Accidentally Love (part 14)

Summary: Kesalah pahaman yang begitu pelik terjadi  pada hubungan Tiffany dan Taeyeon akibat ulah Hyoyeon yang begitu menginginkan Tiffany segera pergi dari rumahnya. Rahasia itu terbongkar, Taeyeon memaksa Hyoyeon untuk menjelaskan segala masalah itu padanya, namun di sisi lain, Tiffany telah keluar dari rumahnya. Pergi ke sebuah hotel tua yang terpencil. Membiarkan dirinya menjadi mangsa yang begitu embuk bagi peneror itu.

Kamar nomor lima belas? tempat yang terlalu sepi untukmu. Aku bahkan bisa melihat wajahmu yang memucat dari sini..”Tiffany POV

Genree: Romance, drama

 Rated: 18+

 Pairing: Taeny, yulsic.

 Warning: yuri, adult content, AU.

 Main Cast: Taeyeon, Tiffany, Yuri, Jessica, Hyeyeon, Seohyun, another SNSD member.

 Addition Cast: Lee So Man, Lee Teuk, Ahjumma.

 Enjoy..

Malam yang muram, detik berjalan begitu lambat, laju mobil yang perlahan, membawaku ke suatu tempat. Aku tidak memiliki rencana, tidak berpikir apapun, tidak merasakan apapun. Hanya kekosongan, kekosongan yang menelusup di dalam hatiku, menggembungkan paru-paruku, hingga membuatku sulit bernafas, dan berkali-kali membuatku mengusap air mata yang mengalir, menelusuri lekuk wajahku.

Memasuki kerlap-kerlip kota yang riuh, hanya membuat kepalaku terasa penat. Aku menyandarkan tubuhku di jok, berusaha rileks dengan keadaan yang berubah begitu cepat. Rasanya menyakitkan, keluar dari rumah itu, menatap bangunan yang sempat membuatku merasa menjadi manusia yang seutuhnya.

Aku menyukai harum malam yang santar memenuhi seisi rumah ketika matahari beranjak, pagi yang tenang dengan kicauan burung-burung, atau pohon besar yang tertiup angin di senja hari. Rumah yang penuh dengan ketenangan, seperti rasa yang Taeyeon berikan padaku. rasa dicintai seutuhnya. Meninggalkan semuanya. Sungguh menyakitkan.

“Kemana tujuanmu, Nona?”

Pria berseragam itu yang membawa taksiku melaju tanpa arah sejak sejam yang lalu kembali bertanya untuk kesekian kalinya. Aku menatap gamang keluar jendela, pemandangan yang terlihat buram karena air mata yang membayang di pelupuk mataku. aku menghela nafas.

“Kemanapun.”

“Lebih baik, aku mengantarkan Nona ke hotel. Malam sudah cukup larut.”

Aku melirik arlojiku, jarum jam terus berdetik, menyisakan waktu yang berlari-lari. Menunjukan angka yang tidak menyenangkan. Hampir tengah malam, dan aku masih berkeliaran di tengah kota.  Aku memberikan tanda pada sopir itu melalui spion yang membiaskan wajah kusamku. Mataku hitam membengkak seperti panda, raut muram dan lesuh. Cukup memperlihatkan, aku adalah gadis rapuh yang tengah patah hati.

“Jauhkan aku dari keramaian.”

“Aku tahu tempat yang cocok.”

Aku memejamkan mata, meresapi pergerakan mobil yang dinamis. Sesekali melesat cepat, kemudian bergerak perlahan.

“Kesunyian dapat meredakan patah hati yang menyakitkan..” Pria itu bergumam kecil, samar-samar dalam keheningan suasana, kesadaranku yang hanya tinggal separuh dapat menangkap gumaman itu. Ceramah mengesankan dari seorang pria tua yang bekerja sebagai sopir taksi. Aku tersenyum getir. Hingga mataku jatuh lelap dan memejam sempurna.

OooooO

Taeyeon POV

Aku menyeruput cairan hitam yang berbau tajam itu, mengernyit saat panas membakar lidahku, rasa mengesankan dari secangkir kopi di pagi hari adalah, rasa pahitnya yang menyegarkan. Suasana begitu sepi pagi ini, payung-payung besar menaungi kursi dan meja-meja yang kosong melompong. Tanpa pengunjung satupun. Hanya aku dan Jessica yang tengah bertatapan detik ini.

“Kopimu lebih enak.” Aku tersenyum nakal. “Lebih berkarakter.”

Jessica mengernyit, mengejek pernyataanku. “Tentu saja, aku membuatnya dengan penuh cinta.”

Aku tertawa renyah mendengarnya. “Aku tidak menyangka bisa melakukan ini.” ujarnya dengan mimik yang sedikit lucu.

“Apa maksudmu?”

“Memandangmu, berbincang, tanpa harus terlalu memikirkan, menarikkah aku di matamu hari ini.”

Aku tersenyum, menatap Jessica dengan seksama. Dia tengah memotong roti isinya menjadi serpihan-serpihan kecil dengan bentuk persegi sempurna.

“Apa yang terjadi denganmu dan Tiffany?”

Aku menyesap kopiku sedikit, meredakan kegamangan yang segera saja menelusup ketika Jessica melayangkan pertanyaan itu.  kembali membahas masalah ini, rasanya seperti menyeretku dengan rantai yang sangat besar, berduri, dan menyakitkan. Namun bukankah itu tujuanku mengajaknya sarapan bersama pagi ini? Berusaha meregangkan ikatan rantai itu sedikit demi sedikit? Membebaskan diriku.

“Dia terlihat..” aku meringis sebelum melanjutkannya. “…marah, sangat marah.”

“Apa yang telah kau lakukan?”

“Kau tahu Jessica…” aku berpikir sejenak, mencari rangkaian kata yang pas untuk kuucapkan. “Ketika kau harus memilih satu di antara dua gadis yang sangat penting dalam hidupmu. Bagaimana kau menentukan pilihan itu?” aku mengerutkan keningku, terlihat begitu frustasi. “Apa aku benar-benar harus memilih? Jujur saja, kupikir itu bukan sebuah jalan keluar.”

“Lalu?” Jessica menenggak vanilla di dalam gelas besar itu dengan santai. Terlihat begitu rileks. Ada banyak sekali perubahan yang terlihat dalam dirinya, sejak menjalin hubungan serius dengan teman sialanku itu.  “Dimana letak permasalahannya?”

“Mereka memaksaku untuk memilih. Memaksaku dengan cara yang sejujurnya sangat menyakitkan.”

“Dan kau bukan tipikal orang yang begitu pandai dalam hal memilih..” Jessica tertawa, sedikit mengejekku. “Aku benar-benar mengingat saat kau berteriak frustasi saat sedang mengerjakan projek iklan terbaru. Hanya karena, manajer memintamu memilih warna topi yang tepat.”

“Yeah..” aku sedikit tersipu ketika dia mengatakannya. Meski tidak dapat luput dalam keterkejutan itu, Jessica benar-benar mengenalku. Jauh lebih mengenal diriku dibandingkan diriku sendiri.

“Kurasa tidak begitu sulit untukmu menyelesaikan masalah ini.”

Jessica menatapku teduh, tatapan yang begitu menenangkan. Tangannya hangat menggenggamku, memberikan kekuatan dengan caranya. Cara yang tidak pernah kurasakan sebelumnya. Cara seorang sahabat yang begitu suportif membantuku menjalani kehidupan. Seperti dia telah ditakdirkan sedemikian rupa untuk menjadi penetral, penyeimbang kehidupanku.

