Ghost – 1

Taeyeon berada pada titik terpuruk dalam hidupnya. Depresi. Mati terasa lebih menjanjikan daripada kehidupan. Lalu Mi Young datang, perlahan membuat Taeyeon melihat harapan yang sebenarnya selalu ada.

“Apa yang kau cintai darinya? Wajahnya? Tubuh seksinya? Kepintaran otaknya? Atau… sesederhana jiwanya?”

Indra keenam.

Taeyeon tahu, semua orang memilikinya. Pada tahap tertentu dalam kehidupan, indra keenam seseorang dapat terbuka, pada tahap itu dia akan memiliki kepekaan yang lebih dari biasanya. Dia akan dapat merasakan sesuatu yang tidak dirasakan orang lainnya (yang belum terbuka indra keenamnya tentu saja).

Itu adalah ucapan yang selalu diulang-ulang oleh salah satu dosennya di kampus. Taeyeon tidak pernah benar-benar memahami ucapan itu ataupun memusingkannya. Karena satu hal yang dia yakini, dia bukanlah orang itu. Mungkin hingga nanti dia berumur 70 tahun atau sebelum dia mati, dia tidak akan memiliki indra keenam yang disebut-sebut si dosen imajinatif itu.

Oh, indra keenam. Siapa yang peduli, hanya konsep orang sinting yang tidak punya kerjaan, pikir Taeyeon pada saat itu.

****

Sudah hari keenam sebelum genap seminggu. Ruangan ini gelap, tapi tidak cukup gelap. Taeyeon membenci sinar matahari yang berani menelusup sedikit dari balik kain tebal yang dia gunakan untuk menutupi jendela. Sialan, pikirnya. Sialan dengan semua cahaya ini. Dia tidak menyukainya.

Terdengar suara ketukan di pintu, “Unnie-ah. Kumohon buka pintunya, aku kangen ngobrol denganmu.”

Tanpa menunggu waktu lama, Taeyeon merambah benda apapun yang ada di dekatnya, kali ini jam yang terletak di meja samping tempat tidurnya dan melemparnya dengan sekuat tenaga.

Brak!

“Jangan ganggu aku!”

Plastik itu pecah berhamburan dan jatuh ke atas lantai. Bersama dengan pecahan piring, lampu meja, hingga buku-buku novel yang tebal. Sudah hari keenam, dan dia selalu melakukannya setiap ada orang yang mengetuk pintu.

Dia tidak menyentuh makanan yang disediakan di depan pintu, dia tidak membuka pintu sama sekali.  Selama enam hari, baru empat kali dia menenggak air putih.”

“Unnie, kau tidak harus seperti ini hanya karena patah hati…”

Tidak harus seperti ini dia bilang?!

“Pergi! Pergi aku tidak butuh kalian!”

Tidak pernahkah dia jatuh cinta? Taeyeon sudah memberikan semuanya, semuanya, pada mantan kekasihnya. Ciuman pertama, seks pertama, segalanya. Dia merelakan banyak mata kuliah hanya agar dapat bersama dengan si brengsek itu. Dia kehilangan teman-teman baiknya. Dan dia mencampakkan Taeyeon semudah itu ketika dia sudah merampas semuanya? Kini Taeyeon sendirian, terpuruk, dan terbenam dalam keperihan hatinya.

Dia tidak peduli dengan ucapan-ucapan semua orang yang berpura-pura peduli, mereka tidak benar-benar peduli, mereka kasihan. Orang-orang sialan yang berpura-pura menjadi temannya itu, mereka kasihan.

Siang itu, dia kembali menghabiskan waktunya dengan menangis sesenggukkan, membayangkan waktu-waktu kebersamaan mereka. Membayangkan betapa besar rasa cintanya pada pria itu. Membayangkan bagaimana pria itu dengan mudah berselingkuh di belakangnya dengan junior di kampus.

Sialan, sialan!

****

Rumahnya sangat hening. Taeyeon mengharapkan ini. Tapi terlalu hening, terutama ketika entah mengapa suhu di dalam kamar menjadi sangat dingin. Dia hanya dapat mendengar suara batu-batu kerikil yang menghantam kusen jendela, karena entah mengapa di luar sana angin berhembus kencang. Sangat kencang.

