessica bukan lagi saingan yang berarti. Karena aku tahu, cinta itu tidak pernah di rasakan oleh Taeyeon. Caranya menatapku, tidak pernah kulihat tatapan itu pada Jessica. Dan aku cukup menikmati kenyataan ini.

“Aku senang mengetahuinya..” aku tersenyum membuat Taeyeon mengernitkan keningnya. “Aku senang mengetahui, Jessica telah menemukan orang yang lebih tepat untuk mencintainya. Itu artinya..” aku mengecup bibir Taeyeon sekilas. “Aku bisa memilikimu sepenuhnya..”

Taeyeon tertawa mendengarnya. “Aku selalu menjadi milikmu, Fany-ah.” Dia menggenggam tanganku. “Kita harus menyapa mereka sekarang..”

Aku menyesap sedikit susu itu sebelum berjalan keluar. Mendapati kehebohan yang bahkan tidak kusadari separah ini. Ruang tengah begitu berantakan, dengan bungkus-bungkus makanan yang berserakan hampir memenuhi seluruh lantai, botol-botol bir yang setengah terisi tergeletak begitu saja, beberapa kali hampir menyingkat kakiku. terlihat Yuri dan teman-temannya tertawa membicarakan sesuatu. Kemudian terdiam sejenak melihatku dan Taeyeon yang berjalan keluar dari dalam kamar kami.

“Tidur berdua huh?” Sooyoung memekik histeris. “Taeyeon! Aku rela menjual rumahku agar Tiffany mau sekamar denganku. Semalaaammm saja!”

Taeyeon memutar bola matanya. “Kau masih bereaksi seperti itu Soo? Setelah aku meminjamkan Tiffany padamu semalam suntuk?”

“Tentu saja! Fany-ah, kau tahu kalau aku memasang postermu?” Sunny berseru padaku.

“Yeah, dan sangat besar.” Sooyoung menambahkan. “Kau seharusnya berhati-hati dengan Sunny. Dia terlihat seperti seorang peneror mengerikan!”

“Aku pernah mengetahui peneror yang lebih mengerikan dari itu..” ujarku diiringi tawa ringan. Taeyeon menggenggam tanganku sebelum menghela nafas lagi untuk kesekian kalinya.

“Kalian benar-benar harus membereskan semua kehancuran ini..”

“Aisshh! Baiklah direktur, kau sudah mengucapkan itu untuk yang kesepuluh kalinya. setidaknya, biarkan kami menikmati pagi ini..” Yuri merajuk kesal. “Bagaimana dengan berjalan-jalan sebentar, chagiya? Suasana di sini sungguh indah. Aku ingin mengambil beberapa gambarmu di tempat ini?” Yuri menoleh kearah kekasihnya yang kini tengah termenung, kemudian Jessica tersenyum dan mengangguk perlahan.

“Tempat ini sungguh indah, Taeng..” Jessica bergumam kecil, melontarkan pujian itu pada Taeyeon.  “Maafkan kami telah merepotkan..”

“Ah sudahlah, Sica-ah. Kita terbiasa merepotkan direkturmu sejak dulu..” Sooyoung menyela ucapannya dengan antusias yang terlihat berlebihan. Aku tersenyum kecil merasakan euforia yang terasa benar memenuhi ruangan ini. Gadis-gadis ini terlihat bergembira, mungkin melepas kepenatan dari kesibukan kota telah membangkitkan mood mereka. “Fany-ah. Sesekali kita harus pergi berbelanja bersama..”

“Benar! Aku akan sangat senang berbelanja bersamanya!” Sunny memekik histeris dan menepuk kedua tangannya. “Aku benar-benar ingin tahu seleramu dalam memilih pakaian! Aku tidak percaya bisa melakukan ini..”

“Tentu saja…”

Pada saat yang bersamaan, aku dapat merasakan ponselku bergetar.

Seohyun?

Aku bergeming sejenak, hanya dalam beberapa detik yang serasa seperti selamanya. Tidak biasanya Seohyun menelponku, terutama di hari yang sepagi ini.

“Siapa itu, Fany-ah?”

Taeyeon mengerutkan keningnya, aku memberi tanda untuk diam dengan jari telunjukku. Dapat kurasakan ruangan terasa begitu hening. Sebelum aku mengangkat telpon itu.

Tidak ada yang dapat kudengar dengan jelas, selain isak tangis. Isak tangis yang begitu familiar.. aku memiliki firasat buruk tentang hal ini. Karena hanya dalam sekejap saja kepanikan menyergapku mendengar Seohyun menangis, aku yakin. Ada sesuatu yang tidak beres di sini.

“Umma..” Seohyun menghela nafas berusaha menenangkan dirinya. “Telah tiada..”

Euforia itu kini telah hilang, lenyap tak berbebekas. Tertelan oleh berita duka yang begitu mendadak. aku tidak dapat menahan air mataku mendengar tangisannya yang begitu pilu. Aku menarik nafas beberapa kali, berusaha membendung air mata yang akan segera membasahi wajahku. Tidak sepantasnya aku menangis, Seohyun membutuhkanku.

“Seo.. aku akan segera kesana sekarang juga.”

“Aku sangat takut, Unnie.”

“Seo, tunggulah aku. Aku akan berada di sana dalam beberapa jam.” Aku menutup telpon dengan tergesa dan menoleh kea rah Taeyeon. “Kita harus ke rumah sakit sekarang, Taeng. Seohyun membutuhkanku..”

“Siapa itu?”

“Asistenku. Aku akan menjelaskannya nanti, kita benar-benar harus berangkat sekarang..”

“Bisakah kami ikut?” Sooyoung bertanya padaku. “Minimal aku bisa membantumu menghiburnya?”

Aku menggeleng lemah. “Maafkan aku, Soo. Kurasa gadis itu tidak membutuhkan keramaian saat ini.”

OoooooO

Usahaku untuk mati-matian menutupi kepanikanku, tidak begitu berhasil kurasa. Karena kini dapat kurasakan, Taeyeon mengemudikan mobilnya seperti orang gila. Aku bahkan tidak mampu lagi menatap keluar jendela, pepohonan berkelebatan dengan sangat cepat, hingga aku merasa mual ketika menatapnya terus menerus. Tanganku mencengkram jok dengan erat, berusaha meredakan ketakutanku, panik dengan keadaan Seohyun, juga ketakutan atas kegilaan Taeyeon mengendarai mobil ini.