“Apa maksudmu?”

“Berdamailah dengan semuanya. Jangan biarkan kau kalah dalam jerat menyebalkan itu. ikut larut menyalahkan keadaan. Kau cukup baik dalam hal itu, Direktur. Menenangkan suasana.” Jessica melahap sepotong kecil rotinya. “Kenapa kau harus memaksakan dirimu untuk memilih jika itu hanya menyakitimu secara perlahan?”

Memiliki keduanya? Meraih kebahagiaan sempurna dalam hidupku.

Aku tertegun menatap sosoknya detik ini. Tidak lagi dipenuhi oleh sarkasme yang berlebihan, maupun tatapan sinis yang kerap kali mematikanku. Mencerna seluruh kalimat itu ke dalam otak bodohku, menempati ruang pemahaman, mempelajarinya lebih dalam, dan sekejap saja. Menemukan pemecahan luar biasa untuk menyelesaikan permasalahanku yang terasa begitu pelik.

“Apa yang Yuri suntikan kedalam otakmu, huh?”

“Cinta?” ujarnya ringan. “Pulanglah, Taeng. Temui gadis itu, dan katakan kau mencintainya. Mencintai Yul dengan hatiku, mengajarkan banyak hal. Kuharap kau juga dapat mengalami pelajaran-pelajaran berharga itu.”

Aku tersenyum. Merasakan optimisme dan keriangan yang telah kulupakan rasanya sejak beberapa hari yang lalu, sejak ketakutan itu mencekam seisi rumah. Aku akan mengatakannya. Agar Tiffany mengetahuinya, sebesar apa rasa cintaku padanya. Cinta yang berbeda, yang tidak akan kuberikan pada Hyoyeon, bahkan Jessica. Sesuatu yang baru kurasakan dalam hidupku. Dan aku bertaruh. Tidak akan membiarkan aku kehilangan hal berharga itu. hingga kapanpun.

“Aku berharap yang terbaik untukmu dan Yuri, Jessica.”

“Seharusnya aku yang mengucapkan itu, Direktur.”

OoooooO

Tiffany POV

Mataku mengerjap mendengar deru mobil yang berbunyi lembut, decit rem yang terdengar begitu mulus di telinga. Hingga bunyi itu menghilang dengan sempurna, di telan oleh kegelapan malam yang remang. Hanya ada beberapa lampu jalanan memberi penerangan yang tidak seberapa untukku melihat tempat ini dengan jelas. Aku melihat argo dan merogoh beberapa lembar uang dari dalam tasku. Memberikan tips dua kali lipat dari argo itu.

Keluar dari dalam taksi, pria itu membantuku mengeluarkan satu koper besar dari dalam bagasi. Aku meregangkan tubuhku menghirup aroma malam dalam-dalam. ya, tempat ini sepi. Sungguh sepi.

“Dimana aku?”

“Pojokan kota Seoul. Sesuai permintaan anda. Kesunyian.” Pria itu tersenyum dan berjalan mendahuluiku, memberiku petunjuk untuk memesan kamar di lobby hotel kecil ini.

Lobby yang lebih seperti ruang tamu apartemen murahan, dengan seorang wanita gemuk yang berdiri tegap di depan meja. Menelusuri satu demi satu kata di dalam buku besarnya. Tidak begitu menyadari kehadiranku di tempat ini. aku memakai kaca mata hitamku, berusaha agar tidak dikenali oleh seorangpun di tempat ini. aku benar-benar membutuhkan sebuah tempat untuk menenangkan diriku.

“Aku ingin memesan kamar.”

Wanita itu menatapku dari atas hingga bawah, dengan cara yang meremehkan. Sinis dan menyebalkan. Sebelum mendengus. “Apa kau tidak salah ke tempat ini, huh? Kau terlihat terlalu modis untuk melebur dengan tempat busuk ini.”

“Berikan aku kamar.” Ujarku dingin. Tidak berniat terlibat dalam percakapan yang lebih jauh dengannya.

Dia melihatku dalam beberapa detik terakhir, sebelum terpekur kembali mencermati buku besarnya. “Nama?”

“Stephanie.”

Jari-jarinya yang besar menuliskan namaku dalam goresan yang begitu abstrak.

“Apa ada kolam renang di tempat ini?”

Wanita tua itu kembali mencibir “Apa kau pikir ini hotel berbintang, Nona?” dia mendengus. “Kamar mana yang kau inginkan?”

“Jauh dari pengunjung lainnya.”

Dia meniupkan peluit kecil, memanggil seorang pemuda kurus yang lusuh, dengan pakaian seadanya. Rambutnya hitam, gimbal, dan ada lingkaran besar di bawah matanya. Tidak jauh berbeda denganku. “Antarkan dia ke kamar nomor lima belas. pojok kanan, lantai dua.”

Pemuda itu mengangkat koper besarku dan menyeret langkahnya perlahan menuju kamar yang telah diinstruksikan. Kulihat bangunan tua ini begitu menggenaskan, ada retakan-retakan yang begitu jelas memenuhi hampir seluruh dinding, rembesan air hujan yang menembus atap, bahkan besi-besi berkarat itu. hingga aku harus mengelap tanganku ketika membuka pintu kamarku. Aku merogoh uang kecil dan memberinya pada pemuda itu.

Melewati lorong dengan pencahayaan seadanya dan kamar-kamar yang kuduga tidak berpenghuni. Aku tidak perduli. Yang kuinginkan hanyalah sedikit waktu untuk menenangkan diri. Mungkin inilah cara terbaik untuk meredakan patah hati.

Sebuah ranjang kecil dengan lampu  meja di sudut ruangan, memberikan cahaya temaram kekuningan di ruang kecil ini. tidur dalam tempat yang kumuh bukanlah sebuah masalah besar untukku. Aku pernah mengalami hal-hal yang lebih mengerikan dibandingkan ini. Kamar ini cukup memuaskan, tatanan yang rapih dan aroma yang tidak begitu mengganggu. Aku meletakan koperku begitu saja di dekat pintu. Segera menjatuhkan tubuhku ke atas kasur yang terasa keras.

Mengambil ponsel dari dalam saku jeansku.

Pergi tanpa mengabariku? Ada apa sebenarnya? –Taeyeon-

Kau dimana, sayang? Kita bisa menyelesaikan ini bersama-sama. Kabari aku.-Taeyeon-

Dua pesan singkat, lima panggilan tak terjawab, dan tiga pesan suara. Dia melakukan ini semua sejak tadi pagi, sejak aku memutari seluruh kota dengan jasa taksi pria tua itu. seharian, hanya meratapi orang-orang yang bergerak tiada henti. Tanpa berpikir banyak. Hanya perenungan yang panjang.

Aku mematikan ponselku. Tidak berharap Taeyeon kembali mengganggu hidupku. Apakah aku kekanak-kanakan mengambil keputusan yang impulsif seperti tadi pagi? Bagaimana jika Hyoyeon hanya memanipulasi keadaan untuk menjebakku? Apapun itu, sejak malam terakhir aku berbaring di sampingnya. Aku tahu, Taeyeon tidak pernah lagi menaruh kepercayaannya padaku. dan itu jauh lebih menyakitkan dari apapun. Rasa kesendirian yang mencekam. Menakutkan.

