Ghost – 2

Hari ke-empat, dua hari yang lalu. Taeyeon menggenggam cutter dengan tangan yang gemetar. Dia membalikkan lengannya, menunjukkan pergelangan tangan dengan bilur urat nadi yang berwarna hijau kebiruan. Jika dia memotong ini dengan cukup dalam, harus cukup dalam, dia bisa mati kehabisan darah. Apakah ini akan menyakitkan? Continue reading

Advertisements

Ghost – 1

Taeyeon berada pada titik terpuruk dalam hidupnya. Depresi. Mati terasa lebih menjanjikan daripada kehidupan. Lalu Mi Young datang, perlahan membuat Taeyeon melihat harapan yang sebenarnya selalu ada.

“Apa yang kau cintai darinya? Wajahnya? Tubuh seksinya? Kepintaran otaknya? Atau… sesederhana jiwanya?”
Continue reading

Gathering Author-Reader Fanfiction SNSD Jakarta (Perdana, nih!)

Jeng jeng jeng. Gue dateng lagi nih. Yang udah follow wordpress gue, jangan bete lah ya. Gue dateng bukan apdet fanfic malah mau promosiin acara Gathering yang diadain sama author tetangga. Iya tuh, yang punya blog afterhours (bisa lo cek di www.navayagaiachandra.wordpress.com) sekaligus juga ada info tentang acara ketemuan ini disana.

Anyway, acaranya akan diadakan pada tanggal 21 Juni 2014, di Dapuraya Pasaraya Blok M, jam 1 siang. Gue kesini Cuma mau sharing, kalo misalnya elo berada di Jakarta sana yang jaraknya cukup jauh dari Jakarta Selatan, terus elo masih SMA dan jarang kemana-mana (iya itu gue  dulu sebetulnya), transportasi terenak untuk mencapai Blok M adalah dengan busway. Dimanapun elo berada, transitlah di harmoni, terus lanjut naik bus kota-blokM. Pasti nyampe. (Bisa juga di Semanggi, tapi transit ke halte benhil itu bikin kaki gue jadi ada 8 sangking jauhnya).

Percayalah, gue pernah mencoba segala jenis transportasi untuk mencapai tempat ini, dan yang paling enak adalah… busway. Atau mobil kalo lo bawa mobil, atau motor. Silakan.

Yang terpenting adalah, gue sangat excited dengan acara ini, karena:

  1. Gue mungkin dapet pacar
  2. Bisa ketemu sama readers dan author yang selama ini Cuma tau namanya (itupun namanya mirip2 semua)
  3. Bisa sharing soal tulisan
  4. Bisa makan dibayarin (eh!)
  5. Bisa sok gaul nambah2 temen. Yihaaaa.

Jadi gue sangat menyarankan untuk teman-teman author-readers yang cinta banget sama soshi untuk ikut. Karena… ada gue yang lagi nyari pacar. (Maafin gue ya, Aish. Kalo gara-gara ini mereka jadi pada enggan untuk ikut) 😥

DAAANN. (ini gak janji) TAPI KALO MEMUNGKINKAN gue mau bikinin kalian kue kejutan. IYA KUE BIKINAN GUE. Gue Cuma bisa blackforest. Bodo amat elu doyan apa kagak. HAHAHAHA. (ini becanda)

Terakhir, ditunggu kedatangan kalian-kalian semua, ya. Makin rame pasti makin asik! Jamin gue. Di blog aja hebohnya bukan main, semoga pas pada ketemu langsung Dapuraya enggak tiba-tiba jadi reruntuhan ya. Amin. Tuhan memberikati.

Salam roti!

 

Teaser Novel Badut Oyen (Do, check!)

Err, ini… bukan postingan fanfiction baru. Tapi, anyway… gue mau ngasih tau sesuatu (ini gue copas dari blog www.marisasukamakanroti.blogspot.com yaaa)

Awkay, here’s the thing. TEASER NOVEL BADUT OYEN GUE UDAH JADI! Hahahahaha. Jadi, setelah mengorbankan teman-teman kelompok stupro gue (@reskypraf @thomasadiw @anggyai dan Rizky Adhadian) *dan beberapa kali pernah gue bongkar aibnya di sini* untuk ikut ke rumah bokap yang jadi setting pembuatan video, akhirnya hasil kerja keras kita jadi juga.

Karena takdir yang bikin gue kenalan sama Revin Palung (@yohrv) salah satu temen SMA yang merupakan anak perfilm-an IKJ, tercetuslah ide untuk bikin video teaser final Novel Badut Oyen. Ada Juvendi, temen SMA yang ahli di bidang fotografi. Akhirnya gue meminta bantuan mereka semua untuk pembuatan video ini, dan bisa langsung lo cek di sini:

Gue udah pernah bahas soal Badut Oyen yang ide ceritanya dari Clara Ng ini di post sebelumnya. Anyway, setelah nonton, silakan tinggalin komen ya. Whether you like the video or not! Hahahaha

Salam Roti!

Boxes of Memories

Dunia memiliki caranya dalam menyimpan sekotak kenangan yang membawa Taeyeon menjelajahi masa lalu. Kembali menapaki kenangan-kenangan akan Tiffany orang yang selalu disayanginya. Ada rahasia yang tidak mampu terkuak bahkan oleh kematian, ketika dua manusia tidak mengambil kesempatan yang mereka miliki untuk saling mencintai.

“Aku menatap koran kusam yang menempel di dinding kamar Tiffany, dengan tanggal yang tertulis di sana. Tanpa sadar air mataku mengalir karena rasa sakit yang tidak terbendung.” Continue reading

It’s Mean To Be (part 1)

Kwon Yuri, seorang fotografer yang kini tengah berada di puncak karirnya, hidup, berkubang dalam rasa kesepian, Appa yang otoriter. Karena sebuah ketidak sengajaan, bertemu dengan seorang gadis yang begitu cantik, yang tidak pernah diduganya. Jessica. Tanpa nama, tanpa identitas, dia telah merasakan cinta itu tengah meletup di dalam hatinya.

“Bodoh. Kwon Yuri. Apa yang tidak kau miliki untuk mempesona banyak gadis di luaran sana? Apa yang membuatmu membatu ketika melihatnya berdiri di ujung jalan sana? Berteduh dari terpaan hujan yang deras? Aku selalu melihatnya. Selalu mengamatinya. Setiap aku melakukannya, waktu terasa berhenti untukku. Apa yang membuatku sulit mendekatinya?” Continue reading

Melodi Mimpi

Aku mendekat padanya. Duduk tepat di sisinya, matanya menerawang. Menjauh, menembus kedalaman atmosfir bumi. Berkelana hingga ke tempat yang tidak pernah kukenal namanya. Dia merenung, tidak berucap sepatah katapun.

Hingga ketika aku menggenggam tangannya.

Dalam sentuhan yang nyata. Kelembutan yang sejuk, meski terlalu dingin dan rapuh. Getaran yang sama. Aku lupa…

Ada kehidupan dalam tangan mungilnya. Yang tidak pernah kurasakan dalam mimpiku. Continue reading