Dia nyaris menabrak palang untuk masuk ke dalam wilayah rumah sakit jika saja tidak menginjakan rem. aku menghela nafas lega ketika Taeyeon memarkirkan mobil tanpa sedikitpun menyebabkan korban jiwa atau menabrak kendaraan lainnya. Aku akan memarahinya untuk hal ini, nanti.

Derap langkahku terdengar begitu jelas, menelusuri koridor rumah sakit yang terasa sunyi, hingga suara sekecil apapun akan menimbulkan gaung yang tidak biasanya. Seluruh nuansa putih ini serasa mencekiku, aroma obat-obatan membuatku mengernyitkan hidung beberapa kali. Aku benar-benar tidak suka suasana tempat ini.

Sudah beberapa kali aku mengunjungi ibunya di rumah sakit, bukan hal yang menyulitkan untukku, segera bergegas ke sana. Taeyeon berusaha mengimbangi langkahku yang tergesa.

Kulihat Seohyun termenung di ujung koridor sana. Di atas sebuah kursi tunggu berwarna hijau kusam, dan sedikit pencahayaan dari jendela kecil yang terletak tidak jauh dari tempatnya duduk. Dia tidak menangis, hanya menatap nanar kea rah dinding putih di hadapannya. Aku tahu, dia sangat terpukul. Menyadari hal ini, hanya membuat hatiku terasa sakit.

“Seo..” ujarku dengan lembut. Mengusap bahunya perlahan.

“Umma..” hingga setelah kata itu terlontar, dia terisak, menangis histeris di dalam pelukanku. “Aku bodoh! Seharusnya aku menjaga Umma kemarin malam. Aku meninggalkannya, Unnie. Ini semua salahku..”

“Tidak ada yang bisa di salahkan, Seo.. ini bukan salahmu.”

Taeyeon terdiam, mengerti dengan situasi yang tengah terjadi, aku merasakan dia menyentuh bahuku. Mengambil tempat di sebelahku dengan perlahan, hampir tidak menimbulkan suara sedikitpun.

“Ini salahku.. orang itu tidak akan mungkin masuk ke sini, jika saja aku menjaga Umma kemarin malam..”

“Orang itu?” aku menyipitkan mataku, “Apa maksudmu?”

Aku bergeming, karena dalam detik itu, rasa janggal menelusup di dalam hatiku. Sesuatu yang membuatku merasa sangat tidak nyaman. Firasat buruk ini.

“Kematian Umma..” Seohyun terlihat menenangkan dirinya, tidak begitu berhasil kurasa, karena tangisannya kembali pecah di dalam pelukanku. “… ada seseorang merencanakannya. Mencabut jarum-jarum itu dari tubuhnya, jarum-jarum yang membuatnya tetap hidup..”

“Fany-ah, ini tidak mungkin..” Taeyeon berbisik lirih di telingaku, aku tidak tahu apakah dia merasakan ketakutan yang sama. Yang jelas, aku merasakan ketakutan itu. ketakutan yang diluar kewajaran. Sesuatu yang pernah kurasakan, dan begitu familiar buatku.

“Kau harus melaporkannya ke polisi, Seo. Ini benar-benar kelewatan..” ujarku lirih, berusaha meredakan ketakutanku yang tidak beralasan. Ini tidak mungkin peneror itu. tidak mungkin.. tidak masuk akal. Seohyun tidak ada hubungannya dengan semua ini.

“Polisi tidak akan mengembalikan Ummaku seperti dulu, Unnie..”

“Tapi minimal, polisi akan menangkap orang sialan itu sehingga dia tidak berkeliaran!” Taeyeon berkata dingin padanya. Aku dapat merasakan ketegasan itu dalam nada suaranya. Aku tahu, ada sebersit ketaktuan. Yang sama besarnya dengan ketakutanku. “Jangan bodoh, Seo. Kita akan segera melapor setelah ini..”

“Sebenarnya…” Seohyun menengadahkan wajahnya, “Orang itu meninggalkan sebuah petunjuk. Yang terlalu di sengaja..”

“Petunjuk?”

“S-sebuah mawar putih..” Seohyun mengeluarkan sesuatu dari dalam saku jeansnya. “Dan kertas ini..”

Mawar putih?

Tidak dapat kupungkiri, jantungku berdegup cepat. Rasanya hampir membunuhku saat itu juga. Ini tidak mungkin peneror itu. kenapa dia harus melukai Seohyun?

Mawar Putih yang bersih, aku begitu dekat. Saat pintu berderit, kau akan menjerit. Sudah siapkah menantiku? J

Tanganku terasa lemas, ketakutan menguasaiku. Wajahku berubah pucat pasi. Tanpa kusadari kertas putih itu lolos begitu saja dari tanganku.

Menanti…

“Surat itu untukku, Taeng.. untukku.”

OoooooO

Taeyeon POV

Kegelapan menyelimuti suasana detik ini. aku mengendarai mobil, berusaha mengabaikan tanganku yang gemetar sedari tadi. Meredakan ketakutan yang begitu besar, mendominasi hampir sebagian besar pikiranku kini. Mobil melaju perlahan, melewati pinggiran kota yang sepi. Hampir tidak ada seorangpun yang kutemui sepanjang perjalanan.

“Kita akan membawanya ke rumah, bukan?”

“Maafkan aku, sayang. Kita akan membawanya ke rumahnya..” bisikku lirih. Aku tidak mengenal Seohyun, dan kurasa akan jauh lebih baik darinya berada di rumahnya sendiri. Rumahku mungkin terlalu jauh dari rumah sakit. Akan sangat menyulitkannya untuk kembali mengunjungi jasad ibunya yang akan segera di kremasi besok pagi.

Tiffany terdiam. Dia tidak banyak berbicara sedari tadi. Aku menggenggam tangannya, memberinya kekuatan sebesar yang kubisa.

“Kita akan ke kantor polisi besok pagi..” Tiffany menepis tanganku. “Aku akan melakukannya, Fany-ah. Apapun yang akan kau katakan. Aku tidak perduli dengan wartawan sialan itu. aku hanya perduli dengan keselamatanmu.” Aku akan melakukannya tanpa dia harus mengetahuinya jika perlu. Apapun selama aku bisa menjamin keselamatannya berada di tanganku. Demi Tuhan, aku tidak akan membiarkan sesuatu terjadi pada gadis ini.

Tanpa kusadari, mobilku kini memasuki gang sempit yang akan mengantarkan kami ke rumah Seohyun. Seohyun terlihat lelap dalam tidurnya, entahlah, mungkin semua hal ini membuatnya kelelahan. Meringkuk di dalam mobil, terpejam tenang. Aku hampir merasa tidak tega untuk membangunkannya.