Aku lari, membawa segudang kegetiran ini, menyimpannya rapat-rapat dalam ruang kecil yang berkarat. Menjauh dari keramaian, dari lingkup kasih sayang yang Taeyeon puja, bahwa dia selalu memilikinya untukku. Lari dari omong kosong dunia yang diciptakan oleh manusia-manusia munafik mengerikan. Menyatu dengan kesunyian. Menjauh dari kehidupannya. Kim Taeyeon. Dia tidak akan pernah bisa menemuiku lagi.

OoooooO

Taeyeon POV

Melajukan mobilku dengan kegembiraan yang berlebihan, roda terasa begitu mulus ketika berjalan melewati aspal dan kemacetan yang seringkali mengesalkan. Aku tersenyum yakin. Aku memiliki jawaban pasti untuk seluruh masalah ini. aku akan memiliki Tiffany kembali seutuhnya.

Menutup mobil dengan tergesa, berlari kecil masuk kedalam rumah. Dan suara musik yang berdentam memenuhi pojokan ruangan. Aku melihat Hyoyeon tengah menari mengikuti dentuman musik. Tubuhnya telah berkeringat, bukti dia telah melakukannya sejak berjam-jam yang lalu. Aku mematikan musik itu, membuatnya sedikit terkejut dan menoleh.

“Yaa. Kenapa kau mematikannya tiba-tiba begitu, Kim Taeyeon?”

“Berisik!” aku tersenyum, dengan sungguh manis. “Apa yang membangkitkan moodmu untuk berlatih sepagi ini?”

“Hanya menikmati kesunyian rumahmu. Seperti waktu dulu.”

Kesunyian rumahku?

“Apa maksudmu?”

“Bukankah Tiffany sudah memberitahumu bahwa dia akan pergi dari sini pagi-pagi sekali?”

Sial.

Apa dia benar-benar serius dengan ucapannya? Meninggalkanku begitu saja?

Aku berlari tergesa membuka pintu kamar, menimbulkan suara yang begitu riuh. Mendapati kekosongan. Kekosongan yang mencengkram sudut hatiku. Koper itu tidak lagi ada di tempatnya. Hanya meninggalkan aroma tubuhnya yang selalu menggodaku. Dia benar-benar pergi meninggalkanku. Hanya karena kesalah pahaman kecil tak berarti ini.

Aku mengambil ponsel dan menghubunginya. Menunggu dalam satu menit yang menjengahkan, hingga suara operator sialan  bergema di telingaku. Aku menaruh ponselku begitu saja di atas kasur.  Berpikir keras. Kemana gadis itu mungkin pergi meninggalkanku. Meninggalkan kenangan ini begitu saja.

Pergi tanpa mengabariku? Ada apa sebenarnya? –Taeyeon-

Melayangkan pesan singkat itu, melalui udara yang kuharap bekerja sama.

Mengetahuinya sendirian. Di tempat yang asing, yang tidak kuketahui, atau bahkan mungkin terlalu jauh dari jangkauanku. Membuat ketakutan meluruh di dalam hatiku. Ketakutan mencekam. Ketakutan hal-hal buruk yang mungkin terjadi. Gadis bodoh. Apa yang membuatnya benar-benar memutuskan pergi? Dia akan membutuhkan tempat perlindungan.

Hyoyeon berdiri, bersandar di pintu, menatapku dengan senyuman yang tidak dapat kumengerti. “Apa kau senang melihat ini semua, Hyo? Apa yang telah kau lakukan padanya?”

“Apa kau berpikir aku sejahat itu, Kim Taeyeon? Kau sangat mengenalku.” Ujarnya dingin, berusaha terlihat santai dengan caranya. Yang hanya semakin menunjukan kepalsuan itu.

Kata-kata Tiffany, kini berpendar, menari di dalam otakku. Mengambang, mengangkat prasangka-prasangka itu kembali ke permukaan. Hyoyeon pasti telah melakukan sesuatu hingga Tiffany membencinya seperti itu.

“Jangan lagi menunjukan wajah munafik itu padaku.” aku mengetatkan rahangku, menahan amarah yang mulai menggelegak dalam tubuhku. “Katakan padaku. katakan sekarang juga, apa yang telah kau lakukan padanya.. “ aku bangkit berdiri, menghadapinya, menantangnya dengan caraku. Mengintimidasinya dengan kemarahanku yang kini tengah membuyar di puncak kepala.

“Apa yang kau inginkan, Taeng? Kau tahu aku tidak pernah berbohong padamu..”

Tidak pernah berbohong padaku.

“Kalau begitu ceritakan apa yang terjadi denganmu dan Tiffany selama di San Fransisco? Aku tidak bodoh, aku tidak buta. Aku dapat melihat api yang tersulut itu dengan sangat jelas.”

“Apa lagi yang perlu kuceritakan padamu?” Hyoyeon menatap tajam, menantangku. Sesuatu yang tidak pernah dia lakukan sebelumnya. “Tiffany selalu menjebakku dengan caranya. Kau hanya terlalu mencintainya untuk terus mempercayai wajahnya. Dia bukan malaikat seindah yang kau pikir Taeng.”

Aku menatapnya intens, mencari kebohongan dalam setiap kata-katanya. Mencari gestur tubuh mencurigakan ketika dia terlihat menjebakku. Aku terlalu mengenalnya untuk menemukan semua itu.

“Ceritakan padaku. Apa yang dia lakukan..” Menahan rasa janggal yang kini memenuhiku, aku termenung. Berkata dingin, menahan amarah. Mengalihkan pandanganku, menatap nanar kearah dinding yang putih. Hyoyeon berjalan perlahan, duduk di sebelahku. Dan menggenggam tanganku, rasanya begitu dingin, tidak lagi familiar. Hal yang selalu dia lakukan sejak dulu, ketika dia merasa sangat ketakutan. Padaku.

OoooooO

Tiffany POV

Angin malam berhembus perlahan, melalui dedaunan yang bertiup kesana-kemari. Aroma yang tidak pernah kukenal sebelumnya, rasanya begitu menenangkan. Jauh lebih sepi. Meski tidak dapat mengalahkan ketenangan di rumah Taeyeon, yang benar-benar ingin kulupakan kini. Karena hanya kembali membuatku semakin benci padanya.

Aku memutuskan untuk menyiram tubuhku dengan sedikit air hangat. Berusaha meluruhkan kelelahan itu bersama air yang mengalir, membasahi tubuhku. Berjalan perlahan ke kamar mandi, dengan pintu kaya yang telah termakan rayap di beberapa sisinya. Knop berwarna keemasan yang telah pudar warnanya, dan menimbulkan bunyi berdecit ketika aku memutarnya. Sedikit tidak nyaman dengan ini, aku berjalan tergesa ke kamar mandi. Melepaskan seluruh pakaianku dan memejamkan mata di bawah pancuran air.

Dalam beberapa menit yang terasa menyenangkan. Aku berjalan keluar mengenakan jubah tidurku yang biasanya. Merasakan air yang menetes dari helai rambutku, menuruni lekuk wajahku. Aku tidak melakukan apapun. Hanya menikmati seluruh pergerakan alami yang terjadi di sekitarku.