Kamarnya gelap gulita. Gadis itu menghela napas dan merebahkan tubuhnya ke atas ranjang. Dia yakin jika dia menyalakan lampu, maka kamarnya lebih mirip gudang dibandingkan kamar tidur.

Bosan.

Dia mulai bosan dengan keadaan ini.

Taeyeon menghempaskan lengannya ke atas ranjang. Dia mengerutkan kening. Aneh, dia seperti memukul sesuatu. Tidak, bukan sesuatu. Seperti… seperti materi yang pekat. Seperti angin yang pekat. Ah, perasaan saja.

Klotak!

Kedua matanya menyipit. Taeyeon terbangun dan duduk, bergeming di atas ranjangnya. Dia ingat dengan persis dimana dia meletakan benda-benda dalam kamar, dan suara tadi itu… seperti suara botol minumnya yang terjatuh. Ada di sebelah kanan ranjangnya, di atas meja belajar yang menempel dengan tembok. Lalu dia mendengar suara botol minum plastik itu bergulir dari atas meja dan terjatuh hingga ke lantai.

…angin.

Tentu saja angin! Apalagi? Taeyeon mulai tertawa akan ketakutan konyolnya ini.

­­­Dia ingin pipis. Ah menyebalkan.

Taeyeon turun dari ranjang dan menjejakan kaki ke lantai, lantas dia kembali mendengar botol itu bergulir dan menyentuh kakinya. Angin… angin…

Tentu saja angin.

Meski tidak dapat dipungkiri degup jantung Taeyeon mulai tidak beraturan sekarang, begitu juga seluruh tubuhnya yang meremang.

Dia berjalan ke arah kamar mandi, dan membuka pintu. Kali ini dia menggigil sungguhan mendapati suhu di dalam kamar mandi yang sangat dingin. Ada apa sih dengan kamar sialan ini?

Taeyeon menyelesaikan urusannya dengan tergesa lalu berjalan cepat menuju tempat amannya kembali. Ranjangnya. Dengan setengah berlari, dia berjalan keluar dari kamar mandi. Dia benar-benar tidak menyangka akan tergelincir sesuatu lalu jatuh. Tentu saja, botol minum sialan tadi!

Padahal dia sangat yakin, botol minum tadi menyentuh kakinya ketika dia turun dari ranjang, yang berarti botol itu ada tepat di kaki ranjang. Sekitar empat meter dari tempatnya berdiri.  Angin hari ini benar-benar menguji kesabarannya.

Taeyeon bangkit berdiri sambil menggerutu. Mengusap lututnya yang terhantam lantai. Oh, dia mulai benci kamar gelap ini. Di sisi lain, dia juga tidak ingin menyalakan lampunya karena… karena… entahlah. Dia benci cahaya, cahaya mengingatkannya pada mantan kekasihnya? Entahlah, dia tidak peduli apapun alasannya. Dia nyaman di dalam kegelapan ini.

Maka Taeyeon mengabaikan keanehan-keanehan yang terjadi di dalam kamar ini. Memejamkan mata, menenggelamkan dirinya dalam kegelapan yang lebih pekat dan berputar dengan pikirannya sendiri. Hingga dia mengantuk dan tertidur.

****

Taeyeon terbangun mendadak. Kedua matanya terbelalak. Tidak mungkin, tidak mungkin. Ini hanya halusinasinya.

Oh. Shit.

Suara tawa perempuan.

Shit, shit, shit!

Tidak mungkin hantu. Pasti dia sedang berhalusinasi.

“Oh, aku mulai gila…”

Tawa itu berhenti.

Oke, Taeyeon merasa sudah bisa mengatasi kegilaan dirinya. Karena kini, tawa itu berhenti.

Lalu dia merasa angin yang sangat, sangat dingin menusuk, menyentuh tengkuknya. Hanya tengkuknya. Taeyeon menelan ludah. Logikanya tidak bisa menjawab keanehan yang ini. “Oke, kini aku mulai berhalusinasi ada angin di tengkukku. Dan hey, aku juga mulai bicara dengan diriku sendiri.”

“Hmn, itu aku.”

“Dan aku mulai mendengar suara dari dalam kepalaku sendiri.”

“Taeyeon-ssi.”

Taeyeon bergeming.

Benar-benar terdiam, tidak menggerakan tubuhnya satu senti pun. Seseorang memanggil namanya, suara tawa yang tadi dia dengar kini mulai berbicara.