“Seo? Bangunlah, kita telah sampai di rumahmu..” Tiffany mengguncang sedikit tubuh Seohyun. Dia menggeliat perlahan dan membuka matanya.menyadari bahwa kami berada di lingkungan rumahnya kini, dia hanya tersenyum kecil. Hampir dapat kurasakan isakannya yang lirih.

“Gomawo..”

Dalam kegelapan malam yang mencekam di tempat ini, aku melihat tubuhnya berjalan hingga menghilang jauh dari pandanganku. Memasuki sebuah rumah kecil yang terlihat sederhana. Sangat sederhana.

Tiffany menghela nafas, sebelum kembali termenung menatap keluar jendela. “Aku takut. aku ketakutan..” gumamnya. Hanya seperti bisikan di telingaku.

“Aku dapat merasakannya.”

Jika saja aku bisa menemukan siapa peneror sialan itu.

“Taeng..”

Tiffany bergeming, seperti mengingat suatu hal yang begitu penting, aku memelankan laju mobilku. Menatapnya tanpa mengerti arti di balik ekspresi wajahnya.

“Kau tahu dimana Hyoyeon? Aku tidak melihatnya sejak semalam. Sejak pesta kecil itu..”

To Be Continued

OooooO

Cuap-cuap author: Eufh. Seperti yang gue bilang, di beberapa chapter kedepan, konfliknya akan berpusar di Hyoyeon dan peneror itu. atau mungkin, kedua orang yang sama. Hakhakhak. Entahlah. Eniwei. Sorry ya dua minggu kemarin gue gak sempet balesin komen-komen, jadi Cuma komen secara general. Gue akan balesin komen temen-temen di chapter lalu.

meLLo: iyaaap. Makasih ya mello udah berkunjung. Hehehehe…

krystalized: Memang! Memang mereka luar biasa. Hahaha. Iya makasih ya, ternyata taeny momentnya lumayan bikin semeriwing. Wah dasar kamu, sakit aja senengnya baca yang ginian.. ckckckck.

Cittin Christine: Namanya juga antagonis. Hehehehe. Betewe, rahasia hyo benci sama fany nanti bakal kukasih tau di deket-deket ending. Sabar ya Christine.. J

Kimtaeyeoung: pesta kecilnya malah jadi antiklimaks. Hehehe. Sengaja ngelarin masalah cinta segitiga mereka dulu, setelah itu author akan fokus ke si hyoyeon dan peneror. Aih, pujianmu bikin author tersanjung. Makasih ya udah berkunjung..

Kikyo: tenaaaanng.. hehehe. Makasih udah berkunjung..

rainy: emang piso dapur setajam apa sih rain? Haahahaha. Eh makasih loh kritikmu kemarin, aku jadi dapet masukan bagus. Ngeknghekngheknghek. Dasar tukang kredit panci..

mushroom: eh cara bikin emo love gitu gimana sih? *norak, gak nyambung!* hehehe. Abis penasaran dari kemaren sama komen kamu ada emo lovenya gitu.. hekhekhekhek.

SJHLocksmith: Pasti supriiii!! Sebentar lagi kita kolab yaaakk. Hehehehe. Eh, lo masih kecil, jangan sok2an bikin yadong deh. gue kan udah dewasa, diatas umur. weeeeekkkk

Renitasone: pasti! Makasih ya udah berkunjung.. hehehe

ika_Taeny: hahahahahahaha..

Muthyara Sang Fanytastic Aflover: wooooggghhh.. bukan. Hahaha. El kan wanita sibuk. Hahahaha.. enggak lah. Pokoknya ada di antara pembaca. Nanti ya, kalo udahmo keluar aku kabarin lagi. J

Pattykrabypatty: sip. Makasih ya udah berkunjung..

soshilovestoryfanfic: unniiiieeeee.. heheh kan diajarin unnie. Hehe. Sip sip. Makasih ya unn udah berkunjung..

Jeje: GENBEN? IYALAH HAMIL! Hahahahaha. Orang udah sampe ngapa=ngapain gituuuhh! Makanya aku gak bikin genben, soalnya entar jadi nambah cast baru bingung! Hahahahaa. NC mah nantiiiiiiii…

Yulsictaenyjjang: yeaah. Pake bingung. Hehehe. Makasih ya.. yulsic lagi in progress nih.. J

Kwon ria: RIIIAAAAA// hehehehehe.. ya abis gimana, kalo ahjumma yang ganggu kan rada humor juga. Hehehe. Makasih y aria komentarnya, seneng deh ria sekaran gudah bisa komen.

arin_arindah: ada sesuatu.. sesuatu yang sangat rahasia.. *muka misterius*

wiyulsic: jaaaaanngggaan, jangan joget, entar kamu patah pinggang. Kan udah tua.. *digampar* hahahaha. Enggak lah, kalo gak ada konflik malah jadi blenek nanti. Manis semua.. hahaha. Kan manis pait asin, asem. Itulah kehidupan. Ngok.. makasih ya udah berkunjung chingu.

soshiff9 (Sasyaa95): LO GILAAAAA KENAPA PARAGRAPNYA DI KUTIP LAGI DISNIIII?? GUE YANG BACA KAN MALU BEEEEBBB. Hiks. Malu tauk bikinnya. Eh. Bikin laporan apa berimajinasi lo??????? Huuuuhhh???

TaeNyByun: keakurannya gak bertahan lama chingu. Liat deh, beberapa chapter kedepan *senyum licik* Hyo keknya pulang lewat pintu belakang dah. Coba dah kamu cek dah, keknya nek pesawat sukhoi dia. ngikngikngikngik. Makasih udah berkunjung, ditunggu chapter depan ya chingu.. hehe

shiksin937: adah. Kawinin? Emangnya dia… MAU DIKAWININ KAMUWH????? Hakhakhakhak. Mending hyo buat aku aja deh. aku padamu jugaaa.. emuah. Makasih ya udah berkunjung..

soft: iya, kek pake pemutih luntur-lunturan. Makasih udah berkunjung ya soft. Hehe. Ditunggu chapter selanjutnya.. J

taetae_fun: dia gak Cuma misterius tauk, tapi dia sibuk luar kuadrat. Hahaha. Enggaklah, aku pasti nyari temen yang sesama pengangguran kek aku. Seangkatan maksudnya, biasanya lulus-lulusan gini kan pada nganggur tuh. Hakhakhak..