Kini waktu berjalan lambat, saat dunia berputar hanya tentangku. Tanpa seorangpun di tempatku kini. Seperti masa lalu, masa-masa melajangku. Sendirian di apartemen yang mewah. Menikmati malam dengan menonton televisi maupun membaca buku semalaman suntuk. Hanya sedikit berbeda kali ini. ada sesuatu yang tertinggal di dalam otakku. Kembali memutar kenangan-kenangan itu. jika harus kuakui, aku menikmati masa-masa kebersamaanku dengan Taeyeon, tidur di kamarnya, menghirup aroma tubuhnya. Meredakan arogansinya yang sesekali muncul. Apapun itu, aku sangat menikmatinya.

Tanpa sadar, kerinduan mencengkramku, di detik yang bersamaan. Aku tengah membencinya. Luar biasa membencinya.

Sambungan telepon di kamar ini berdering. Aku berjalan terseok mendekati  meja kecil yang terletak di dekat jendela.

“Aku tidak memesan apa-apa..” ujarku tanpa gairah ketika telepon tersambung. Mungkin wanita tua itu ingin menggangguku lagi.

Hening..

Dalam beberapa menit pertama. Seperti kejadian lalu yang terulang kembali. Terputar dalam otakku. Yang pernah kualami beberapa waktu lalu. Di rumah Taeyeon. Peneror itu.

“Kau benar-benar dalam bahaya, Nona.” Desah nafas, berat, terseret, yang mencekam hari-hariku.

Wajahku memucat. Mencengkram gagang telepon itu dengan erat hingga buku-buku jariku memutih. Aku bergeming. Bungkam. Tidak lagi ingin mengucapkan apapun. Hanya menunggu detik-detik kata-kata yang mungkin terlontar selanjutnya.

“Kamar nomor lima belas? tempat yang terlalu sepi untukmu. Aku bahkan bisa melihat wajahmu yang memucat dari sini..”

OoooO

Cuap-cuap author: pesan special buat yulsic jjang yang udah masuk komennya berkali-kali ke folder spam. Hiks. Gue juga gak tau kenapa bisa masuk. Yang jelas, gue terharu banget. terharruuu sekaligus gak enak gara2 wpnya reseh. Entah deh, kayak ada sudut hati gue yang tersentuh. Hakhakhakhaak, makasih ya udah mo jadi pembacaku. Seneng deh ada pembaca kek kamuwh.

Oke, di chapter ini Cuma ada spoiler2 dikit buat chapter 15 nanti. Puncak ketegangan. Semoga memang menegangkan. Hahahahah gue akan bales komen ya..

estibex: iyaaaaa.. kamsia omm

mrz_love_taeny: hahahahaha… iya donk sica ngasih advice. Betewe, makasih ya chingu udah komen. hehe

  1. koppendtinmyheart Makasih ya chingu udah berkunjung dan komen.. hehe

 

  1. putrymarble: HNG. MALES BACA KOMENMU. Hahahahahaha. Abisan. Komennya sering jitu gitu sih. Jadi beteeee.. Makasih ya put udah berkunjung dan komen.. hehe

 

SJHLocksmith: ah lo mo ikut galau min??? galau???

  1. Kimtaeyeounghehehe sip daaahhh. Makasih ya chingu udah berkunjung dan komen.. hehe

 

  1. Nirza: heh?keselek biji kuaci? Kuaci emang punya biji ya?? Hahahahahaha ada2 aje si eneng Makasih ya chingu udah berkunjung dan komen.. hehe

 

X; KEKNYA GUE TAU LO DEH. HAHAHAHAHAHAHA

soshilovestoryfanfic: HAHAHAHA. Bisaa unnie.  Hahahahaha. Gak sabar nunggu chapter yang sesuatu itu. buru donkkkkk!!!

  1. Sunshiner: sssiiipp dah Makasih ya chingu udah berkunjung dan komen.. hehe

 

meLLo: eit si cantik komen. *geli gak dibilang gitu??* hahahahahahaha… siiiiippp. Malah kecepetan aku apdetnya mello..

  1. hytae: ya abis kalo gak gitu.. author bikin apaan donk?? hakhakhakhakhak… chapter ini chapter konflik! Hufh. Aku aja keki bikinnya. Marah2nya sampe ke semua orang.. heran kan. Makasih ya chingu udah berkunjung dan komen.. hehe

 

soshiff9 (Sasyaa95); Thanks beeebbb. hehehehe

windyhairista: ahahahahhahahaha.. maacih eaaaaa… im doing my best hon.. 😀 semoga kamu nikmati ceritanya terus ya. Udah deket ending neh.. hehehe

shiksin937: kamu ngapain dek goyang2 pantat? Emang ada orkes dangdut di kampung sebelah??? hahahahahahaha

  1. TaeNy:: hahahahaha emang author sengaja! Wek.. Makasih ya chingu udah berkunjung dan komen.. hehe

 

  1. Cho soo kyo: di chapter ini..! hahahaha Makasih ya chingu udah berkunjung dan komen.. hehe

 

  1. Kwon_gorjess.spazzer: ihhhh. Kangen ya sama author??? Ngaku deeeehhhh… hehehe Makasih ya chingu udah berkunjung dan komen.. hehe

 

  1. Lisa: Author juga lagi nyalain kompor nih, mo masak indomie.. ikutan yok? Ditunggu resolusi konfliknya. Ahaha Makasih ya chingu udah berkunjung dan komen.. hehe

 

Rainy: ahhhh jadi mayuuuuuuuu…

  1. arin_arindahhahahaha emagn sengaja… biar gemes.. Makasih ya chingu udah berkunjung dan komen.. hehe

 

  1. Nus0ne: siiipp dah.. Makasih ya chingu udah berkunjung dan komen.. hehe

 

Wiyulsic: logat jawa? Kek apaan tuh? Kok gak ada bahasa jawanya sama sekali? Hakhahakhak… salpa? Kamanul ya? A.K.A kamu anak gaul ya? Omongannya singkat2 gaul getoooo.. asek dah.. hahahahahaha. Aku tau deh babat, itu kan sejenis soto yang pake kulit gitu. Ya? Soto babat?

  1. Vanni: Makasih ya chingu udah berkunjung dan komen.. hehe

 

navy99blue: berhasil/ yakin nih ai. Gue gimana gitu.. hahahahahhahaha.. lo gemes sama gue? Gapapa donk, asal dtraktir steak? Yaaaaaaa???

  1. Yunjae drarrysasunaru: hahahaha sip sippp.. Makasih ya chingu udah berkunjung dan komen.. hehe

 

  1. Faith: okeeeeehhhh.. Makasih ya chingu udah berkunjung dan komen.. hehe

 

  1. yulsic&taenyjjang: hahahahaha.. sippp deh.. Makasih ya chingu udah berkunjung dan komen.. hehe

 

sunnyjiyeon: Emang tuh. Hahahahaha.. namanya percintaan. Ada lika likunya hihiyyy.. namaku imut??? Yang bener aaaahhhhh?????

maifate: hahaha.. oke deh cimon. Makasih ya sarannya. hahahahaha

Kwon Eya: ngeselin ya eya? Hhahahaha.  Makasih udah berkunjung ya… seneng dah kamu komen lagi..

Kwon ria: Ria, wktu baca komen kamu. Aku jadi teringat sesuatu. HAHAHAHAH. Insert investigasi! Akaaaannnnkkkaaahh mereka bersaatu kemballiii??? Hahahahahahaha.. ketebak banget ya ceritanya??? Hihihihi.. ditunggu ya baby.. muah..