Taeyeon menangkup wajahnya dengan kedua tangan, lalu mencengkram rambutnya, “Aku benar-benar mulai gila. Aku gila karena patah hati.”

“Kau gila karena mematikan seluruh lampu kamar dan tidak makan selama enam hari.”

“Dan suara gila itu mulai menasehatiku untuk makan. Aku yakin ini adalah akal sehat yang dibentuk dari dalam diriku sendiri sebagai salah satu cara bertahan hidup.”

“Oh, God! Apa kau tidak pernah mendengar istilah hantu sebelumnya?!!”

“Hantu? Aku tidak percaya hantu. Aku tidak percaya padamu, kau adalah bagian diriku yang mulai gila. Aku tahu, kau harus terima itu, nona.”

Suara tanpa wujud itu menghela napas, “Oh tidak, Ini akan sulit.”

****

“Buktikan.”

“Buktikan apa?”

“Kalau kau ini hantu.”

“Kau mendengar suaraku yang tanpa wujud ini belum menjadi cukup bukti kalau aku hantu?”

“Kau tahu, hantu… Penemuan psikologi manusia jaman sekarang ini sudah sangat canggih. Aku membaca banyak riset mereka dan halusinasi atau teman imajinasi itu mungkin terjadi. Terutama… dalam kondisi rentan sepertiku ini.”

“Aku yang menggerakan botol tadi.”

“Itu angin.”

“Itu aku!”

“Itu angin, dan kau bagian dari diriku, ingin aku percaya bahwa kau itu hantu.”

“Oke. Aku akan membuktikannya.”

Taeyeon tersenyum dengan penuh kemenangan. Kini dia menegakkan bahunya dengan penuh semangat dan menatap ke arah kegelapan, seolah-olah suara yang sedang berbicara tadi ada tepat di hadapannya.

“Aku akan memberitahumu hal-hal tentangmu.”

“Tunggu. Kalau kau memberitahu hal-hal tentangku yang sudah kutahu, bisa saja kau benar-benar pikiranku sendiri?”

“Apa kau tahu dimana kaus kaki bermotif pandamu berada? Sebelahnya hilang, kan?”

Taeyeon mengernyit, “Apa kau tahu?”

“Ada di bawah tempat tidurmu.”

Taeyeon mengetuk dagunya, mempertimbangkan jawaban itu. Bagaimanapun juga, dia harus membuktikannya. Karena dia harus mengakui bahwa kaus kaki itu memang hilang sebelah. Dengan ragu Taeyeon beringsut maju dan turun dari tempat tidur. Dia berjongkok dan memasukan tangannya ke bawah tempat tidur. Kotak, kotak, euwh, sesuatu yang lembek, lalu… ah. Bahannya seperti kaus kaki. Dia menariknya ke luar. Meraba bentuknya dengan saksama. Bentuknya memang seperti kaus kaki, begitu juga bahannya. Lalu menyentuh rajutan motif panda yang timbul. Ya benar, ini kaus kakinya yang hilang.

“Oke. Kau mungkin… hantu.”

“Mungkin?!”

“Bisa saja kau ini manifestasi dari memori alam bawah sadarku. Jadi sebenarnya aku sudah tahu dimana kaus kaki ini berada tapi melupakannya.”

“Sebelum aku bisa berbicara denganmu, aku tidak tahu kau menyebalkan dan sok pintar begini, Taeyeon.”

“Beritahu aku hal lain lagi. Yang menarik!”

Taeyeon sedikit melompat dengan girang. Ini menjadi permainan menarik yang membuat perutnya bergolak karena rasa senang dan penasaran.

“Tae Woo tidak pernah mencintaimu.”

Mereka berdua terdiam. Keheningan melingkupi ruangan itu. Lalu napas Taeyeon mulai tersengal. Dia tidak menginginkan jawaban ini, dia tidak menginginkan rasa perih yang menghantamnya dalam enam hari belakangan kembali lagi.

Kalimat yang singkat dan sederhana. Sesuatu yang pernah diucapkan oleh Tae Woo sendiri, “Aku tidak pernah mencintaimu, Taeyeon.”

Yang tidak bisa dipercayai olehnya hingga detik ini. Karena tatapan itu, sentuhan itu, bisikan sayang itu. Tidak mungkin.

Tidak mungkin Tae Woo tidak mencintainya. Tidak mungkin.

