Ghost – 1

Taeyeon berada pada titik terpuruk dalam hidupnya. Depresi. Mati terasa lebih menjanjikan daripada kehidupan. Lalu Mi Young datang, perlahan membuat Taeyeon melihat harapan yang sebenarnya selalu ada.

“Apa yang kau cintai darinya? Wajahnya? Tubuh seksinya? Kepintaran otaknya? Atau… sesederhana jiwanya?”
Continue reading

Advertisements

Boxes of Memories

Dunia memiliki caranya dalam menyimpan sekotak kenangan yang membawa Taeyeon menjelajahi masa lalu. Kembali menapaki kenangan-kenangan akan Tiffany orang yang selalu disayanginya. Ada rahasia yang tidak mampu terkuak bahkan oleh kematian, ketika dua manusia tidak mengambil kesempatan yang mereka miliki untuk saling mencintai.

“Aku menatap koran kusam yang menempel di dinding kamar Tiffany, dengan tanggal yang tertulis di sana. Tanpa sadar air mataku mengalir karena rasa sakit yang tidak terbendung.” Continue reading

It’s Mean to Be (part 7)

Summary: Kebersamaan mereka di hotel malam itu, kini telah memahat arti perasaan yang baru di dalam hati Jessica. Sebuah rasa nyaman dan sayang yang kian nyata. Ketika Yuri menjadi begitu ekspresif menyampaikannya. Kejadian-kejadian tak terduga, rasa-rasa yang baru pertama kali bersemayam di dalam hati Jessica, membuatnya menyadari sesuatu. Yuri memberinya hal itu, hal yang tidak pernah Taeyeon berikan kepadanya.

“Hanya ada satu kata yang kini bersemayam di dalam pikiranku. Sentuhannya. Nikmat kehangatan itu.” Continue reading

It’s Mean to Be (part 4)

Summary: Jessica tidak pernah mencintai Yuri. Hanya satu kalimat itu yang terus terngiang di dalam otaknya. Dia membenci Yuri hingga merasa begitu marah hanya dengan membayangkan wajahnya. Yuri, menyadari kenyataan itu, kini telah memikirkan rencana-rencana baru yang mungkin akan meredakan segalanya, membuat Jessica belajar membuka sedikit hatinya.

 “Kau mau belajar untuk mencintaiku, dan aku akan mengelilingi dunia bersamamu.” Continue reading

It’s Mean To Be (part 1)

Kwon Yuri, seorang fotografer yang kini tengah berada di puncak karirnya, hidup, berkubang dalam rasa kesepian, Appa yang otoriter. Karena sebuah ketidak sengajaan, bertemu dengan seorang gadis yang begitu cantik, yang tidak pernah diduganya. Jessica. Tanpa nama, tanpa identitas, dia telah merasakan cinta itu tengah meletup di dalam hatinya.

“Bodoh. Kwon Yuri. Apa yang tidak kau miliki untuk mempesona banyak gadis di luaran sana? Apa yang membuatmu membatu ketika melihatnya berdiri di ujung jalan sana? Berteduh dari terpaan hujan yang deras? Aku selalu melihatnya. Selalu mengamatinya. Setiap aku melakukannya, waktu terasa berhenti untukku. Apa yang membuatku sulit mendekatinya?” Continue reading