  1. byun_taeng: hahahaha.. dibaca dulu donk bart2 sebelumnya. Siapa tau jadi ngerti. Hehehehe.. Makasih ya chingu udah berkunjung dan komen.. hehe

 

eyek:  bukaaaaannnn hakhakhakhakhak.. bukan bukan… gini. Jadi yang garis miring itu ada POV pelaku, tapi kalo dari sudut pandang Tiffany itu berarti dia lagi flash back. Hahahahahahahaha… semoga kamu ngerti yaaaa.. hehehe

  1. Kungttadadak:uuuaaahhh bisaaan kamu.. Makasih ya chingu udah berkunjung dan komen.. hehe

 

  1. NC031093: hahaha Makasih ya chingu udah berkunjung dan komen.. hehe

 

Wie: iya iya iya wieeeee… makasih yaaaaaaa… kamu tunggu aja setiap minggu, biasanya aku apdet seminggu sekali.

  1. Clover: namanya juga antagonis, hahahahaha. Emang sengaja dibkin reseh gituuuu.. eh, Makasih ya chingu udah berkunjung dan komen.. hehe

 

  1.  

Taenyshipper: woooooggghhh.. santai donkk. Hehehehehee.. seneng deh aku pada kesel..  makasih ya udah berkunjung chingu.. hehe

Taengppany: looooohhh kok anehhh???? Tapi aku biasa apdetnya gak jauh-jauh dari hari sabtu kok. Hehehehe. Makasih ya udah ikutin ceritaku biarpun sampe kesel-kesel gara-gara emailnya gituwh. Wp nya ngaco neh keknya..

Kikyo: authornya emang gemesin kok. hihihihi

Krystalized: iya. Itu kan tujuan hyo sebagai antagonis. Hahahahahaah.. biar perannya gak kebuang-buang.. hihihi

  1. taetae_fun Makasih ya chingu udah berkunjung dan komen.. hehe

 

SJHLocksmith: kesiaaaaaannnnn deh lu galau. Kan skarang lu udah ada temen galau. Th si novi. Hahahahhaa.. emang sengaqja donk biar lo keseeeeeellll hakhakhakhak

  1. holyangem0n:  hyooo terkenaaall kok di san fransisco.// bukan donk, bukan kalah pamoooorrr.. hheheheheheheehehe… Makasih ya chingu udah berkunjung dan komen.. hehe

 

  1. taetaetippany: Makasih ya chingu udah berkunjung dan komen.. hehe

 

  1. Muthyara Sang Fanytastic Aflover: Makasih ya chingu udah berkunjung dan komen.. hehe

 

Mushroom waaaaaahhh ketauaan nih otaknyaaaaaaa… hahahahahaha.. sip entar kalo udah apdet, aku lsg kasih pw de ke kamuuuwwwhh.. hakhakhakhakhak…

  1. Renitasone: sssiiiip dah/. Makasih ya chingu udah berkunjung dan komen.. hehe

 

  1. nie_taeny: hahahaa Makasih ya chingu udah berkunjung dan komen.. hehe

 

  1. bloxtwins: hahahahah tapi di chapter ini hyo di sikat sama taeyeon. Eheheheheehe…. Siippp deh.. d Makasih ya chingu udah berkunjung dan komen.. hehe

 

siLent_Reader: udah ketauan belom sih dichapter ini?  kalo penerornya bukan si hyo??/k ehehehehehe. Harusnya tebakanmu bener deh siapa… jenoooonggggg????????? Hahahahahhhahahaha… speechless deh/..

  1. Kenzha TaeNy: asik dia maiiinnn.. Makasih ya chingu udah berkunjung dan komen.. hehe

 

  1. Jeje: hahahaha siiipppp.. Makasih ya chingu udah berkunjung dan komen.. hehe

 

son3lf93: hiiiyyyyyyyyyy pake malu2 aja deeeeehhhhh./….. hahahhahahahahahaha…

maudi sssssiiiipppdah ntr pasti kuinfoin.. heheheh

el datang loh!: uwaaaahhhh el kemana ajaaaaa??????  Heheheheehehe makasih ya udah dteng el

  1. yulilovesnsd: Makasih ya chingu udah berkunjung dan komen.. hehe

 

ryne#s0ne: iya donk… kan lo gebetan baru gueeeeehhhh… *muntah darah*

yulsic jjang: halo chingu. Aduh maaf banget aku juga liat notif di wp sama komen2 kamu tp sebagian aku apus. Entah gimana ceritanya masuk spam. Salut banget deh.. antara salut sama gak enak banget, km sampe komen banyak gitu. Hehehe. Makasih ya udah berkunjung. Jangan bosen2 main kemari okeee/.

JungHi: hahahahahahaahahah.. dikeroyok ndeh aku

Well, sekian dari gue. Hehehe. Keknya chapter ini agak flat ya gak sih?? Chapter depan. Bakal bener-bener. Tragedy, pembunuhan. Pokoknya yang sejenisnya deh, ditunggu teman-teman. Cabut dulu akh..

Salam roti!

Advertisements

91 thoughts on “Accidentally Love (part 14)

  1. kasian fany,., ayo taeng cepat cari fany sekarang dia dalam bahaya,., hyoyoen awas ya berani macam2 lagi,., hehehh

  2. MWO?! Adyanovita? Emang kenape dgn dia?
    dasar.. gue juga kesel dgn chapter ini tauk .

    Eh, kata lo di protect ya chap 15?
    Nah lo kirim pw nya yaaa? yaaaaa???? hahahahaha

  3. yakh…
    nangguuuuuuuuuuung…………..
    penasaran bgt deh ma peneror itu…
    gak sabar…gak sabar…………..
    huhuhuuhu

  4. bca critamu bikin kpalaku yg pusing gara2 ff ku ndiri makin brasa mw meledak dgn berbagai dugaan,analisa,dan prasangka yg menari2.
    euwwh i hate you roti!!
    critamu mmbwtkmu frustasi.

    eerrghh udah ah,mending aku nunggu dgn pasrah drpd nebak gaje gini.

    roti??
    hwangtaeng!!

    salam roti bakar ampe gosong.
    wkwkwk

  5. um, endingnya tegang -_-
    penerornya kok bisa tau ppani dimana, Sebernernya siapa dia ! Siapa !
    Akhirnya taeng menyadari kejahatan hyo sama ppani,
    taeng tolong ppani kasian dia diteror lagi sendirian, sepi pula, bisa tuh

  6. Perasaan kok pendek ya chap ini O.o#plak

    hyo Jahat, jahat, jahaaat, udah bikin taeny pisah. Hiks

    hueeee T.T Tiffany dalam bhaya…
    ANDWEEE ><
    Taenggo cepat smlamatkan istrimuuu#heboh

    lanjuuut thor
    Semangat..!!

  7. Iiighhhh Rotiiiii bnerr dehh pendekk bgt…. ( -_-)
    hehe… akhirnya apdet lgiii stelah brhasil mmbwtku tk bsa Tenang kekeke @plaakk

    gilaaaa chaptr ini bner2 bkin Dileemaa+galaooo @haalllaaah gubrag…. gkgkgk
    z.taengmah mkirnya telat mulu dlu jga ps dia nyadar xlo dia syank ma ffany telat skrng gtu lgi.. hadeeh-_- @tepok jidaat@
    ffany pergi Baru tauu rasaa….

    OMMOOO… penerornya tau dmna ffany… ayooo tae slamatkan istrimu… @gubrag….

    roottiiiiiiii next chap nyaa panjaaang pnjaaang paaanjaaaaang

  8. Weeh,,chap slanjutnya bkalan tegang nih,,,
    ayo taeng…Tanyain trus si hyo,,aku jga pnasaran ma alasan hyo dndam ma tifany…

    Semangat ching…..