To be continue…

Advertisements

37 thoughts on “Ghost – 1

  1. OMG THORRRR!!!!!! udah berapa abad ilangggg 😭😭😭 *fixlebay gilaaaa pas pertama liat post dr author di timeline, kaget setengah matii pdhal br minggu lalu visit wp ini tp nihil :’) yaampun seneng bgt thorr akhirnya muncul lg :’) sumfeee ga lebay nih emg kenyataan wkwkwk setiap thor update ff baru yg berbau taeny, pasti aku suka. gaya penulisan thor yg khas, alur ceritanya, ide ceritanya, semuaaa aku suka!!! dan ff ini, bikin aku penasaran csmpur aduk. hantu nya itu miyoung? kenapa dia bs jd hantu, kalo dia hantu kan gbs sm manusia. nah itu deh sotoy2 ku wkkwkwk intinyaaaa LOVE UR POST!

  2. Sumpah demi apa gue seneng bgt akhirnya lo update lagi kaaaaaa…
    OH MYYY!!!!
    Ini krna efek kelamaan gk nulis atau gmna? Kok gaya bhsa nya beda, alur sama feel nya sih ttep kaya dlu, yg jdi masalah itu bhsa nya.
    Terlepas dari itu, gue sgt bersyukur akhirnya rasa kangen yg gue landa krna pgn bgt baca ff lo akhirnya bisa terlampiaskan jga.
    Ini ff baru kah?
    Trus gmna sama ff Step Sister itu..
    Gue kangen ff taeny genre romance versi lo.
    Kpan lo mulai aktif nulis lagi ka?
    Dunia ff gue terasa sepi saat lo mulai hiatus.
    Please still write for us..
    You’re is the amazing author in romance/m rated. Kekeke
    Fighting for ka roti..!!!
    SEMANGATTTTTTT.. Hahaha

  3. AKHIRNYA U BALIK LG THOR!!!
    Gw kira u ga bakal apdet lg:(((
    Plis bgt ceritanya jgn horror yg bange2 ya, kya gni aja ada unsur becandanya wkwkwk
    Ditunggu yaw karya berikutnya

  4. Long Time No See thorr…. 😀
    Aigoo.. akhirnya lu keluar dari tempat bertapa hahaha *abaikan
    Tae serius ??? lu gak sebegitu pekanya sama hantu -_- ini yang pea hantunya apa taeyeonnya :v
    ini bakal jadi comedy juga kah ??
    Tae… Tae tuh hantu datengin lu disaat waktu yg tepat kali ya , broken heart .
    Bad Boy -_- miris Taeyeon disini T.T
    Taeyeon malah ngajak maen Tebak2an sama tuh hantu :v btw yg jadi hantunya siapa ?

  5. wahhh mnarikk bngett ceritanyyaaaaa
    siapa sihh berani”nya nyakitinn perempuan seperfect tae adeuuuuhhhh tuhh laki perlu di tenggelamin kelaut biar nyadar wkwkwkwkw
    ksihannn kn taetae jdi mmderita kyk gtuuu huhuuuuuuu
    mmmn apakahh hantu itu panyyyy????
    duhh penasaran bngett
    semangattttt teruss ya thorr
    fightingggggg
    ohh ya lupa aq new readers salam kenal
    bru nemu nih wp heheheee

  6. Hallo ^_^
    Saya pembaca baru.

    Ffnya keren . Jdi penasaran bagaimana cerita selanjutnya. Dan apakah tiffany ada hubungannya dgn taeyeon hingga ia menampakan diri pada taeyeon? Tolong semangat lanjutin ffnya thor dan salam kenal 🙂

  7. Nggak papa deh kalo hantunya tante patini, gue ikhlas. Duh taetae kasian, makan dong nanti tambah kurus kalo taewo tdk mencintaimu, aku rela mencintaimu sepenuh hatiku #asekk

  8. Klo hantu ny kaya Fany c.. Aqoh rela d hantuin setiap saat.. Tae kacian bgt c idup ny d hempas kn bgto saja..

  9. Finaly u comeback Author… Gue reader baru yang bahkan belum sempat menghak patenkan kereaderan gue ke elu… Authorrr u are the best and please, write and update as much as u can… Fanytaeng!!!