chille: bentuuulll. Kita nantikan part-part selanjutnya. Nanti bakal aku jelasin kok/. Hehehehe. Makasih ya udah berkunjung lagi.. J seneng deh dipanggil dek roti. Aku berasa mungiiiillll. Btw, hngk. Tenang, aku udah persiapan buat yulsic ini. semoga daebak. Heheheh. Ditunggu ya..

lleeatackeys: eeeiihsh. Si lea main. Hihihihihi. Pengen apaaaaa?????? Iya di skip, entar aku malah jadi penulis mesum lagi. entar di laporin ke kak seto kan gawat juga. Hahaha. Makasih ya udah berkunjung..

nie_taeny: tapi emang fany punya bapak? Aduh. Bodoh. Aku aja gak kepikiran dia punya bapak atau enggak. Kamu bikin aku galau deh. salamr oti jugaaaa.. hehehe. Makasih ya udah berkunjung..

kassi_TaeNyshipper: emaaaannnggg… makasih ya udah berkunjung..

Agku Via: VITAMIN? VITAMIN APA?? *gak nyante* hahahahaha. Makasih udah berkunjung.. soal identitas peneror. Nanti, disimpen buat klimaks.

atikakita: ahahhahahahaaha. Kamu tauk aja dah, aku demen juga sama taeny momentnya. Beneran nih. Komit nih, chapter depan gak banyak taeny moment. Konflik konflik konflik. Apa aja lah. Tapi yang jelas, berbagai rahasia bakal segera kebongkar..

mrz_love_taeny: iya, dia mah gak ada puasnya. AAAAH AKU JUGA MAUUU. Mau punya pacar secakep dia, seunyu dia. hahahaha. Gak drama, Cuma konflik. Konflik ala sinetron rc*i. hakhakhakhakhak.. makasaih ya udah ebrkunjung..

YS_addict: iya, gue mo bikin sequel yulsic, kenapa, masalah buat looooo???? Haaahhh?? *peluk dian* hikhikhik.. gue lagi kepikiran neh . lo sensitif banget sama hal-hal yang bikin gue galau dengan cerita ini.. iya kapan dia jadi artis lagi. gue sih rencananya begitu semua konfliknya kelar.. jadi pas tamat gitu.

estibex: SIAPA??? SIAPAAAAAAAA????euh. harusnya gue gak ngasih banyak clues di part ini. sebelh..

Yunjae drarrysasunaru: aduuuhhhh maluuuuu. Aku yang maluuuuuuu.. apaan nih gigit-gigit bibir.. *digaplok readers* makasih ya udah berkunjung chingu.. J kapan2 aku mo main ke fandom kamu akhhhh.. tapi snsd jadi antagonis.. hiks…

TaengLuv U: huakhahahahahaha.. makasih udah berkunjung..

Rii: emang kenapa kalo Seohyun? Tapi kan seohyun innocent banget yak? Kita liat nanti ya chingu.. heheheheh. Siapa yang bakal jadi tersangkanya. Makasih ya udah berkunjung..

Kwon Eya: Eyayaaaaaaaaa.. kok telaaattt? Sibuk pacaran neh pasti. Hehehehehe.. alasan hyo nanti akan dijelasin di belakang-belakang eya. Ditunggu part-part selanjutnya yaaa. Hehehehe. Makasih udah berkunjung lagi…

Ken-TaeNy Hwang: malah jadi anti klimaks; hehehehehe.. makasih ya udah berkunjung…

navy99blue: makasih ya, seneng dah navy berkunjung.. hehehehe. Denger rumor nih soal cerita kamu dari beberapa reader. Katanya ffnya daleeeeemmmm.. tunggu aku di rumahmu!!!! *kibar bendera*

Koppendt inmyheart: emaknya si Seooooo.. hehehehe. Iya. Banyak teka teki silangnyayak. Tenang di beberapa chapter kedepan akan dibongkar semua kok chingu. Ditunggu yaa… hehehe

Cho soo kyo: ada alasannya tentu aja. tenang akan dibongkar.. makasih udah berkunjung..

Bloxtwins: iya. Point-point yang kamu bikin tepat banget chingu. Emang itu konflik-konflik yang belum terselesaikan. Tenang, chapter-chapter selanjutnya akan terbuka satu-satu. Makasih ya udah berkunjung.. hehe

Windyhairista: enggak. Kamu gak diundang. Kelupaan. Yeeeeeeee…. Hahaha. Makasih ya udah berkunjung chingu.. J

holyangem0n: aaaaaaiiiihhh gitu gituan melulu deh. hahahaha makasih udah berkunjung chingu..

hytae: hehehe makasih ya hytae kamu udah berkunjung, malah komen lagi. hehehe.. yulsic nya Cuma clues2 dikit nih. Buat teaser aja di sequel yulsic nanti. hehehehe

taengppany: EEEEEUUUUH. Tebakanmu yang soal ibu seo tepat banget. hehehehehe.. aih. Jadi sebel nih kalo punya pembaca kritis gini. Jadi nulisnya kudu muter otaaaakkk. Hahaha. Makasih udah berkunjung yaaa…

Nus0ne: makasih udah berkunjung lagi yaaaa.. ehehehehehe. Lepas beban tuh kamu keknya abis UN. Hahaha.

Kwon_gorjess.spazzer: heh. Emagn roti aku ngandung ganja? Ampe bikin stamina jes lagi? ahahahaha. Ditunggu chap selanjutnya ya  chinguuu. hehehe

rani: halo rani, makasih ya udah berkunjung.. hehe. Sip sip

Kungttadadak: hahahaha. Makasih ya udah berkunjung chingu..

siLent_Reader: kayaknya harusnya aku kasih warning ya dichapter lalu. Abis kupikir sekelebatan aja, nanti aka nada satu chapter lagi yang diprotect rencanaku. Haaaahh. Enggak. Gak pake rated M. hehehe. Makasih ya udah berkunjung..

JungHi: sssiiiippp. Makasih ya udah ebrkunjung..

Sunshiner: iyalah, namanya jgua taeny. Biasaaaaaaaaaa… hahahahaha

el datang loh!: EL DATENG! Hahahahaha. Senengnya, cewek misterius ini berkunjung.. hngk? Gerinda listrik? Gak salah tante???? Itu apaan ya gerinda listrik? Hehehe. El nanti sequelnya dibaca ya, semoga kamu suka deh sama sequel yulsic yang kubuat. Hehe. Makasih udah berkunjung btw..

ryne#s0ne: yanto sombong. Udah punya soulmate sombong. Benciiiiii/. *diluar konteks*

‘rusa’:  siiip. Sequelnya memang positf jadi. Makasih ya deer udah berkunjung ke blogku ini. hehehe.. mereka kan kumat-kumatan gituh..