  9. yaelah mar… bentar banget nih chapter,
    penasaran akut deh jadinya..
    buat next chap bikin yang panjangan ya..
    *wink..
    aku selalu setia menunggu..
    wkwkwkw

  10. huaaaaaaa…penasaran gilaaaaaaaa……next chap bnyak yg berdarah2 ya???tp fany ga knp2 kan??awas aja kl mpe lecet dikit,kumakan mpe habis dech rotinya hahaha….^_^

  11. Aigo~ apa”an blzn komen’a -.-

    yaah.. Chap ini koq pndek bnget sih?

    Fany nekat bnget sieh prgi dari rumah’a taeng,, krank pneror’a gmpang dh tuh nemuin fany…
    Ayo taeng selamatkan fany!!

    Lnjuuuuttt… 😉

  12. TBC?sumpah cari masalah bgt ya tu 3 huruf hehe pas lagi deg degan banget dia muncul dengan anggunnya memotong fantasi ckck #lebai bgt bahasanya ya

    yeah di tunggu dah lanjutannya, hari sabtu depan ya?yah masih lama -_-

  13. ahahahaha songooong!!Gue kesel ama lo!! Kesel ama TBC lo!! *emosi tingkat dewa..
    Gak sedatar yang lo bilang kok.. Gatau knp gue sedih bacanya.. *efek lg dpt kykna*.. Haha
    Nope, gue bner sedih bacana. Menggalaukan..
    But thanks, gara2 baca ini gue malah dapet ‘mood’ buat ngebenahi rumah gue.. Lalalayeyeye..
    Eaaaaaa ngomongin steak, bisa kalo kita mojok di WS, rot.. ;p
    Good job buat chap ini ;D

  14. Ehem..pertama nyampah dulu #tabur sampah..gkgkgkgk

    Emang aku seperti presenter insert itu yah,unnie? #garuk ketek ‘kebiasaan unnie lagi bingung’#di tendang unnie ke kutub utara..
    Wakakakakakak!!

    Unnie waktu itu, bukan aku tau kelanjutan chap 14 tapi aku bisa lihat chp 13 nya..gitu..#tuhan semoga mengerti.
    Aku lemot untuk tau kelanjutannya di ff seperti ini.wkwkwkwk

    ke 2 nyampah lagi #tabur sampah.

    Yah!!selalu terpotong di saat yg ga tept ck..,kyaaaa!! bikin gereget aja nih ff..
    wih..berikut nya ada pembunuhannya juga tuh..hiii seyemmm..unnie kan udah tuh atu korban ibunya seo ..sekarang mau siapa lagi,?semoga bukan fany? ‘amin’
    buat yg sangat terguncng unnie,hingga kami radr’s jambak rmbut,#nyari penyakit..wekwkwk
    Berjuang yaa~
    hidup roti..hidup marisa unnie!!

  15. bedebah tuh peneror ! >.<

    ga tau dia kalo aku marah, suka makan orang X.x

    Marissa unnie kasih tau siapa peneror itu ?! nanti aku telpon, terus aku kawinin ama ayamku.. tapi kalo penerornya kwangmin boyfriend.. aku siap ko jadi istrinya #dadahdadahalamissunipers

    lanjutkan unn.. saranghaeyo ❤

  16. Aaaaaaaa… Mkin medebarkan, Makin menakutkan. Tkut pani di apa2in sma it peneror.
    Taengorrrr.. cpat tmukan Tippani!!!! Slamatkan dia..palliiiiiiiiiiii!!!!

  17. Jedug…jedug….jeduaaaaaarrr!! emosiqu bener2 meledak..dak..dak!!
    Hyooooooooo.. gara2 km, fany jd prgi. Q plintir kau. ciat…ciat….
    Mna fany perginya ktmpat trpencil gt lagi. uda gtu kuq penerornya bza tau jga?? Zbnernya capa c dya tuh??
    fiuuuh, chapter y bner2 menyebalkan. Melihat hubungan Taeny y bgitu, bner2 bqin hikz…
    Ayow lnjut Roti, selesaikan xmua ini. Oh yah, jgn lpa bgi PeWenya yak!!
    Salam galau….

  18. wahahaa… aq panggil’na dongsaeng z yach kekeke… thx dach bkin aq ngersa spesial tpi gk pke telor kan yaks?? #garink abaikan#.. iya nyantae z nue si mbah WP’na yg gk bsa d’ajak krjasama mka’na jde miss gni dech dan walhasil comment q yg b’kali2 ntu cman m’nuhin z chingu mian.. mmmm ntu si ppany gmana dach maen tinggalin si taeng z gk cba d’omongin dlu jde gregetan ma cerita mereka nanti,mdahan si ppany gk knap2 dach ma ntu p’neror coz gk tega ngabayanginnya lo dia smpe knapa2 huwaaa… si sica mkin manis z dach gra2 efek pacaran ma si seobang’na jde pgen bca moments mreka nue thour dan pgen tw gmana si seobang lo ma sica mpe bsa bkin si sica jde manis bget gtu hohoo.. d’tunggu part s’lanjut’na n gomamwo buat karya yg bgus nue n ngehibur gni 😀 hwaitingg!!!

  19. Wah udah beberapa minggu saya ngak sempat membaca karya mu thor.. Kangen banget rasanya..

    duh makin kesini makin sebel aku am hyo, tu orang maunya apa sih?

    fany dalam bahaya! Ayo fany cepetan dong telp taeng biar dikasi pertolongan..

    lanjutkan terus karya mu thor, makin lama makin penasaran deh… Roti.. Jjang

  20. huwwaaaa kasihan taeng,,,fany kenapa kamu ninggalin taeng sich??? >_<¦¦¦
    disaat taeng udh tahu mau ngelakuian apa bwt hubnya ma fany,,,eh fanynya pergi…#poor taeng#
    cpt taeng cari fany,,,jgn smpe terjadi apa2 ma fany…ntar nyesel loh…
    Fighting taeng… (^O^)

    aku msh blm bisa ngebaca endingnya… 😦
    makin penasaran sypa sbrnya yg jdi penerornya…

    Lanjut,,jgn lama2 yaa…Fighting… 🙂
    (klo lama2 bisa2 jantungan aku…wkwkwkwkwkwk #plakkk#)

  21. wah..mami fany dalam bahaya..oh,Tidak..*pegangkepalafrustasi*..mana kamar hotel’a sepi lagi..wah bener2 TBC disaat yg tepat..>,<

  22. Yaelah pendek amat ya ni chap
    kekeke
    advice nya sica akhirnya bs bikin taeng sadar kan*peluk sica*
    arghhhh suer dah pingin bgt gebukin nih culprit klo udh ketauan sapa orang nya
    taeng selamatkan lah istrimu dr peneror gila itu u.u
    hyo ayo ngaku k taeng knp benci banget k ppany klo gk ngaku awas aja ya nicole baby qm tk culik(?)
    kekeke
    tetep thor DAEBAK

  23. huuaaaa …
    chap ini bikin deg-degan setengah mampus …
    mana ppany pake acara kabur segala lagy ..
    ayo taeng cari ppany , biar si peneror itu gk ngapa2in ppany …
    btw , penasaran siapa sebenernya peneror itu ..

    author fighting 😀

  24. wah si peneror mulai beraksi lg neh…!!!!! qo dia slalu tau se kberadaan fany??? duh fany knpa gk lari kerumah gue ja pasti gak bakal ketauan hehehehe
    tae cpatlah dtang slamatkan fany fany tiffanymu…..!!!!!!