  10. yaampun marot gue pikir lu udh matii *ehh
    siapa hantunya, miyoung????? itu hantu tercute di seantero dunia

  11. Inii apaah? Segala hantu ada di mari wkwkwkkw. Akhirnya lu muncul juga thor kekeke *gue ikut ikutan yang lain bilang itu.

  12. Woah…. keren keren thor… yeah… si tae bener” dahsyat. Apa perlu gw bunuh tuh cwok buat tae… ah, si tippa arwah toh… ah greget nih ff.
    Si tae kok kayak org penyakit jiwa ya… wkwkwkwk
    Aha… hai thor…
    See u n hwataenggg!!!

  13. hantu y fany y??
    kalo iya…q rela didatengin fany.

    tae nasib y disini sedih amat. udah diambil harta berharga ya malh ditinggalin. keciannn

  14. akirnya author update lagiii…yatta.. 😀
    di sini taeyeon punya indra ke-6?
    wiiihh… bakal seru ni,. 😀
    lanjut thor, jgn ngilang lagi ya 😦 😀 hehe

  15. Thor, mimpi apaan baru update? 😂 #situwaras? *oke, maafkan hastagnya 😂🔫🔪💣
    Oh iya thor, Taeyeon ini sebenernya dihantui Tiffany apa dihantui Mantan sih? 😂
    Aku tunggu lanjutannya, thor 😁

  16. Haii haiii, reader baru ujin bacaa yaa thooorrr 😁

    Sekian lama gw berkelana, akhirnya ketemu ff taeny yg genreny horror.
    Sering2 update yaa thoor 😁😁

  17. Tae punya indra keenam?? Masi belond percaya indra keenam itu ada ya tae, makannya ngeyel gitu..
    Tae bisa gitu yah patah hati, situ kan amazing cari yang lain, kalo ga sllu stay ama fany ,itu baru cocok. .

  18. Disuruh ngebuktiin kalo dirinya hantu malah cuma ngasih tau kaus kaki tae yg ilang :’v biar tae percayakan nampakin diri aja kan gampang wkwk ditunggu kelanjutannya:)

  19. Helo q new reader slm kenal ff ny menarik itu hantu tiffany y hihihi mklum locksmith apa2 taeny :p sll smngat nulis y sehat bahgia sukses sll thor 😀

  20. Good job akhirnya ada ff bagus *terharu
    Semangat lanjutin ff nya ya thor jangan ngilang2 kaya author yg lain sebelum finish in ff ini, ga sabar nunggu kelanjutannya hehe

  21. Salm kenal author seneng liat wp ini update lg aku seeing but ngubek no wp or bc ff ulang” karna g da yg bru btw sorry slama ni gw siders gw aka bgt tema” hantu gini..biking Penasaran bgt awaiting ya Thor nulisnya! Gw tggu updateny buruan y Thor plissss..panjangan jg klo bole wwwkkw

  22. Ak kira wp ini dh gk k.pakai , sorry thor wkt it ak sempet bca ff mu tp gk komen , krna gwe kira wp.a dh gk bepenghuni , hehe

  23. Ak kira wp ini dh gk k.pakai , sorry thor wkt it ak smpet bca ff mu tp gk komen , krna ak kira wp.a dh gk berpenghuni , hehe

  24. Kuat banget tae ngurung diri dikamar selama 6 hari tanpa makan lagi.. Judulnya horor tapi kok lucu ya segala pake nemuin kaos kaki buat ngebuktiin kalo bener2 hantu 😀

  25. Anyeong ^^ lama saja baru kembali thor… Semoga tidak hiatus lagi😆😆😆
    Gosh ia.. Klo pun pany hantu knp tae jd seseneng itu pdhl blum nampakin wujudnya😃😄 huff 😧😧 taedorky gak lepas dr kt image nya😆😆

  26. waaaaa…. AUTHOOORRRR!!!!! Gue mau nanya pw kemana? dulu tanya di twitter, sms, gk bisa T.T Finally you come back with such a beautiful fanficc…… i love it….!!! tolong ya thor, di jawab, kira2 bisa minta pw lewat mana? yg gak mengganggu dirimu? hihihi.. love u thor

  27. Yeayyyy…..welcome back roti !
    Selalu suka dengan gaya berceritamu setelah wepe ini jamuran bikin kangen sama ff taeny nya, mana ini cerita baru keknya penuh misteri hehehe….ok lanjut^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s