Pee: makasih ya pee udah berkunjung dank omen di semua chapternya. Hehehe *hug* seneng dehhh. Ditunggu part-part selanjutnya ya.. semoga kamu suka..

ggab_yul: rahasia. Rahasiaaaa.. hehehe. Ditunggu ya chapter-chapter selanjutnya..

OoooooO

Uffffhh. Okey. Gue akuin, chapter ini banyak Taengsic. Tapi kan konteksnya udah bukan pacaran lagi. hehehe. Makasih ya teman-teman yang udah berkunjung dan meninggalkan komen. Betewe, ditunggu part-part selanjutnya, semoga kalian gak bosen untuk terus ikutin ceritanya yaaaa..

O yeah, ditunggu juga yulsicnya. Lagi in progress neh. Oke sekian dari roti

Gue mo cabut dulu ah..

Salam roti!

Advertisements

78 thoughts on “Accidentally Love (part 12)

  1. kenapa aku malah ngerasa penerornya seo ya,jd makin penasaran ma identitas penerornya…ga sbar nunggu part berikutnya…salam roti ヽ(^。^)ノ

  2. Gak sia” 1 minggu menggalau nungguin nie ff, tpi krank bkin pnasaran lgi..

    Aigo~ apa yg d lkukan yulsic d dpur’a taeng yak?? 😛

    jdi wnita tua yg d chap kmaren tuh umma’a seohyun? Aqu pkir umma’a Fany..
    Sypa sich sbner’a pneror’nya? Msa iya hyoyeon?

    Lnjut..lnjutt..
    Slm roti 😉

  3. jahat sampe bwa2 eommanya hyunnie sgala..
    kshan bgt sm hyunnie..
    itu si rusa blm kenal hyunnie ya?
    ughh

    waow mmg smalem yulsic ngapain aja sampe paginy d sidang gtu?
    hihihi

    sapa sih penerornya?
    jahat bgt.
    pengen kujambak dan kujedotin deh.
    emosi.com

  4. Hyo benar2 mencurigakan
    #usap2 dagu kaya detektif…
    *plakk

    kenapa ga di lihatin tuh adegan yulsic nya..hehehe
    : )’ #otak yadong..

    Bagus lah unnie, aku tunggu part berikutnya sabtu depan…
    SEMANGAT !!! buat marisa unnie yeyeyeah.,.

  5. Wow….makin panasaran q ma siapa si peneror itu…dan apa alasannya….
    Jagan lama ya author abdetnya…
    Oke ditunggu kelanjutannya….!!

  6. hwaa !!! TaeNy sweet moment disini kaga terlalu banyak,
    tapi diganti sama TaeNy tegang moment (?)
    bener2 tegang bgt endingnya
    untung ppani waktu dapet petunjuk mawar putihnya kaga pingsan, tapi pasti syok berat tuh
    penerornya argh!! Siapa sebenernya lo

  7. ya ampuuuun..makin sini konfliknya makin menegangkan..!!
    skrg umma nya seo yg jd korban.
    msh ada kah korban selanjutnya?
    ANDWE…!!
    jgn smpe org2 trdekat fany jd korban.
    ntar malah bikin fany mengisolasi(?)diri dr lingkungan sekitar~apabangetlahnibahasanya
    hm g mw nuduh hyo lage yg jd peneror.
    makin sini kelihatan yg jd peneror bisa syp aja,bkn hyo aja yg trsangka.
    apakah ni chingu mw mengecoh para readers yaaa?
    wohoho~
    dtnggu lanjutan nya

  8. bgus alurny perlhn tp pst….we pnsran am motif si peneror n bs g kira2 si penerornya ternyt bkn yg we sangka#ini ide aj….sok tau ni we,,,he6x,
    Oke ditggu kelnjtanya

  9. Yoong sdih bgdt sih gk ad pasangan? Ma aq aj ya? Hee
    yah taeny kok gk ngjak aq sih ngintip yulsic d dapur,, hihi yadong kumat
    omo.. Kok kek ny si seo mngerikan yah, gk tkut gt dy ma peneror ntu? Ap jgn2 seo penerorny tp part kmrin kek laki2, eh gk tw ding.. Hihi
    penasaran author, lanjut ya..

  10. idiih prtyaan ffany sma ky aku,,,baru azz aku mo tnya ke taeng dmna hyo… @Lhooo,,gkgkgk @wadeziig…

    yaa ampun pneror itt bner2 dehh,,mngkinkah itt hyo thor??

    Hah…kmesraan mreka ga kn brlangsung lama… andwee….

    Waaaahh app yg dilakukan Yulsic yaa….. mo ngintip v kya y udahan…. knp diskip sih thor gkgkgk…

    Lanjuutt deh… Ktemu mnggu depan !!!

  11. idiih prtyaan ffany sma ky aku,,,baru azz aku mo tnya ke taeng dmna hyo… @Lhooo,,gkgkgk @wadeziig…

    yaa ampun pneror itt bner2 dehh,,mngkinkah itt hyo thor??

    Hah…kmesraan mreka ga kn brlangsung lama… andwee….

    Waaaahh app yg dilakukan Yulsic yaa….. mo ngintip v kya y udahan…. knp diskip sih thor gkgkgk…

    Lanjuutt deh… Ktemu mnggu depan !!!..

  12. Itu sapa sih penerornya suer dah klo udh ketauan sapa yg neror pingin nonjok tuh peneror deh*kejam*bikin gregetan aja masak iya seo yg gk tau apa2 jd korban jg
    tp seneng dah wkt d rumah taeng smua pada baik2 aja smua masalah udh clear tinggal ini aja sapa culpritnya
    nice chapter thor ^^b

  13. jangan2 penerornya seohyun#plak
    tpi semakin lama petunjuk2nya mengarah keseohyun#plak

    klo beneran seo penerornya.kira2 alasannya apa?#think

  14. Yulsic mencurigakan??
    Dan sangat penasaran ma penerornya aduh author bener2 bikin penasaran abiiiiz +galau nunggu lanjutan ff’y..galau ngin cepet2 sabtu n baca lanjutan ff author..
    Author emank jjang buat reader galau hehe

  15. taeny liat yulsic lg ngapain tuh pura”dak tau.,hihi
    makin menjadi aja th si penelor mlh bunuh umma nya seo lg kjm bnr
    ky nya ffany mulai curiga ama hyo dah..
    Mdh2n cpt ketangkp tuh pnjahat..