  25. Awwwhhhh……
    Tiffany cepet telfon Taeng……
    Siapa sih itu nerror nerror tippany gue aaaaaaaa
    update soon kakakkkk

  26. pendek amat thor..
    kenapa ppany pergi?
    gregetan bgt bacanya,gara2 hyo ni..
    satukan taeny thor..
    lanjutt..

  27. gila…tuh peneror hebat bgt bisa tau fany ada dimana aja…
    fany dalam bahaya nih *langsung cabut jagain fany dikamar hotelnya*

    ayo taeng cepet temuin fany!!!
    jgn lama2 ya thor taeny dipisahinnya…

  28. ga berasa apa2 abis baca part ini -_- hheemm….bagus tp..idk
    ending ada pembunuhan?! demi apapun jgn sakitin Tiffany ><

  29. ga berasa apa2 abis baca part ini -_- hheemm….bagus sih suer,nyaris dpt feel mencekamnya,tp ini msh nanggung.
    ending ada pembunuhan?! demi apapun jgn sakitin Tiffany ><

  30. Tu tbc kurang asem bgt nongol dstu.nanggung lg tegang”nya.blm ada pencerahan buat bsa nebak teka-teki yg da d ff ni.
    Beneranlah roti bisa bikin penasaran tingkat akut.
    Hyo jg blm cerita k taeng.eh muncul lah c peneror.haduh…
    Penasaran meradang…
    D tunggu kelanjutan’x…

  31. naahlohh kok pendek bnget..panjangan balesan2 komenmu malah..–”

    lanjut ya..jgn lama2…
    wahh chap. slnjutnya nc ya? kok pake pw…
    #otakyadongberaksi
    klo pake2 pw jgn lupa dm ya..ehehehe…:D

  32. Penasaran AKUT thor dgn kelanjutan cerita ff ini,siapa sebenarnya si peneror?seohyun?hyoyeon?fany juga pakai kabur kan kasihan taeyeon,cie sepertinya jessica uda cinta mati dgn yul,author fighitng!

  33. Wah ga heran siih fany un bisa nenanging diri di tempat yg sunyi+keadaan hotel yg ya kurang indah kan dia udah ngerasain yg lbh parah dari itu..
    Thor ni pendek banget..wah makin khawatir nih q ma fany un coz penerornya udah bener2 memberikan ketegangan yg dahsyat..
    Udah masalah hyo skrg peneror yg seenak jidat neror laghe..
    Wah jangan2 penerornya supir taksi kekekek
    huaaa g sabar sabtu depan..
    Thor klo bner di pw jangan lp ngasih tw pw’y yayaya..

  34. kasian tiffany udh smbunyi di tmpt kaya gth msh aja ketauan sm si peneror kyanya mesti ke indo lari nya..kekekeke
    giliran taeng yakin sama cintanya eh tiffany nya mlh pergi ayo thor satuin taeny lg.

    Coment gaje nya udahn ah
    DITUNGGU UPDATE NYA THOR SMANGAT

  35. sangat ditunggu part slanjut’a un risa :)hehehe
    oia ngemeng2 anak gaul, lebih tepat’a aku gak gaul,. tp karna kelebihan dosis aku jd tambah gila+edan ..hehe
    apalagi mikirin peneror’a fany ntu ..
    bener2 klo udah ketangkep aku pengen bikin selametan ..wkwkwk tambah gaje aja aku ini ..
    so , sica jd tambah dewasa yah ? apa gara yul kaliyah thor? hehe jd makin penasaran tentang sekuel yulsic nanti !! 🙂
    hemm, semamat terus thor ! fighting 🙂

  36. Wuahhhh Tiffany dalam bahaya………..
    Taeng selamatkan istrimu……..
    Dasar si peneror pake apaan sih,kok bisa selalu tau dimana tiffany, pake dukun kali ya…*plak

    Chinggu aq udh ga sabar nih nungguin endingnya,cepetan dong chinggu…
    jangan lupa kalo d protec kasih aku pw annya ya,jangan lupa loh^^

    HWAITAENG CHINGGU!!!

  37. aduuhh tohor masih ngeblank nih gg nemu clue penerornya .
    atau sayanya yg gg ngeh ya T_T

    ahh hyo ketakutan ? gg yakin gw. muka 2 thor
    AAAAARRGGGHH

    AAAAA HWANG MIYOUNG ANDWEE

    update buruan deh ah

  38. yaaaa pany-nya pergi…gara2 hyo…!!!
    next chap sapa yg yg mo ngebunuh & dibunuh..hadeuuhh jangan pannyyyyy,ntr taeng gmn thorrr..?? T___T
    ditunggu chap brikutnya..

  39. Annyeong….
    Lama gk buka ne wp…
    Cuz,hbis kecelakaan gue… 🙂

    next chap, hyo ceritain smua ny gak ke taeyeon?
    Kalo bkn hyo,truz syp pelaku ny??
    Fany~ah… Hwaiting.. 😀
    author Hwating…
    Hehe

  40. wah akhirnya update jg. Hahaha…

    Seperti biasa ga banyak komen, Daebakk thor…!!!!

    Kutunggu updatenya sampe sabtu depan. Semangat…!!!!

  41. hyo bukan sih?
    kalo begini jadi agak bingung
    ah author jadi membuat reader detektive ya hehehhehe
    lanjut thor
    semangat
    next!!!!!!

  42. Nyesel kan taetae…sbnernya peneror itu siapa sih??reseh amat,,,kasihan kan fany…ayo segera dibongkar semuanya chingu…hwaiting…

  43. Kau dimana, sayang? Kita bisa menyelesaikan ini bersama-sama. Kabari aku.-Taeyeon-


    gatau kenapa senyum2 gak jelas pas baca nya XD
    tumben pendek-..- pasti pas chap 15 panjang nih X) #sotau
    itu kayak nya si supir taksi nya deh yg sekongkol sama si peneror #sotau lagi

    hakhakhakhakhak → kamu personel ceribel yak???? XDD #kabur

  44. ahhhh sshiittt siapa “dia”
    serius authornya bikin penasaran dan makin ketagihan >.<

    btw aq baru d sini 1,5 hari baca 14 chapter saking bagus ceritanya ^_^

    thumbs up buat author d^_^b anyeong~~~~

  45. sialan.. penasaran gue siapa peneror na …..

    sica bijak juga y.. pantes aje taeyeon blm bisa kehilangan dia..’

    tiffany ngapain k tmpat itu sih ?? sini k rmh gue aj.. tidur di kamar gue .. luas kok untuk ber-2 .. nyahahahahhhaha…

  46. Mau ku makan tuh 3 huruf TBC dari muka bumi,,,,
    Weh,, mkin pnasaran ma peneror nya,,tapi aq curiga kok dya bukan hyo ya..?
    emak bapak TaeNy yg akur lagi duonk,,,aq g mw jadi korban broken home *plakk

  47. busyeeeeeet daaaah >.<
    peneror apa syetan tuh ?
    dimana ada fany pasti "dia" ada !
    Aauu aah gelap *mendadakButa* 😀
    Ayoooo taeeeeng ayoooo ayooooo ayoooo…..
    Selamatkaaaan wifey mu….
    Dia dalam bahayaaaa…
    Aku padamu tae tae HWAIIIIITAENG^^

