Every Inch

Every Inch - Cover

Setiap inci, setiap sentuhan jari, setiap langkah kaki. Ada Tiffany di sana. Ada kenangan mereka, kebahagiaan mereka, memori yang dirajut bersama.

Continue reading

Advertisements

Ghost – 2

Hari ke-empat, dua hari yang lalu. Taeyeon menggenggam cutter dengan tangan yang gemetar. Dia membalikkan lengannya, menunjukkan pergelangan tangan dengan bilur urat nadi yang berwarna hijau kebiruan. Jika dia memotong ini dengan cukup dalam, harus cukup dalam, dia bisa mati kehabisan darah. Apakah ini akan menyakitkan? Continue reading

Ghost – 1

Taeyeon berada pada titik terpuruk dalam hidupnya. Depresi. Mati terasa lebih menjanjikan daripada kehidupan. Lalu Mi Young datang, perlahan membuat Taeyeon melihat harapan yang sebenarnya selalu ada.

“Apa yang kau cintai darinya? Wajahnya? Tubuh seksinya? Kepintaran otaknya? Atau… sesederhana jiwanya?”
Continue reading

Accidentally Love (part 15)

Summary: Taeyeon berhasil menguak masa lalu Hyoyeon, membongkar seluruh kegamangan dirinya, membuat Taeyeon kembali mengerti. Alasan yang cukup kuat untuk membenci sosok kekasihnya. Trauma mendalam. Di sisi lain, Tiffany tengah menghadapi bahaya. Bahaya mencekam yang dapat menghabisi nyawanya. Dalam waktu yang singkat.

“Aku tidak lagi dapat mendengar jantungku yang berdetak,

Hela nafasku yang menderu

Aku tidak dapat mendengar apapun. Hening. Gelap.” Continue reading

Accidentally Love (part 10)

Summary: Lagi-lagi kemesraan mereka kembali terganggu dengan kehadiran sepupu Taeyeon, yang hadir membawa segudang rencana jahat untuk mengganggu hidup Tiffany, yang telah sejak lama berselisih dengannya. Tanpa gadis itu mengerti sedikitpun apa yang sebenarnya membuat Hyoyeon begitu benci padanya. Masa lalu terkuak, menelanjangi Tiffany di hadapan kekasihnya.

“Aku kabur dari rumah ketika berumur tiga belas tahun, saat kurasa aku sudah cukup besar untuk mengurus diriku sendiri, mengambil sedikit uang dari lemari bajunya, lalu meninggalkannya yang semakin renta. Dan tidak pernah bertemu lagi dengannya hingga hari ini. aku berharap tidak akan lagi pernah bertemu dengannya seumur hidupku. Wanita jalang itu.” Continue reading