    Thor puas bgt bc nya pnjang bhsa nya mkn asik
    keren thor

  16. kembali menegangkan…
    sipeneror kejam amat..masa seo mesti kena imbasnya sih..dy kan gk salah apa2…
    lanjut chingu…
    🙂

  17. Akh,,pdhal lgi anget2nya..Dgnggu ama brta kyk gtu..
    Siapa sih peneror sbnernya??
    Dugaan prtamaku jdi slah kan…

    Sherlock…roti,,Mungkin aku hrs nelpon shine deh,biar bsa ngebntu cri penerornya,,,OwO

  18. wkwkwkwk authornya kayanya lg happy nih waktu ngetik ceritanya…

    wah kasiannya umma seohyun, kenapa dia harus m*** sih?
    hahaha… *drama mode on*

    okelah thor, tulisan ente slalu the best lah, ane ga bakalan banyak bacot n aku ga mo komen masalah bobot, ntar nyasar ke kutu badak lg, kapok aku… cuma nih thor, scene pengalihannya ga berhasil, tp fungsinya nya tetap lah. hahaha..

    oke thor, ku tunggu next chapter, Semangat…!!!!

  19. Rotiiiiiii……[q tlat lg yak?] zbnrny td pngn jd y prtama. Tp pa daya,ruja bka hpe trz m0w mlai bc ff km dsela2 kzibukanq y menggila ahr2 ne[caelah, gya gue] uda hrz kganggu lg. Bukan! Bkn zbuk pcaran y pzt. U kn0w,ahr2 ne q tb2 ddaulat jd SuPri bony0k gw & q pqir jrakny uda sjajar ma kliling Indo x yah,zking tiap hrnya hrz ngnter kxana kmari. Fiuh,q bnr2 cpex roti! **maw pjitin?
    Tp untg,ff km dtg n mmbriku pncerahn & menguapkn sgala kelelahnqu. Uhuii….
    Aiih,cnenknya ngliht mrka ngmpul gt. Ikutan dunk partynya! Bleh yah!
    Aish,yulsic g taw t4 d. Mza bgituan ddpr c. Kn g aseek. Mnjm kmr tæng napa?
    Hyunie,kcian se x km nak. Zbr yah! Bntr lg pzt km akn ktmu ma org y bz bqin km bhgia. Iyakan roti? *wink!
    Mwar ptih lg? Hah,t pzt c pneror glap t. Hyo kan? Pzt dy. Scr dy tb” ngilang gt. Lanjut r0ti! Jdwal apdetnya dtmbh dunk!

  20. Nah,kan! Hyoyeon! Hyoyeon!!!!!!!!
    Hahaha masih agak bingung sama TaengSic ckckckck.. Update soon,eonn.. Penasaran nih.. Hwaiting!

  21. annyong thor,,
    kenalin gw reader baru,,n baru ja nemu WP neh,,,
    seneng bgt byk taenynya…
    wahhhh…
    wlopun blm baca smua,,part2 accidentally love,,
    tp aq ba baca smua yg one shoot or two shot..
    sungguh aq terbuai dgn melody cerita yg mengalir manis,,(heehehe..lebay yahh ^.^)
    sdkt nyesal np baru nemu WP ne skrg…T.T
    oke deh,,aq mw lanjut baca dlu ya thor,,
    sepp,,lajut dehh…

  22. Woaaah semalem yulsic ngapain ?? Pengen lihat dong hahahaha^^

    Sbnernya aku ‘sedikit’ curiga bhwa pneror itu adlh hyunnie tp ga mungkin deh masa hyunnie tega ngebunuh eommanya sndiri (-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩__-̩̩̩-̩̩̩-̩̩̩)
    Kalo hyo bisa jadi juga sih tp ga tau ah
    Hanya AUTHOR yang tau hakhakhakhak~xD

    Update soon author
    You are the best
    Hwaiting (ʃƪ´▽`)

  23. Tarjooo, gue gak sombong tau*manyun*

    jiah, di chap ini gak ada taeny NC lagi? ><
    *reader kecewa*

    hm, gue yakin seo tuh penerornya, tp knapa hyo juga ngilang ya, apa jangan2 dia kencan sm nicole? *plak #kluar jalur crita -.-

    di tunggu aja kelanjutanya,
    semangat jo.. ^^

  24. bentar ini chapter 12? BERARTI NEXT BAKAL ADA ~yuhuuu 😀 hmm..well ceritanya rada hhmm *forget it
    itu si hyo kah yg berulah? perasaan chapter sblmnya hyo pernah neror fany pake mawar putih jg kan…HYO NGAKU LO!! YG GENTLE DONG!! /sigh hehee

  25. Wow…tu yulsic ngapain d dapur taeng ampe mendesah” gtu.kkkk
    Ih gila tu peneror ampe seohyun d bawa” jg.trus hyo jg misterius bgt.makin penasaran ma ff ni.

  26. Wah jangan2 hyo yg nglakuin tuh… Kasihan hyunnie,,,segitu ngfan’y kah soosun kefany,mpe rela ngejual rumahnya…akhrnya yul bisa mndpatkn hati sica,jd taeny aman deh….ayo dilanjut chingu….

  27. Akhirnya yulsic jadian >.<
    Kasian hyunnie, eomma'a meninggal 😥 Kenapa eomma hyunnie harus jadi korban hyo?? Kan dia gak ada hubungan apa-apa ama fany.
    Bagaimana ya sikap taeng kalo tau peneror itu hyo, apa yg ia perbuat?? Mana yg dia pilih, sepupunya hyo atau kekasihnya fany??
    Ditunggu lanjutannya

  28. Terserah dah siapa tu peneror, yg penting kalau udh ketahuan, saya dluan yang akan bijekkk2 tu orng…hahaha

    Tiffany ngotot niyeee, klau adegan Taeny tu lebih Waw dbanding YulSic.. LoL

    dtunggu klanjutan nya.. YAAA ROTTIHHH..