    Wah author emang jagonya bikin reader penasaran ya^^ *saluuut*
    Segera update ya author
    Author jjaaang^^
    HWAITING (ʃƪ´▽`)

  48. jadi penasaran kisah hyo n fany dimasa lalu hingga mereka seperti ini.

    g mungkin tae ngizinin hyo pergi dari pengawasan tae.jdi penerornya bkn hyo#plak

  49. selain si peneror, yg bikin penasaran adlh,
    tu hyo mw cerita apa ma tae? g mungkin ahh kalo fany jahatin hyo smpe bsa perang antar saudara gtu T.T
    ayo Taeeeeeeng..! temukan fany dgn cintamu(?)sbelum tu peneror brtindak lbh jauh..HWAITAENG..!
    dtnggu lanjutan nya yoo~
    SEMANGAT chingu.~

  50. hai! aku new reader nih. baru nemu wp ini tadi sore. langsung aku baca sampe part 14 deh. sumpah aku suka banget sama ceritanya. susah ditebak. aku sampe histeris sendiri bacanya *berasagila
    di setiap part pasti aku selalu nebaknebak, eh baca part selanjutnya ga ketemu jawabannya.
    jadi siapa sebenernya peneror itu hyoyeon kah? jangan bilang di part selanjutnya tiffany dibunuh…. aaaaaaaaaaaaaa tidaaaaaaak!!!!!! jangaaaaaan!!!!!! kalo tiffany di bunuh jadi sad ennding dong. jangaaaan!!!!! andwaeeee!!!
    daebak author! udah bikin aku penasaran setengah mati! ditunggu chapter selanjutnya yaaaaa…. ^.^

  51. Yaaah! Knapa TBC?? Kenapaaaa? T.T

    Aduh ngegantung banget ceritanya eonn! Kayanya eonni seneng banget deh bikin reader penasaran setengah mati -,-

    Itu penerornya serem banget sih? Kok bisa selalu tau d mana fany brada?? Saya jd curiga nih, jangan2 peneror ituh Author #plakk

    Buruan update yah thor! Hwaitaeng!!! ^o^

  52. hiyaaahh..#nyengir gaje
    akhrny sy slse smpe chap ini dh sejujurny sy jd galau..tambah galau dan lbh galau… kmnkah ff ini akhrny akn brmuara?? #garuk2kepala…

    q ngerti gmn bnciny hyo sm fany wlu prmslhnny blm jls di angkat *di akhr ff ktanya akn dksi tau.. oke, sookkk qt tunggu…
    q jg ngerti knp tae dfensif mlindungi hyo dr tuduhan fany *dh g prlu djlasin lg,d ff udh jlz dbhs
    q jg ngerti gmn skitny fany,scra tae ehm..mngebelain hyo trz tnp mlihat prasaannya #ngomong ati2 krn tkt djmbak fany,keke… q jg ngerti gmn linglungnya tae,smpe2 ngeluarin jurus trakhrnya ->curhat k sica, yg scr tdk lgsung di artikan selingkuh sm fany..krn fany dpet ‘bumbu2’ sedap dr hyo..ewh~ #bygin hyo yg jd sejenius itu,sy jd ngakak sndri,bd dr karakter yg slma ini sy tngkep dr dy #apologize >/\_<

    update sooon…ahh..ngerasain taeny moment,jd inget asystole ^^
    yuppa,yulsic side story,cant wait it….
    ^/!\^ pluuuub #ngilang

  53. hi q reader bru nih……
    smpah krenzzz bnget n pnsran nih spa sih pnror itu??????
    btw blh mnta pw part 6 gak??????

  54. Penasaran sama masalah Hyo sama Fany yg dulu. Terjadi kesalahpahaman kah meraka dulu ?

    Kaya’ nya jadi Taeng gak enak nih, dihimpit ditengah masalah yg ada. Bingung deh jadi nya..*goyang ngebor ah*

    Keputusan Pany kabor itu bikin kepala nyot2, gak cuma Taeng, ak juga..*eh..haha

    dtnggu kelanjutan nya.. YAAAA ROTTTIIIHHH..

  55. HUUUAALLLOO…!!!! ROTI…. KEJUKU……..!!!!!!!! NYAM..
    Aku datang lagi loh.. hehehe…
    aku gak kemana2.. cuma beberapa bulan kbelakang aku sedang tersesat diujung cinta yuri oppa.. #eaak!
    hahahaha..

    “Apa yang Yuri suntikan kedalam otakmu, huh?”

    “Cinta?”

    Wuuooo…wwuuoo…. tisu mana tisu?? aku mimisan.. sica bisa gombal.. hahha..
    yuri pasti udah pingsan dengernya..
    Cerita ini selalu emmbuatku puas membaca sekaligus gregetan..
    Tippani itu kemana sih? penginapan busuk mana? beruntung sekali wanita gempal itu ketemu sama ppani kan aku juga mau..
    coba “wanita kurus cakep berkacamata”
    yang jadi deksripsinya.. hahahahahahahahhahahahaha..
    SEMANGAT ROTI..!!!
    FAIGHTAENG..!!!

  56. wahhh gawat… tiffany dalam bahaya

    sebenarnya siapa sih peneror itu.. bahkan tiffany berada skrng .. dia tau..
    ahhhh sebelll
    taeyeon, ayooo.. selamatkan tiffany…
    mending aku lanjut ke next part jha deh sebelum menggila kemudian..
    hahahahahhaa.. ceritanya makin seru aja..

  57. sdh seratus thn gak mampir *lebay mode 😀

    aish, Tiffany galau tingkat akut
    oh btw, mau ngasih dikit kritik nih
    rasanya kebanyakan tanda ‘koma’, ganti aja dgn ‘titik’

  58. Aishhh siapa sih penerror itu bikin kesel aja -_-” mana fany kabur gara2 salah paham lg:( taeng!!! Aishh pokoknya kamu harus menemukan fany dan segera menangkap penerror itu ><

  59. aish…what the heck with you author!! why you make my heart beat faster bcos the end of this chap…aishhhhhhh….. *flip table*

    dafuq…who are you mysterious???!!!

    okokokokok….i shud go to the next…bye…. *wave*

  60. author, gw blek lg stlh skian lama gk nongol di wp ini.
    Yah, hyoyeon jht x anda, tiffany jd kabur dh malah dalam bhya pula lg. Taeyeonnie cpt temukan tiffany amma ku. #Hikshiks, hahaha alay ni gw smpe nangis

  61. penerrornya berarti bukan hyo ya? trus siapa dong? masa seo? duh mupeng dah gue -_-

    chap 15 lebih menegangkan dari chap ini?
    chap ini aja udh bikin gue gugup setengah mati -_-

    tae, please help fany! buang aja kelaut itu hyo -_-

  62. dah tau pa konflik d antara fany nd hyo jelas sudah
    taeng cpt cari fany
    tuh kan diteror lg haduh fany nekat sii mna lg d motel pinggiran kota kamar pojok lengkap sudah mkin leluasa ja tuh peneror

  63. Jessie udh mulai dewasa rupa ny y smjak pcr’n sama kwon soebang.. Tae cpt pulang dunk eh Fany kabuuurrr jg

  64. Widiiiiih, itu peneror siapa sih. Selalu tw dmn fany tinggal. Kyk pnya Gps tersendiri bwt tw posisi tiffany 🤔🤔🤔

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s