Ghost – 2

Hari ke-empat, dua hari yang lalu. Taeyeon menggenggam cutter dengan tangan yang gemetar. Dia membalikkan lengannya, menunjukkan pergelangan tangan dengan bilur urat nadi yang berwarna hijau kebiruan. Jika dia memotong ini dengan cukup dalam, harus cukup dalam, dia bisa mati kehabisan darah. Apakah ini akan menyakitkan? Continue reading

Ghost – 1

Taeyeon berada pada titik terpuruk dalam hidupnya. Depresi. Mati terasa lebih menjanjikan daripada kehidupan. Lalu Mi Young datang, perlahan membuat Taeyeon melihat harapan yang sebenarnya selalu ada.

“Apa yang kau cintai darinya? Wajahnya? Tubuh seksinya? Kepintaran otaknya? Atau… sesederhana jiwanya?”
Continue reading

Boxes of Memories

Dunia memiliki caranya dalam menyimpan sekotak kenangan yang membawa Taeyeon menjelajahi masa lalu. Kembali menapaki kenangan-kenangan akan Tiffany orang yang selalu disayanginya. Ada rahasia yang tidak mampu terkuak bahkan oleh kematian, ketika dua manusia tidak mengambil kesempatan yang mereka miliki untuk saling mencintai.

“Aku menatap koran kusam yang menempel di dinding kamar Tiffany, dengan tanggal yang tertulis di sana. Tanpa sadar air mataku mengalir karena rasa sakit yang tidak terbendung.” Continue reading

It’s Mean To Be (part 6)

Summary:  Sekuat apapun Jessica berusaha melupakan Taeyeon, dan menyerahkan seluruh hatinya pada Yuri, tatapan Taeyeon yang selalu membuatnya rindu tidak dapat lepas dari ingatannya. Kejadian di pesta ulang tahun Sooyoung hanya semakin menghancurkannya menjadi kian rapuh. Yuri, ada disana, untuk memeluknya.

“Orang yang mencintaiku dan selalu memelukku, bahkan ketika aku melupakannya dan tidak mencintainya.” Continue reading

It’s Mean to Be (part 4)

Summary: Jessica tidak pernah mencintai Yuri. Hanya satu kalimat itu yang terus terngiang di dalam otaknya. Dia membenci Yuri hingga merasa begitu marah hanya dengan membayangkan wajahnya. Yuri, menyadari kenyataan itu, kini telah memikirkan rencana-rencana baru yang mungkin akan meredakan segalanya, membuat Jessica belajar membuka sedikit hatinya.

 “Kau mau belajar untuk mencintaiku, dan aku akan mengelilingi dunia bersamamu.” Continue reading