  29. benerbener deh thor , itu peneror ngebuat aku GONDOK!! Siapa si sebener’a tuh peneror?? #suapAUTHORbiarngasihTAU
    kekeke~~
    aduh itu yulsic ngapain didapur #masangmukaMUPENG xxx
    huh bener juga ya thor si HYO kemana tuh ngilang gtu aja , bersemedi kaliyah? Plaak #dikejarkejarSONE
    wah author ngajak ribut nih … Hahaha aku masih MUDA tau,hehehe 🙂
    SEMAMAT KAKA 😀

  30. fuuhhh, nice party yaeeehh .
    hahahaha

    taeng kayak kelaparan, fanynya dipinjem soosun semalem suntuk .
    itu yoong kerjaannya masak mulu ye, tumben inget panggil yang laen buat makan.
    awkawkawkak

    taengsic, hmm gw kira pas dance . bakal muncul lagi perasaan2 yg lalu.
    ternyata tidak, syukurlah 😀

    YulSic, apa yang kalian lakukan di dapur huh ? gw yakin gg sekedar ciuman aja deh kayaknya HAHAHAHA

    omg, seo omma T_T
    kalo diliat dari chap ini yang gg masukin hyo, pasti sebagian besar bakal ngira kalo peneror itu hyo. tapi gw harap bukan.
    dan peneror itu ninggalin inisial kah ” J ” ????

    update soon thor

  31. weiii.,hahaha aku rajin lho buka WP kamu.. Aku reader setia wp ini 😉
    Tiap weekend pasti tak buka *scara kamu bilangnya ngepost tiap weekend. Hehe
    Meeeenn..dalem? Brasa sumur..
    Jadi malu *tutup muka pake poster taeng.. Aku masih harus blajar unt nulis kok
    Terima kasih buat readers2ku yang memperomosikan rumah saya ke author satu ini *kecup
    Wow.. Chap ini dari sneng trus ke sedih.. Suka dengan cara yulsic-taeny nyelesein kasus cintanya. Terkesan dewasa..
    apapun yang taeny lakuin itu unyu.. dan dirimu slalu bs bikin aku senyum tiap ama momen mereka. Hehe

  32. AIGOOOOOO!!!! Yulsic ngapaint tuh di Dapur??0.o
    Kurang anjriiittt!!!! sapa pula yang berani mncabut jarum2 eomma Hyunnie..Aisssh kasian ama Hyunnie *Hug Hyunnie*#Plaaaak(d gampar Someone) Ahahahahahaha 😉
    Ayo Taeng laporin aja ke Polisi, atau mau ke dukun dulu jg boleh#Plaaak.Ahahahaha 🙂
    Coba Yoong dah kenal ma Hyunnie, bisa di hibur tuh. . . .#NGAREP!!!
    Segera di lanjut ya Roti. .

    YUK DUNK!!!

  33. udah seneng tuh tuh ye pasangan TaeNy sama YulSicakur~ eh tau nya si peneror dateng lagi-________- asdgsdfgafgadfagd apa bener si hyo yak yg bunuh emak nya seo O.O tapi firasat ane si peneror kayaknya antara seo sama hyo deh #nebal ala paraAbnormal-_-

    wkakwkakwkakwk itu gampang kok bikin emot ♥ XD
    caranya: pencet Alt+3 (barengan pencet nya)

    *angka 3 nya di numlock yg disebelah kanan,terus pastiin num lock nya aktif XD kekekeke~

  34. hayooo yulsic ngapain tu di dapur tae……..!!!! bnar2 dah ni si peneror, sini klau brani lwan gue….!!!!! hehehhhehe

  35. kyaaaaaaaa ketinggalan ~ ketinggalan
    lama ga update FF ini , terakhir baca yang part 6 , ternayata udh ketinggalan banyak T.T makin kesini makin mesra banget taeny nya xd hihihi , sebenernya pas awal” sempet curiga ke sica yang jadi peneror itu , nah sekarang malah curiga ke hyo .. atau jangan” author sendiri yang jadi peneror nya hihi #plak
    ga sabar nunggu sequel yulsic nya :3
    lanjut chingu , mudah”an ending taeny nya menyenangkan xD hihih

  36. Haduhhh…jdi pnasaran nh
    Apa mgkn si hyo yg neror tu ya.tp mga z bukan

    Bwt yulsic .keren tuh bs d “dapur”

  37. asikasikasik YulSic ma TaeNy makin mesra aja…yeyeyeyeye… 🙂

    huwwwaaaaa seobaby jgn nangis lgi,,, 😦 eommanya seo dibunuh yaa???huuuuffff teganya… 😦

    ppany tenang aja kan ada Hero Taeng yg bkl jagain…hehehehe

    Lanjut…Fighting… 🙂

  38. Salam roti..
    Last week is mistake comnt.. Maybe, ud mlm x jd ga konsen comnt’ny 😀
    Ngantuk.com

    kaia ny ne ff ud dkt finish ya??
    Bayang” peneror ny da mkin jls..
    ap mgkn seo kah??? Klo mank seo, dy psti punya alasan yg kuat..
    Tp pas fany tny in kbradaan hyo. Gw jd ragu..

    Mendink nunggu next chapt ny za 😀

  39. roti … sori … gue telat lagi …. huwaaa *nangis guling-guling*
    si hyoyeon itu ganggu banget yak ,,, kaga bisaa liat orang seneng-seneng (Namanya juga tokoh antagonis #plaak) semngka roti !!
    ditunggu Yulsic nya XD

  40. asik,,, akhirnya ada yulsic juga walaupun cuman dikit tapi gak papalah,,,,
    hehehe
    d tggu thor klanjutannya,,,
    HWAITING ROTI!!!!!!

  41. hwoooo..hyunie ko ga d ajak plang krumah taeng, kan kasian hyunie T.T

    pantesan aq ngerasa ada yg kurang waktu pesta..trnyata seo yg ga ada
    hahahaha
    #lupa XD

    tiba” kngen ma yoonhyun bkan yulsic lg
    wkwkwkwkwkwk
    #smaga part selanjut nya seo ktemu ma yoong trus saling jatuh cinta..hahaha asik
    XDDDDDD

  42. diliat dri chapter sebelomnya dgn kutipan “Meninggalkanku, ah, dan jangan lupakan segala penderitaan yang entah mengapa kurasa hanya berasal darinya. Dia benar-benar harus mati…” udah jelas deh itu tuh seohyun..lahh knp seo mau bunuh ibunya, udah jelas bngt deh yg bunuh ibunya seohyun itu ya..seohyun sndiri, but why?!
    sdangkan dia slama ini mau membiayai biaya rs..tp knp? knpa jg dia benci ama fany(klo emg bnar seo pneror itu) sdangkan seo ktemu fany bru aja di cafe..spetinya bkn msalah cinta.trlihat dri kta2 ..” Itu mengapa aku tidak pernah membutuhkan seorang pria dalam hidupku. Mereka hanyalah kumpulan makhluk bodoh yang hanya berpikir tentang hal-hal dengan kelamin mereka. Aku terlalu pintar untuk seorang pria.”…stu2nya alasan seo begitu aku rasa adalah dia seorang psikopat…

    hyo benci ama fany gara2 kalah saing kali yak..mgkin salah paham aja tuh dulunya…
    aku smpt ngirain pnerornya tuh si park jung su loh(leeteuk), belom lgi ada tulisan J tdi dkertas yg dksh seohyun(ato jgn2 autor slah ngetik –“), tp gk jd nuduh teuki oppa lg gra2 seohyun bunuh ibunya…kira2 emaknya fany msh idup gk ya…jgn2 dia lg..(aduh smakin ngarang)… aduhh lama2 otakku miring 90 drjat mikirinnya..
    ah tauk ah gelap..

    thor jgn lama2 ya update nya…banyakin taeny nya lg gpapa thor…. yulsic nya gada jg gapapa*dikeroyok sama yulsic shipper
    wwkwk..bcanda kok..:D
    djamin aku bacanya smpe 2 kali..kekekeke..~

  43. kasian bgt si taeng…rumahnya dibikin kacau ama soosun trus selama party gak bisa deket2 ama fany lg hahaha…

    makin curiga ama hyo nih coz dia ngilang kan pas pesta…
    kasian seo, ummanya dibunuh ama si peneror 😦

  44. Baru tahu blog author td pagi dan langsung membaca seharian,alur ceritanya menarik thor,penasaran apa alasan hyo benci fany ?apa yul serius cinta sica?apa sica menganggap yul pelarian dr taeyeon atau beneran cinta yul ?ahh ditunggu kelanjutan ff ini,author fighting!

  45. Buseeeeettt knp updatean ff ini ga nongol di email ya?yah telat deh taunya -_- aku kira authornya yg ilang, taunya bukan he he

    Fany tenang aja si peneror ga akan ngapa ngapain ko pan ada taeng dan aku yang selalu melindungimu #plak
    Ayo update lagi….update lagi….udh gatel pengen tau kelanjutannya ^^

  46. Lupa ada yg blm aku sampaikan

    Seo tega deh knp umma sendiri di bunuh -,- buset buset mana dia berdalih dengan bilang ada yg bunuh ibunya hehe #masih ttep curiga sama seo

    Knp saya curiga?karena liat background ni WP haha seonya pan kaya yg jahat gimanaaaaa gitu mana dia paling depan lg, berasa petunjuk gitu :p #so tau bgt ya

    Maaf maaf saya banyak omong bgt kayanya

    • “Knp saya curiga?karena liat background ni WP haha seonya pan kaya yg jahat gimanaaaaa gitu mana dia paling depan lg”

      WKWKWKWK
      sumpah bikin ngakakk nih..

  47. Nah mil gue baru komen. kemaren baru di beliin pulsa modem 😀
    Iye kite kolab, gue lagi buat blognya.

    Huh dasar. Umur lo nggak di ragukan lagi, memang udah tua dari sananya.
    tapi beneran loh gue mau bikin NC. tapi tunggu tiga tahun lagi. hahaha :p

  48. sory mar, baru bisa mampir dan komen sekarang.
    bener2 sibuk!!!
    hahaha.. 😀
    tu yulsic ngapain sih???
    eneng eneng waek
    makin bagus bahasamu mar.
    mantap!!!!

  49. Cuplikan YulSic yang bikin greget.. heh lemari!! minggir dikit laa… kakakaka..
    tararengkyuuuu rottii.. nyelipin shipp aku disini.. uhuuuii..
    dan aku suka perkataan jessica -> Kau tahu, anak nakal yang bermain seharian, pada akhirnya akan pulang juga ke rumahnya yang hangat.”

    benar sekali… Jessica adalah rumah yuri.. hohoho..
    dan itu..
    umma seohyun mati??
    aku gak bisa duga si hyo sekejam itu, untuk mawar putih itu.. eemm.. naxt aja deh.. jangan di tebak sekarang.
    yang penting lanjut!!

  50. oy oy sepertinya fany sudah mulai menebak nih
    huah makin seru meski makin menakutkan buat taeny
    semangat thor
    next

  51. wahh makin seru aja nihh…
    penasaran banget ..siapa sih sang peneror itu…
    sadiss banget..
    dan sekarang feel ku mengatakan klo peneror itu jessica.. tapi ga mungkin banget kan ..
    terus siapa dong.. kalo seohyun kayaknya g mungkin banget dehh..
    ahhh.. berbagai intrik.. suasana yg menegangkan.. membuatku shock ..
    hahaha lebayyyyy..
    oke deh.. lanjut ke next part jha deh ….

  52. Aigooo seohyun kakakku tersayang kasiann sekali T__T ditinggalin ummanya 😦 aku nangis pas baca bagian seo nya,dia kan gasalah apa2 😥 TaeNy!!!! Aishh pokoknya kalian musti merawat seo anak kalian!!!! ><

  53. knp……si mysterious person itu ngebingungin skalu….kenapa smua org pu’y alibi skrg…..dan smua bs jd trsangka skrg….trmasuk seohyun.

    arghhhh sumpah….sakit kepala aq…

  54. Jadi penerornya itu siapa sih? Hyoyeon,kan? Iya kan? Udh ngaku aja deh!! *ngotot* #plak kenapa sih dia gabisa biarin taeny bahagia? Kenapa? T.T *histeris* oke,lanjut~

  55. yulsic taeny gak ada bedanya, bener2 gak tau tempat, wkwk

    itu penerror udh bener2 dah, umma seo sampe dibunuh, psiko akut tu orang -_-
    kasian seo 😦

  56. ciee yg fangirling fany soosun hebot bgt
    sabar yah tae pny teman” ky mereka ckck
    yulsic sweet
    peneror beraksi lg…
    wah fany curiga hyo ya yg neror tp koq gue ga yakin hyo yg neror ya

  57. nahhh gw rda bngung sih sma peneror dan hyo hyo…
    emg ada ssuatu bgt nih hyo g muncul pas pesta d rmah taeng (?)

  58. Laah bnr jg yaak. Si hyo kmn thor?? Masa tiba2 ngilang gt?? Dy kagak nyasar di dlm rmh taeng kan?? Ato jgn2 dy….. 😳😳😳

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s